
15 menit berlalu. Dan john belum tiba juga, terpaksa dokter itu membubarkan para mafioso dan dengan terpaksa menganggap darel orang yang tidak penting. Bagaimanapun setiap hari memantau bocah itu dari jauh, cukup untuk membuatnya merasa akrab dengan darel. Walaupun jujur saja mereka belum pernah bertemu secara langsung.
...
Tiada hujan, tiada angin. Bagaimana bisa muncul badai? Bahkan berpetir di siang bolong yang hangat ini?
Perasaan john sangat kalut saat ini. Dirinya yang tidak bisa tidur sejak semalaman karena laura yang menangis terus tampak seperti mencari benda kesayangan nya yang hilang. Sejak semalam laura berusaha keluar vila. Laura sangat memberontak, membuat john menjadi kepayahan sendiri.
Lalu tiba tiba john teringat betapa damai nya jika ada darel yang membantunya menenangkan laura. Tapi sejak seminggu yang lalu darel sedang di sibuk kan dengan project filem yang di perankan nya. Bahkan belum pulang sedetik pun ke vila ini. Mungkin kah laura sangat merindukan darel?
__ADS_1
Lalu di tengah kerepotan nya malah ada rapat dadakan pula. John pun menolak untuk ikut karena sangat kualahan menenangkan gadis kecilnya. Sangat pilu tangisan nya, gadis kecil itu bahkan sampai segukan dalam tidurnya.
Tak selang lama setelah anak buahnya datang, panggilan masuk dari sahabat nya pun menyusul. 'Sepertinya memang akan ada hal gawat kah? Bahkan bocah ini berani mematikan telepon sepihak' batin john lebih tidak tenang dari sebelumnya, apalagi menyangkut orang tersayang nya. Itu tidak boleh terjadi lagi.
John segera memanggil baby siter yang kebetulan baru datang untuk menjaga laura. John bergerak cepat seakan mau di makan waktu. Mengambil jaket dan memakainya mengabaikan kakinya yang hanya tertutup celana kolor selutut. Bahkan masih dengan sendal rumahan dia keluar dengan mobilnya.
John melajuka mobil dengan kecepatan rata rata karena jalan cukup ramai. Namun, di tengah perjalanan malah terjadi kemacetan. Seperti terjebak, maju tak bisa mundur pun tertutup mobil lain. Sampai 15 menit waktu berlalu pun sepertinya masih tidak ada tanda tanda mobil bisa melaju.
'BRUAGGG.. BRAGG.. BRUGGG.. ... ... BUAR..'
__ADS_1
Tiba tiba saja terdengar suara keras. Apa yang kalian pikirkan?
Yah..sebuah kecelakaan terjadi. Tadinya tiba tiba jalan di persimpangan itu amblas, maka dari itu beberapa orang memanggil petugas yang berwajib. Amblas nya cukup lebar, bahkan sampai retak retak ke ujung jalan. Untung hanya satu arah itu saja. Tapi tetap saja harus segera di tangani.
Salah satu pengendara bahkan kebablasan sampai jatuh ke jalanan itu. Sangat berbahaya, karena jalan yang amblas itu bisa menelan ban mobil. Apalagi di bawah ada slokan tua yang bahkan tanahnya masih lebih tebal dari pada aspal. Awalnya memang kecil dan beberapa kendaraan nekat lewat. Makanya jadilah rusak yang lebih parah.
Dan masalahnya, mobil itu di tabrak dari arah depan dan di susul mobil yang sedang berbelok dan di tambah mobil pengangkut bensin. Jadilah kecelakaan beruntut di hadapan banyak orang. Dan karena mobil yang di tabrak berulang, mobil itu pun hancur dan meledak.
John pun keluar mobil untuk mengecek apa yang terjadi. Mata nya pun membelalak melihat kejadian yang sangat nyata terpampang di hadapannya. Yah Darel di sana. Tergeletak di jalanan dengan tubuh tengkurap penuh darah dengan mata yang menutup.
__ADS_1
Saat ini john sangat berharap itu semua hanyalah sekedar bunga tidur. Dadanya sangat sesak, bahkan air mata nya pun meluncur deras dari pelupuk maya nya yang memejam. Bahkan jantung nya serasa ingin meloncat keluar karena berdebar dengan cepat dan sesak.