
"Seneng banget kayanya kenapa?"tanya Kairi saat Umika duduk di sebelahnya dengan senyuman yang sangat lebar.
"Mama tadi nelfon, terus bilang kalau minggu depan mau ke sini"jawab Umika antusias dengan senyum yang masih memgembang.
"Oh ya? Pantes seneng banget"Kairi mengacak rambut Umika gemas.
"Iya donk, Kairi mau ikut Umika buat jemput mama sama papa di bandara?"
"Em mau gak ya? jadwal gw padet"
Umika mendengus "Tidur doank disebut jadwal padet"
"Tidur itu jadwal yang padet, kalau udah mimpi kerjaan gw banyak. Orang sibuk mimpinya ganti ganti"
"Mimpi setan aja bangga"cibir Umika.
"Setannya lo"Kairi mencubit pipi Umika gemas. Menurut Umika itu bukanlah cubitan gemas, melainkan cubitan sadis karena membuat pipinya sakit.
"Kebiasaan, sakit tau!"protes Umika. Ia memukul lengan Kairi, bukannya kesakitan Kairi malah tertawa senang.
Semenjak kejadian di mana Kairi meminta maaf kepada Umika, hubungan mereka semakin dekat. Mereka selalu bercanda gurau tanpa rasa canggung.
"Gimana? Mau ikut gak? Tapi tetep aja sih kalau Kairi gak mau sama Umika bakal tetep dipaksa! Titik!"lanjut Umika.
"Ngajak atau maksa nih?"Kairi terkekeh pelan.
"Ngajak. Tapi kalau Kairi nolak bakal jadi pemaksaan"
"Yaudah, ayo paksa gw. Gw gak mau soalnya"
Umika berdecak "Ck, gini nih jadinya kalau orang minta di suntik mati"
"Lo dulu polos, sekarang asal jeplak aja tuh mulut ya. Makannya cari temen tuh yang soleh! jan berteman sama human jahanam"
"Kairi mau di gampar mulutnya?"
"Lah kenapa jadi di gampar?"
"Umika kan cuma temenan sama Kairi, Noel dan Banjou doank. Berarti human jahanam yang Kairi maksud tuh Kairi sama genk nya sendiri"
"Ya kecuali gw"
Umika memutar bola matanya malas "Pokoknya Kairi ikut Umika buat jemput mama sama papa titik!"
*****
"Pokoknya kalau kita telat semuanya gara gara Kairi. Ntar kalau mama sama papa marah gara gara nunggu lama, Kairi yang tanggung jawab. Biarin aja mama sama papa marahin Kairi, Umika gak bakalan nolongin!"oceh Umika.
"Ck, cerewet!"ketus Kairi. Ia malah pusing sendiri mendengar ocehan Umika.
"Kalau Kairi gak cerewet Umika gak bakalan cerewet!"
"Ngomong lagi, gw turunin nih! Diem aja udah lagian mama sama papa lo datang sekitar 1 jam lagi, lo aja yang heboh sendiri!"
"Kairi lupa kalau Jepang itu macet di mana mana?"Kairi mendengus kasar, diam adalah pilihan yang terbaik untuk saat ini.
Mereka dalam perjalanan ke bandara untuk menjemput mama dan papa Umika. Sedari tadi Umika tidak henti hentinya mengoceh, awalnya Kairi mengerti perasaan bahagia antara anak dan orang tua yang sudah lama tidak bertemu, tapi lama kelamaan ia malah jengkel sendiri. Telinga nya panas mendengar kecerewetan Umika yang selalu menyalahkan dirinya jika terlambat.
"Tunggu di situ aja"ajak Umika antusias saat sudah sampai di bandara, tangannya menunjuk pada salah satu kursi yang disediakan. Kairi mengangguk lalu mengikuti gadis cerewet itu.
__ADS_1
"Mau minum?"tawar Kairi saat melihat starbuck yang tidak jauh dari tempat mereka duduk.
Umika mengangguk "Yang green tea ya"
Setelah itu Kairi pergi ke tempat starbuck. Ternyata antrian di sana cukup ramai, sehingga memakan waktu yang cukup lama.
Kairi sudah selesai memesan minuman, saat ia kembali ia melihat Umika sedang berbincang dengan 2 orang yang sudah paruh baya.
"Umika?"panggil Kairi saat sudah di dekat Umika.
"Kairi? Sini sini!"tarik Umika agar Kairi bisa bersebelahan dengannya "Kairi ini mama sama papa Umika, mama papa ini Kairi"Umika memperkenalkan mereka dengan antusias.
Kairi langsung menyalami kedua orang tua Umika.
"Waktu bocah ngemesin banget, pas udah gedenya ganteng"puji Masaki [Ibu Umika]
"Alhamdullilah, rezeki anak baik makin gede makim ganteng"cengir Kairi " Tante juga makin cantik aja kaya masih
ABG"gombal Kairi. Aldriano [Papa Umika] bukannya marah, ia malah ikut tertawa.
"Ck, udah emak emak aja masih digombalin"gumam Umika.
"Kamu ngatain mama emak emak?"semprot Masaki saat mendengar ucapan Umika.
"Enggak kok ma. Umika gak ngatain mama emak emak, mama aja kali yang salah denger"elak Umika, Kairi dan Aldriano hanya tertawa melihat kelakuan ibu dan anak ini.
"Mau sampai kita di sini? Gak akan pulang?"sela Aldriano.
"Mama sama papa mau tinggal di apartemen Kairi?"tawar Umika.
-----
Kairi : Nih orang kenapa ya? Yang punya apart gw kok dia yang nawarin, yang ada gw tekor harus ngebiayain satu keluarga_-
----
"Berarti Umika bisa tinggal sama papa dan mama lagi donk?"seru Umika semangat. Kairi yang mendengar itu, ntah kenapa ada perasaan yang menganjal, perasaan tidak rela mungkin?
"Udah bahas itu nanti aja, mama sama papa udah capek banget"
*****
Sekarang Umika dan Kairi sudah berada di apartemen Kairi. Sebenarnya Umika ingin beristirahat di rumah orang tuanya. Tapi Masaki menyuruhnya agar tinggal bersama Kairi lagi.
#Flashback_on
"Umika kan masih mau sama papa sama mama"protes Umika saat Masaki menyuruhnya pulang.
"Nanti malem kan ketemu lagi sayang. Lagian kamar di sini belum di beresin semua, baru kamar mama sama papa doank"jelas Masaki lembut.
"Umika bisa beresin sendiri"
"Terus nanti Kairi suruh ngeberesin kamarnya sendiri gitu? No, no, no, mama gak mau kalian capek. Udah kamu pulang aja sama Kairi, ntar malem kita ketemu lagi"Umika mendengus kasar, bibirnya mengercut kesal.
#Flashback_off
"Udah sih gak usah cemberut"ucap Kairi.
"Tau ah! Sebel!"Kairi tertawa geli melihat ekspresi Umika. Saat ia akan menjawab tiba tiba HP Umika berdering pertanda ada panggilan masuk. Dan setelah dilihat yang menelfon adalah mama Umika.
#ViaTelfon_on
__ADS_1
[Hallo ma, kenapa?]
[Kalo di denger dari suaranya, kayanya anak mama ini masih cemberut ya?]
[Gak usah ngejek Umika ma. Lagian mama kenapa nelfon? Kangen sama Umika ya? Tadi ngusir sekarang kangen]
[Pede banget sih, mama cuma mau ngasih informasi yang penting]
[Lebay deh mama, kalau mau ngasih tau langsung ngomong aja]
[Iya iya serius banget sih. Nanti malem kita bakalan makan bareng sama keluarga Kairi, kamu jangan lupa dandan yang cantik! Pakai dress jangan pake rok!]
[Iya mama cantik iya]
[Oke, nanti mama kasih alamatnya ya. Sekarang kamu istirahat ya. Love you]
[Love you too ma]
#ViaTelfon_off
"Kenapa?"tanya Kairi saat Umika sudah selesai menelfon.
"Kata mama nanti bakal makan malem bareng keluarga Kairi. Alamatnya nanti dikirim ke HP Kairi"Jawab Umika.
Kairi hanya mengangguk.
*****
"Udah siap?"Kairi melihat Umika dari ujung rambut sampai ujung kaki.
'Cantik'batin Kairi.
Umika sangat cantik dengan dress putih selututnya. Simple namun elegan, sangat cocok untuk tubuhnya.
Umika mengangguk sebagai jawaban. Ia juga memperhatikan Kairi dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Ia sangat tampan dengan pakaian yang sedang ia kenakan saat ini.
*****
Sekarang mereka sudah sampai di restoran, ternyata mama papa Kairi setta Umika sudah menunggu.
"Akhirnya kalian datang juga"ucap Misuzu.
"Maaf ma, tadi macet"jawab Kairi.
"Ayo duduk, kita makan dulu. Ngobrolnya nanti aja"ucap Aldriano.
S
K
I
P
"Kami mau ngomong serius sama kalian"ujar Misuzu.
Umika dan Kairi mengeryitkan dahi mereka binggung.
"Denger dulu baik baik jangan ngasih komentar dulu"peringat Masaki.
__ADS_1
"Kalian akan bertunangan"
Kiki up ada yang kangen😊