My Mami Dealova

My Mami Dealova
Aira


__ADS_3

"Orang belum selesai bicara main potong yang gak bener lagi. Bukan gitu maksud Gue, kemarin anak anak Gue itu keluar ke Mall deket sama rumah Bokap Gue, terus mereka ke supermarket yang ada di dalamnya, lah disana si dara nemuin bunda atau mami yang dimaksudkan oleh mereka, tapi Gue gak tau siapa yang mereka maksud" terang Melviano.


-----------------------


Setelah acara nongkrong-nongkrong bareng sama para sahabatnya, Melviano memutuskan untuk pulang duluan. Ia tak pulang ke mension pribadinya atau ke mension orang tuanya, dia memilih menepi di apartemen pribadinya yang ada di dekat rumah sakit tempat dimana dokter Lova bekerja dan apartemen Melviano ada di seberang dari tempat tinggal dokter Lova yang sesama apartemen cuma disana ada perbedaan tipe. Tipe apartemen yang di tinggalin oleh dokter Lova masih kelas menengah dan apartemen yang di tinggalin oleh Melviano adalah tipe kelas tertinggi dan ia juga sebagai pemilik gedung dimana ia tinggali. Ia ta mau pulang ke rumah orang tuanya dalam keadaan yang berantakan, takut jika anaknya melihat keadaannya akan tambah kacau dan tambah sulit lagi untuk memaafkan sang daddy nya apalagi kedua anaknya akan terus memaksa dia untuk mencari sosok bunda atau mami untuk segara di temukan sampai dapat karena mereka berdua sudah sangat kangen.


Setelah sampai di apartemennya ia merebahkan tubuhnya di atas kasurnya sebentar untuk menghilangkan rasa capeknya karena setelah seharian ia bekerja dan beraktifitas banyak lainnya. Setelah di rasa tubuhnya sudah merasa releks ia kembali untuk berdiri dan segera ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya setelah itu kembali beristirahat dan untuk mempersiapkan diri besok ke rumah orang tuanya untuk menemui sang anak.


- Rumah Sakit

__ADS_1


"Selamat pagi dokter Lova, bagaimana keadaan rumah sakit kemarin malam, apakah aman saja" tanya dokter aira yaitu sahabat dekat dokter Lova dan ia juga yang merekomendasikan ke kepala rumah sakit yang sekarang ia naungi sekarang.


"Apaan sih Lo, udah ah ini udah pagi, Gue mau pulang dulu. Waktu jaga gue selesai dan hari ini gue libur. Gue pulang dulu, dan Lo jangan ganggu Gue dengan telfon telfon melulu. Gue tau kebiasaan Lo kalau gue libur pasti lo cari masalah dan gangguin gue melulu. Awas ya Lo malam minggu kagak gue temenin" ancam dokter Lova.


"Utuk, utuk utuk bu dokter ku yang cantik ini. Jangan marah begitu dong cintaku, manis ku honey boney swetty. Ia ia gak akan gue ganggu tapi sabtu besok jangan lupa ya sayang" harap dokter Aira.


"Ya sudah gue pulang dulu, bye dokter aira jelek" lanjut dokter Lova.


"Bye bye lova ku sayang" jawab dokter Aira sambil ngejekin lagi ke dokter Lova.

__ADS_1


Setelah percakapan antara dokter Lova dan dokter Aira, Lova kembali melanjutkan untuk pulang dan pergi pulang sepanjang jalan ia di sapa oleh para dokter, perawat dan petugas di area rumah sakit dan banyak pasien yang nge fans sama dia, karena kecantikannya di tambah lagi dengan tingkat ke ramahannya terhadap pasien yang begitu ia hormati.


Sekilas mengenai dokter Aira, ia adalah dokter anak dan sudah bertunangan tapi tunangannya yang seorang abdi negara membuat ia sering di tinggal pasangannya untuk melakukan tugas negara. Sering di tinggal untuk perjalanan dinas, sehingga kerap kali dia selalu menggoda dokter Lova agar ia tak merasa jenuh karena sendirian dan tak ada pasangan untuk di ajak malam mingguan ataupun ngedate bareng.


Setelah sampai di apartemen tempat ia tinggal. Ia langsung menuju ke kamar mandi dan menyegarkan tubunya lalu ia beristirahat.


"Tidur dulu, sesekali tidur pagi. Kali ini aku bener bener lelah banget, sehari perasi orang empat kali" seloroh dokter Lova sendirian karena merasa kecapean badannya.


-bersambung.

__ADS_1


__ADS_2