
Kenapa jawabannya singkat sekali padahal saya sudah menyampaikan secara panjang dan lebar tapi jawabannya hanya hemmm dan oke batin kepala rumah sakit.
"Anda tidak usah mengumpat saya. Saya tau itu" tekan tuan muda Melviano.
Kepala rumah sakit pucat seketika ketika ada kata penekanan dari tuan muda Melviano.
"Maaf tuan muda Melviano, saya tidak mengumpat. Saya tidak berani untuk melakukan hal tersebut, sekali lagi saya minta maaf jika ada kesalahan" jawab kepala rumah sakit
"Mari tuan muda Melviano" lanjut kepala rumah sakit untuk mengajak berjalan dan melihat keadaan rumah sakit dan menuju ke ruangan kebesarannya sang tuan muda Melviano.
"Jadi bagaimana dokter budiman keadaan rumah sakit selama satu bulan terakhir" tanya asisten Deffan.
__ADS_1
"Semua dalam keadaan baik tuan, tidak ada kendala yang berarti, dan semua teratasi kami sebisa mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap pasien pasien kita. Dan para pasien pasien merasa puas akan penangan yang dilakukan oleh para dokter dokter di rumah sakit ini asisten Deffan" jelas kepala rumah sakit yaitu dokter budiman.
"Apa ada alat rumah sakit yang rusak untuk perlu perbaikan atau tambahan alat dalam rumah sakit ini dokter" tanya asisten Deffan.
"Untuk saat ini belum ada asisten Deffan, tetapi beberapa hari yang lalu dokter lova atau dokter dealova ada bicara dengan saya untuk meminta ditambahkan alat rumah sakit, tapi beliau masih belum mendiskusikan dengan saya karena beliau fokus pada penangan dan penyembuhan pada Nyonya Besar Rosmala Aviero tersebut asisten Deffan sehingga beliau terlambat untuk menyampaikan kembali" jawab kepala rumah sakit.
"Apakah dokter lova satu-satunya dokter penyakit dalam sehingga kamu hanya menunggu saran dari dia saja" tanya asisten Deffan.
"Tidak asisten Deffan, ada banyak untuk dokter penyakit dalam disini karena rumah sakit ini spesialis penyakit dalamnya terbaik untuk di negeri ini tuan, tetapi sampai saat ini dokter muda dan dengan pengalaman di atas rata-rata yang di miliki oleh dokter lova yang membuat kita mempercayai kinerja dari dokter lova, dan dokter lova yang satu-satunya dokter berani untuk ambil resiko dalam melakukan operasi besar kepada nyonya besar Rosmala Aviero, asisten Deffan" terang kepala rumah dokter budiman.
"Sesuai dengan apa yang saya katakan tuan muda Melviano dan asisten Deffan jika dokter Dealova tidak bisa untuk menyambut dan menemui tuan muda Melviano dan asisten Deffan karena ia akan standby di dalam ruang operasi, karena sekarang waktunya untuk jaga di ruang operasi, sekali lagi kami mohon maaf tidak bisa memberikan sambutan yang baik tuan muda Melviano" ucap kepala rumah sakit.
__ADS_1
"Sudah tidak apa apa dokter budiman, mari antarkan kami ke ruangan tuan muda Melviano sekarang, dan berikan laporan bulanan dari rumah sakit ini" jawab asisten Deffan.
Di sepanjang jalan tuan muda Melviano dibuat tanda tanya siapa dokter Dealova kenapa sesibuk itu dan sepenting itu sehingga ia tak menyambut kedatangannya, kalau dokter Ryan yang dimaksudkan oleh kepala rumah sakit itu sudah biasa tidak pernah menyambut kedatangannya, saudaranya yang satu itu memang tidak tahu sopan satun kalau kata sang tuan muda Melviano.
****************
-Ruang Operasi
"Akhirnya operasi yang kita lakukan berjalan dengan lancar dokter Lova, setidaknya saya sudah merasa bisa benafas lega. Apalagi pasien ini salah satu client penting dari keluarga Aviero" terang dokter Ryan, menyampaikan nafas kelegaan karena operasi yang ia lakukan dengan dokter Lova berhasil, meskipun tanpa adanya bantuan dari perawat karena semuanya pada menyambut kedatangan sang tuan muda Melviano.
"Iya dokter Ryan, saya pun merasa lega setidaknya saya ada jam jeda untuk istirahat. Kalau dokter Ryan ingin kembali dulu silahkan, karena saya akan disini. Sesuai dengan jam dari hari ini saya yang jaga ruang operasi untuk standby jika ada pasien dadakan dan gawat darurat" jawab dokter Lova.
__ADS_1
"Ya sudah dokter Lova, saya keluar duluan nanti katanya ada pasien untuk operasi tapi setelah adzan magrib katanya perawat lina tadi" kata dokter Ryan.
"Iya dok, masih lumayan untuk saya istirahat sebentar, saya ingin memejamkan mata saya dulu" ucap dokter Lova.