
#MyLittleGirlFriend
#MLGF
•
•
•
"Kalian akan bertunangan"
Ucapan itu membuat sepasang manusia speecless. Mereka masih diam, memikirian apa yang baru mereka dengar.
"Jangan komentar dulu"peringat Masaki saat melihat Umika membuka mulutnya hendak berbicara, sepertinya ia sudah sadar dan mengerti apa yang sedang terjadi.
"Hanya bertunangan, soal menikah kita bahas dilain waktu. Mungkin setelah kaliam lulus, Kairi sudah bisa memenuhi kebutuhannya dan Umika barulah kalian menikah"lanjut Misuzu.
"Ada yang ingin kalian sampaikan?"tanya Tami [Papa Kairi].
"Kairi sama Umika gak ada hubungan ma, yakali abis tunangan langsung nikah"protes Kairi langsung saat diizinkan bicara.
"Ada enggaknya hubungan kalian itu bukan masalah. Kalian kan udah kenal dari kecil, ya meskipun sempet terpisah tapi sekarang ketemu lagi kan? Kalian juga udah biasa tinggal bareng, setiap hari ketemu. Mama yakin kalian pasti sidah membutuhkan satu sama lain, saling bergantung satu sama lain. Lama kelamaan rasa cinta itu bakal muncul"jelas Misuzu.
"Emang gak terlalu dadakan ma?"tanya Umika sambil menatap Misuzu. Jangan lupakan Umika juga memanggil mama Kairi dengan sebutan mama bukan tante.
Misuzu tersenyum "Enggak sayang. Sebenarnya kami sudah membicarakan ini dari lama, hanya tinggal menunggu waktu yang pas saja untuk memberitaukan pada kalian"jelas Misuzu.
"Tapi ma..."
"Gak ada protes Kairi! Kamu mau alasan apa? Mama tau kamu sama Tsukasa udah putus kan? Umika juga gak ada pacar atau apapun itu, jadi gak ada masalah kan kalau kalian tunangan?"sela Misuzu saat Kairi hendak protes.
__ADS_1
Misuzu memang tau tentang hubungan Kairi dan Tsukasa. Ia sama sekali tidak menyukai jika Kairi dekat dengan Tsukasa, entahlah feeling keibuannya mengatakan kalau Tsukasa bukannya gadis yang baik. Dan kalian tau?? Saat Misuzu tau bahwa hubungan Kairi dan Tsukasa sudah berakhir ia sangat senang. Kedengaran jahat memang.
"Mama tau dari mana?"kaget Kairi, karena seingatnya ia sama sekali tidak bercerita pada mamanya.
Misuzu berdecak "Soal hubungan kamu sama Tsukasa mama tau dari mana gak usah kepo. Yang penting sekarang kita bahas pertunangan kalian"
Kampus tempat Kairi kuliah adalah milik keluarga Yano, saat itu Misuzu berniat mengecek keadaan kampus. Saat banyak mahasiswa yang bergosip mengatakan bahwa hubungan Kairi dan Tsukasa berakhir, Misuzu tentu sangat senang. Ia langsung menyuruh orang untuk menyelidiki hal ini dal hasilnya benar.
"Kalian hanya bertuanangan. Tujuan kami mengatakan sekarang, agar kalian mulai terbiasa dengan hubungan kalian sebagai seorang kekasih. Cobalah dulu"ucap Masaki. Sedangkan para suami---Bapak bapak, hanya diam memperhatikan dan membiarkan para istri memberikan penjelasan kepada anak anak mereka.
Umika menoleh memperhatikan Kairi, ternyata Kairi juga sedang memperhatikan Umika, mereka saling menatap seolah sedang berbicara melalui tatapan mata. Para orang tua tersenyum melihat aksi anak anak mereka.
Kairi memutus kontak mata itu dan membuang nafas pelan "Kapan pertunangan itu diadakan?"tanya Kairi.
"Sekarang"jawab Misuzu antusias.
"Kok sekarang? Kan baru dikasih tau sekarang, terus dilaksanainnya juga sekarang. Gak salah?!"Kairi tak habis fikir dengan pemikiran ibunya ini.
"Kami rasa acara pertunangannya cukuo dengan saling bertukar cincin dan disaksikan oleh kami saja, yang penting kalian sudah ada dalam ikatan pertunangan jadi gak perlu lagi buat ditunda tunda. Tapi, jika kalian ingin diadakan acara besar besaran dengan senang hati akan kami lakukan. Yang terpenting sekarang kalian sudah bertunangan"jelas Aldriano.
Semua orang tersenyum mendengar jawaban dari Kairi, sekarang pandangan mereka tertuju pada Umika.
"Kalau kamu gimana sayang?"tanya Masaki kepada anaknya.
"Umika mau ma"setelah terdiam cukup lama akhirnya Umika membuka suara. Senyum semua orang tua makin melebar karena anak anak mereka mah menerima pertunangan ini.
"Sekarang kalian pakaikan cincin ini"ucap Misuzu memberikan sebuah kotak kepada Kairi. Kairi tersenyum lembut saat memasangkan cincin kepada Umika , begitupun sebaliknya Umika juga tersenyum lembut kepada Kairi.
Semua orang tua tersenyum lalu bertepuk tangan seolah meramaikan acara ini, mereka sangat bahagia.
*****
__ADS_1
"Tumben diem aja, biasanya bawel"ucap Kairi memecah keheningan di dalam mobil.
Mereka memang sedang berada di dalam mobil. Setelah acara pemasangan cincin tadi mereka mengobrol sebentar lalu memutuskan untuk menyudahi acara tersebut. Umika dan Kairi tetap tinggal bersama agar lebih terbiasa untuk mereka berdua.
"Umika gak tau mau ngomong apa"ucap Umika. Memang ia binggung mau bicara apa, seperti ada perasaan yang lain. Canggung mungkin?"
"Gak seneng ya?"tebak Kairi.
"Apa?"
"Tunangan sama gw"
"Enggak, bukan gitu"
"Canggung?"tebak Kairi lagi.
"Sedikit"
"Umika kita jalanin dulu aja. Hilangin semua rasa yang bikin lo canggung atau ngerasa asing kalau dideket gw. Kita jalanin kaya biasa oke?"
Umika mengangguk "Emang Kairi gak canggung?"
"Enggak"balas Kairi singkat.
Setelah itu keheningan kembali menyelimuti sampai mereka tiba di apartement Kairi.
•
•
•
__ADS_1
Hebat tanpa pacaran langsung tunangan:)