My Life To Be Boy

My Life To Be Boy
weekend 1


__ADS_3

Jari telah berlalu. Setelah kejadian Darel menemukan klub exskul beberapa hari yang lalu. Darel di undang untuk masuk ke klub. Yah mungkin sekedar untuk kerahasia an atau mungkin untuk kuli angkut seperti dua senior laki2 kemaren? Entah lah. Yang penting darel punya firasat bakal menyenangkan berkumpul di klub itu.


Dan tepat hari ini adalah weken. Acaranya klub itu akan mengadakan perkumpulan di salah satu kave dekat sekolah. Tentunya Darel sebagai anggota baru di antara mereka juga turut untuk mengikuti. Anggap saja sebagai perkenalan kepada anggota yang lain yang belum bertemu karena sibuk. Dan sebagai kode pengenalan. Mereka memutuskan memakai pakaian atasan putih. Entah hd atau kaos terserah..


Dan di sini lah. Darel dengan keren nya sudah duduk manis sambil menikmati satu cup coklat hangat. Sebelum nya di lepas nya jaket coklat nya. Hingga menampakkan kaus putih nya yang terlihat santai dan nyaman barulah dia mendudukkan diri.


Hampir 30 menit sudah menunggung di sana. Tadinya yang memesan coklat hangat. Kini harus memesan coklat ice. Karena waktu yang sudah tidak pagi dan juga udara yang mulai memanas. Darel tadinya sengaja datang 10 menit sebelum jam yang di tentukan yaitu pukul 11. Agar bisa sekalian makan siang. Yang artinya Darel sudah datang 10 menit sebelum jam itu. Tapi setelah 40 menit duduk diam sambil memaikan ponselnya. Belum ada tanda tanda seorang pun yang akan datang. Apakah acaranya di tunda?


Yak ingin kalut sendiri. Darel pun mengirim pasan singkat kepada senior yang seperti tukang bangunan. Sebenarnya mereka sudah bertukar nomor.


pesan


->


"Kak. Apakah acaranya tidak jadi atau di undur?"


<~


"Acara apa? Ini siapa?"


->


"Ini Darel kak. Acara klub kita yang kalian katakan waktu itu loh. Gue sudah di kave ini 40 menit lebih. Tapi ga ada tuh yang dateng"


<~

__ADS_1


"Ha? Kau di sana sekarang? Kan udah gue bilang acaranya weken bukan sekarang. Ya ga bakalan ada yang datang lah. Gimana sih lo.."


->


"Lah yang bener? Lah ini hari apa?"


<~


"Ya sabtu. Pelajar ko pelupa tuh gimana sih.."


->


"Ampun deh. Weken itu sabtu dan minggu. Lah gue kira kan hari ini sama besok. makanya gue dateng sekarang. Aah kalo gitu sia sia dong penantian gue?"


<~


->


"Nye nye. Sa seneng lu lah. Pulang aja gue kalo gitu. Dasar senior nggak ada ahlak ngerjain anggota baru"


<~


"Lah lu junior gada ahlak berani ngatain senior sendiri. Gak sopan banget. Anak siapa sih lu?"


->

__ADS_1


"Anak nya bapak sama ibuk. Kalo anak elu ya kaga mungkin tah.. Ya kali bapak gue kek elu? Julit pisan.."


<~


"Ehh.. Lo ngata in gue julit? lah kan lo sendi yang kaga nanya gue. Kok di sini jadi gue yang salah😒"


->


"Ya salah lu kan. Weekend itu sabtu ama minggu. Lah gue kan kaga tau kalo maksud elu minggu doang"


<~


"Iyain aja deh.. Mau ngelawan preman baru juga harus pake taktik kalo engga mau sial😒"


->


"Yah lu kan pinter nih bidang bangunan. Elu buat pedang aja dari kayu ama dari besi. Udah tau kan selanjutnya harus ngapain?"


<~


"Aauk ahh.. repot ngomong sama manusia gada akhlak"


->


"y.."

__ADS_1


read..


__ADS_2