My Life To Be Boy

My Life To Be Boy
bos geng dan PBB


__ADS_3

Sedang asik bercanda, mereka kedatangan tamu yang tak di panggil. Kan mereka se tempat, jadi tidak perlu memgundang, cukup memanggil😁


Dengan ekspresi wajah yang minta di tampol, 4 orang siswa berondong kekanakan itu mendatangi 4 cogan yang sedang tertawa ria sambil meledek satu sama lain. Membuat ke empat pangeran cogan menghentikan tawa dan ledekan mereka.


"Sapa sih mereka?" tanya dojun sambil berbisik ke kuping darel.


"Hah? Engga tau, engga inget gue" jawab darel dengan berbisik pula


"Sapa sih mereka? Lu kenal gak, womin?" ujar dojun beralih ke kuping won min yang ada di sebelahnya.


"Oh, itu tu orang yang suka buli anak cupu dan lemah. Darel termasuk korbannya yang paling bertahan. Yang lainnya mesti udah lapor dan pindah sekolah." bisiknya kembali


"Owalah.. Hebat yah, si darel."


"Lu bodo yak? Orang kena buli malah di bilang hebat. Ternyata lu sama gada akhlak nya sama darel. Pantesam kalian temenan. Siapa gua? Kenapa gua di sini? Yaelah.." sambil berdiri dengan satu tangan di pinggang dan satunya mengusap kepalanya yang mendadak pengen amnesia. Mereka mengacuhkan ke empat pereman berondong itu, dan malah asik dengan obrolan mereka.


"Oh iya." teriak darel tiba tiba. Yang membuat sebagian besar orang kaget dan menggerutu tak jelas..

__ADS_1


"Hey bos geng, telat nongol lu kemana aja?" Dengan ekspresi songong nya darel berusaha terlihat galak dan mendominasi.


Karena sudah lama dia menjadi orang yang lebih banyak enggak serius. Darel sampe kelepasan mendominasi tingkat hukum cambuk di hadapan ke empat berandalam berondong itu. Padahal ma cuman mau menghayati aja. Haddeh.. Si aktor tanpa gelar te bisa aja yak.


Hawa mendominasi darel membuat ke empat tubuh berandalan berondong itu gemetaran tak kenal sebab. Bayangkan, jantung dan pikiran masih normal, tapi tubuhnya bergetar bukan karena kedinginan.


Teman teman darel? Mereka malah bingung sendiri. Bahkan sesekali ada yang nengok wajah darel, membuat su empunya wajah jadi gagal menghayati.


"Apa sih, kalian tu. Orang lagi menghayati fisual bos besar sih, malah di ganggu."ucap darel manyun.


Beda banget sama yang tadi, kali ini darel terlihat seperti anak kecil lagi. We, si bos geng yang telat nongol merasa heran. Mereka belum bicara sekata pun. Mereka berempat, bos dan makmum geng berandal berondong nya sedang bergulat dengan pikiran mereka yang kemana mana. Mereka seperti prajurit yang siap di perintah oleh komandan mereka.


"Siap grak" ucap darel tiba tiba. Sekali lagi dia membuyarkan suasana kelas yang sudah ramai. Darel berdiri seperti pemimpin PBB. Dan ke empat pasukan tadi langsung bersikap siap. Bukan hanya mereka, bahkan di ketua kelas juga ikutan berdiri siap. wkwk adoh.. aya aya wae sih..


"sekali lagi. Siap grak" ucap darel lebih tegas. Kali ini sebagian teman darel sudah berdiri siap. Menghayati mereka ck..


"Keluar bangku, hadap papan tulis. Maju.. Jalan" Apa pula aba aba itu😕😂 Tapi ya mereka tetap melaksanakan perintah kmandan😂

__ADS_1


"Berhenti, grak" berhenti lah mereka dengan acak di depan. Kali ini hanya beberapa yang duduk. Sebagian sudah ikutan berdiri dan mulai bersiap siap. Kelihatannya kan seru, jadi mereka ikut ikutan.


"Berbaris." ucap darel lagi setelah berdiri di dekat meja guru.


"Siap berbaris" ucap mereka serentak yang mengagetkan darel dan beberapa orang yang berada di sekitar kelas itu. Apalagi mereka mengucapkan dengan semangat.


Darel menggaruk kepala nya sejenak.


"Laksanakan" ucap darel setelah kembali ke sikap siap nya.


Kehebohan kembali terjadi. Sudah banyak orang yang merubung i kelas darel. Apalagi yang saling dorong di pintu. Bahkan sebagian dengan beraninya masuk dan menonton di bangku yang kosong. Mereka terlihat menarik dan seru.


Hey apa perlu menarik karcis? Sampai 10 menit kemudian kelas mereka sudah penuh dengan para penonton. Sebagian malah ikut berbaris dengan sedikit berantakan. Ini bukan area pertunjukan yah para bro dan sis. Dan kenapa kebetulan sekali para guru ada rapat pagi?..


Darel ingin menyudahi ini. Tapi mereka dengan kompak meminta di pimpin lagi, toh masih belum datang gurunya. Apa daya, darel pun melaksanakan permohonan mereka dengan semangat pula. Toh ini seru juga.


...

__ADS_1


Wkwk.. kemana mana nih kita. Ini nih cara jalanin hidup, yang penting di bawa seneng aja. Kalian akan tetep seneng dan penuh hawa positif. Fighting for you all..😊✊ Btw jangan lupa dukung terus dan kasih vote yah..


__ADS_2