My Life To Be Boy

My Life To Be Boy
BABY ICE


__ADS_3

Menjadi jail sudah tidak asing lagi untuk Darel lakukan. Itulah yang membangun sikapnya yang dingin secara perlahan menjadi ceria dan penuh energi positif. Bukan karena patah semangat atau sok kuat. menjadi jahil itu menyenangkan tau. Asal jangan berlebihan dan sesuaikan lah dengan keadaan. Itu akan membuat Darel menjadi orang yang lebih peka terhadap suasana hati orang lain kedepannya..


Seperti saat ini. Entah bagaimana ceritanya, yang tadi nya rapat klub. Sekarang menjadi acara momong anak. Tadi memang tidak di hitung ada berapa anak yang ikut. Lagian Darel juga baru sadar kalau ada yang bawa bayi. Maklum ada yang suruh momong adik atau anaknya sendiri. Ingat wey ada yang udah bapak bapak. Yah yang alumni hanya pemimpin saja yang datang si. Nagaimana jika datang semua? Akankah jadi reuni keluarga?


Sebenarnya Darel sudah merasa bosan dengan diskusi yang hampir 40 menit itu. Apalagi dia anggota baru. Ternyata club itu bukan cuma klub sekolah. Walau sudah alumni juga ada klub berkumpul nya sendiri. Hanya saja klub sekolah sedikit sedikit di bantu para senior yang adalah pemimpin. Lagi pula para senior kebanyakan sudah menjadi seniman. Walaupun tidak terlalu di kenal. Atau mungkin mau menjadi sosok yang misterius, atau memang sok-misterius wkwk ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚kan ada juga yang iseng gitu kan?


Maka dari itu Darel mencari objek yang lebih enak di pandang atau pun kalau bisa di mainkan. Dan tatapan nya pun berhenti di 3 orang anak kecil. 2 perempuan dan 1 laki laki. Mereka sedang bermain mobil mobilan. Usia mereka sekitaran 5, 6 tahun an lah. Lalu Darel mengalihkan pandangan lagi dan berhenti di 1 akan kecil laki laki sekitar 2 atau 3 tahun an. Karena dia terlihat lebih kecil dari yang ketiga anak tadi.


Darel mengamati dengan seksama bayi yang duduk anteng dengan boneka di tangan nya. Sangat manis dan menggemaskan. Bukankah bayi sekitar usia itu sedang aktif aktifnya bergerak kesana kemari dan bertanya? Walaupun Darel tidak tau sebelumnya. Tapi kan internet tau sebagian besar yang ada di otak manusia. Entah kegiatan ataupun pengetahuan, internet tau itu. Lagian sekarang kan memang sudah termasuk jaman teknologi. Bayi aja udah kenal gajet alias ponsel woi..


Karena tak tahan melihat bayi yang anteng itu. Darel pun mendekat dan di awal i dengan mengajak bicara. Hanya jawaban singkat yang di berikan bocah kecil itu. Tapi Darel tak menyerah untuk mencoba mengalihkan perhatian bayi itu dari boneka di tangannya.

__ADS_1


Tapi sudah banyak pertanya an Darel lontarkan. Dan hanya di jawab singkat. Bahkan hanya anggukan atau gelengan saja dan menatap sekilas. Apakah boleh dia memanggil bayi itu dengan sebutan BAYI ES? Daripada namanya yang di berikan orang tuanya yang berarti matahari itu. Bayi ini malah bersikap sebaliknya. benar benar seperti es. Beginikah rasanya kalau di sikap i dingin? Rasanya kok semakin menantang..


...


aiyo..


BABY ICE.. TU..TU..RU.. RU..RU


BABY ICE..


MOMMY..ES.. TU..TU..RU..RU..RU..

__ADS_1


MOMMY.. ES.. TU..TU..RU..RU...RU..


MOMY..ES..


wkwk baby shark woi๐Ÿ˜†


haha jadi ke inget lagu itu.. tapi mayan cocok kan? wkwkwk....


...


more.. lagi dong๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2