My Life To Be Boy

My Life To Be Boy
s2


__ADS_3

Author udah balik gaes. Happy reading..


Di pagi hari yang menyingsing cerah dari ufuk timur. Burung yang beterbangan sudah tidak asing lagi dengan bangunan bangunan tinggi. Bahkan ada beberapa di antaranya yang tinggal di beberapa bagian yang bisa di tempati mereka para burung.


Jangan salahkan mereka yang tinggal tidak membayar. Siapa suruh rumah rumah mereka di tebang dan hanya menyisakan beberapa yang bahkan tidak aman untuk di tinggali. Sangkar besi sangat tidak mereka sukai. Lagi pula tempat mereka itu di ketinggian langit yang panas namun juga sejuk. Bukan di sangkar besi dan keramaian.


Seseorang membuka tirai kelambu yang menyibak se luas 3 meteran. Para atlit langit itu pun beterbangan kembali mencari tempat tongkrongan yang baik. Seseorang itu keluar dari pintu kaca bening se luas tirai kelambu tadi menuju balkon.


Rumah yang berada di ketinggian sudah bukan hal baru lagi. Jangankan 25 meter. Bahkan tinggi rumahnya itu berada di ketinggian ratusan meter. Ralat itu sebuah apartemen.

__ADS_1


Tempat itu bukan hanya ada apartemen saja. Beberapa lantai di bawah berupa mall besar. Mungkin mencapai 3 atau 4 lantai jika satu lantai lainnya yang berupa toko sebuah merek besar yang sangat terkenal ikut di hitung. Yaitu Guc*I.


Dan juga ada beberapa lantai tempat parkir. 3 lantai parkir an khusus penghuni apartemen. Dan 1 lantai untuk parkir an umum. Kenapa kok banyak parkir an khusus daripada untuk umum? Karena, 12 lantai dari 28 lantai bangunan itu adalah apartemen mewah. Setiap lantai ada 4 ruang apartemen. 8 lantai lainnya ada di bawah tanah.


Mereka harus memiliki akses khusus untuk memasuki lantai tersebut. Bahkan penghuni apartemen saja tidak sembarang yang bisa masuk ke sana. Dan perihal apa isinya. Intinya itu vvip class. Kalian harus punya kartu akses atau setidaknya nyali dan kemampuan jika ingin menyusup.


Sahabat sekaligus orang pertama yang ia kenal di korea, tiba tiba hilang dari khalayak sosial. Menghilang dari layar kaca, menghilang dari sekolah. Bahkan kabar terakhirnya adalah ketika liputan media mengungkap aktor yang sukses di awal debutnya. Selanjutnya media dan sekolah pun bungkam, seperti tidak ada lagi orang yang bernama kom darel.


Selama sma dojun habiskan di korea, sambil mengharap sahabatnya itu kembali lagi dengan keadaan baik baik saja. Namun 2 tahun sepertinya belum cukup dia menanti. Akhirnya dojun pun kembali ke amerika dan melanjutkan kuliah di sana.

__ADS_1


...


Di sisi lain. Ada dua orang berwajah sama bahkan postur dan selera mereka juga sama. Salah satu orang tampan itu sedang bergaya di depan kamera yang di pegang saudara kandung nya itu. Yah dia adalah ketua kelas dan kembaran nya. Sang ketua kelas berperan sebagai model. Sedangkan saudara nya berperan sebagai make up, stylist, sekaligus fotografer atau kameramen, yah terkadang.


Mereka masih setia berada di belahan kota di korea. Mereka berdua mendirikan distro pakaian anak muda gaul di negaranya. Dari pakaian santai, pakaian couple, bahkan pakaian party ada di sana. Jangan heran, stylist nya itu cukup memuaskan bahkan bisa di bilang cukup profesional.


Entah beruntung atau memang berbakat, setiap tahun selalu ada kalanya seorang artis mampir ke distro mereka. Bahkan dengan gratis seseorang model yang sedang terkenal memperbolehkan fotonya sebagai sponsor distro mereka yang semakin membesar dan sukses beberapa tahun ini. Mereka berdua memang melanjutkan kuliah, tapi karena cukup sibuk mereka pun mengambil cuti semester ini.


Sama hal nya dengan dojun, mereka juga terkadang merindukan darel yang seperti di telan bumi. Tapi karena kesibukan mereka, akhirnya tak terasa waktu sudah berlalu 4 tahun sejah saat itu.

__ADS_1


__ADS_2