My Life To Be Boy

My Life To Be Boy
hujan guntur


__ADS_3

Segera saja john berusaha berlari ke arah darel yang cukup dekat dengan ledakan api tadi. Tapi kakinya terasa sangat lemah untuk melangkah. Jangankan melangkah, berdiri saja dia gemetaran.


John berjalan mendekat ke arah darel yang di rasa jaraknya malah semakin menjauh. Lalu john pun terjatuh ke dalam jalan yang rusak itu karena terpeleset. Dan akhirnya gelap pun memenuhi netra nya.


...


Di malam yang larut itu. Tiba tiba john terlonjak bangun dari tidurnya. Keringat sudah membasahi baju yang ia pakai. Membuat tubuhnya gerah tak nyaman dan meminta segera di siram.


Suasana kamarnya yang gelap tanpa mengijinkan setitik cahaya pun masuk. John merasa cukup legah karena tadi itu hanya seutas bunga tidur.


John pun meraba mejanya mencari segelas air yang biasa ia sediakan sebelum tidur. Namun sejauh ia meraba tetap tidak mendapat apapun. Entah kenapa malam ini terasa lebih gelap. Padahal biasanya pun begitu.


John pun berdiri untuk menyalahkan lampu. Namun tiba tiba listrik padam. Padahal baru saja lampu menyala sejenak. Setidaknya sih dia sudah menemukan posisi ponselnya yang cukup dekat.


Tak perlu basa basi, john menyalakan lampu senter dalam ponselnya. Untung saja baterai ponsel itu masih 70 persen, tak perlu khawatir tiba tiba mati seperti listrik barusan. Namun selangkah john maju menuju pintu, hujan pun langsung turun dengan derasnya. Bahkan setelah beberapa menit, guntur pun menyusul menemani hujan lebat malam ini.

__ADS_1


Memang yah, john itu seorang bos mafia. Tapi sejujurnya dia itu takut suasana seperti ini. Terasa horor bukan? bagaimana jika tiba tiba saja ada bungkusan permen besar di depan? Atau seperkawanan yang lainnya. Hantu indo itu seyemm tauk. Noh, nyatanya iblis bengis seperti dirinya takut.


John pun mengumpulkan seluruh keberaniannya. Sambil mulutnya merapalkan doa doa. Baru saja saat seperti ini dia ingat tuhan, heh dasar. Kemaren kemaren ngapain?


John pun pergi ke dapur sendirian dengan ponsel sebagai senternya. Baru kini dia menyesal memiliki rumah penuh kaca bening. Bahkan hal yang tak ada saja sampai di iya iya kan. Ini kok jadi seperti sedang uji nyali sih. Sayang banget tidak ada staf ataupun orang lain yang bersembunyi an di sekitar rumah. Menyesal lagi dia membangun vila yang besar tapi hanya di tempati berdua saat ini.


Dulu kalau darel kan sering keluar malam malam begini, jadi dia tidak takut keliaran tengah malam.


...


Jeritan suara yang sangat melengking itu membuat si beruang kecil kaget dari tidurnya yang nyenyak. Untung saja dia hanya kaget, repotlah kau john jika sampai beruang kecil mu bangun. Tapi sih tidak horor lagi harusnya.


John tadi kaget mendengar ketukan pintu, tapi tiba tiba terbuka. 'Padahal kan pintu nya terkunci. Se ingat ku sih. Jangan jangan itu si temennya permen besar yang bisa melompat. Place don t' batin john setelah teriak


Dia juga aneh sih, takut bukannya kabur. Tapi dia malah makin berdiri dengan penasaran. Hayoh, anak siapa ini? Apa karena sudah terbiasa menjadi berwibawa kali yak? Bahkan takut pun harus jaim(jaga image).

__ADS_1


"Arg telingaku. Hey, kau teriak apa hah?" ujar orang di depan john.


Orang itu segera mengarahkan senter ke john lalu ke sekitar tembok, sepertinya dia mencari sakelar lampu. Langsung saja dia menghidupkan sakelar setelah membuang mantel hujan nya ke sembarang arah.


Setelah lampu menyala, barulah john sadar jika itu adalah salah satu orang kepercayaan nya juga sahabatnya yang berprofesi sebagai dokter. Bahkan author baru sadar kalau listrik sudah menyala lagi. Efek rame jadi susah fokus 😢


"Apa yang salah john?" tanya orang itu yang bernama Shye Junmin.


Dokter satu ini paling benci di panggil shye. Katanya seperti panggilan untuk cewek. Tapi tetap saja keluarga inti nya memanggilnya syhe. Dan dia pun hanya bisa pasrah😆. Kalau begitu mari kita panggil dia dokter jun.


Dokter jun tercengang dengan wajah yang memucat menyadari dirinya berhasil mengerjai bos sekaligus sahabatnya itu. Di lihat nya wajah john yang tegang namun malah terlihat semakin garang itu dengan lirikan, karena kepalanya tidak kuat di tahan untuk tetap merasa sejajar.


Sungguh aura john yang sedang dalam mode takut itu malah semakin bengis. Kalian tau kenapa? Karena john pernah menghajar seseorang dengan lebih brutal sampai RIP alias pilar dunia (meninggal). Kan ada tuh, orang tipe tipe otak cerdas dan saat terpojok perlindungan diri nya aktif.


Nah gitu tipe john tuh, sebenarnya setiap orang juga bisa gitu sih ya. Hanya sebagian besar manusia lebih suka diam di zona nyaman. Makanya sebagian besar orang lebih terlihat biasa saja dari pada seseorang yang bergelar.

__ADS_1


__ADS_2