My Mami Dealova

My Mami Dealova
Dara Sakit


__ADS_3

Setelah sampai di apartemen tempat ia tinggal. Ia langsung menuju ke kamar mandi dan menyegarkan tubunya lalu ia beristirahat.


"Tidur dulu, sesekali tidur pagi. Kali ini aku bener bener lelah banget, sehari operasi orang empat kali" seloroh dokter Lova sendirian karena merasa kecapean badannya.


----------------------------------


Mansion Utama Keluarga Aviero


"Nya, Nyonya Besar Rosmala, nona Dara sakit Nya, nona Dara demamnya tinggi dan manggil-manggil bunda, apa yang dimaksud dengan bunda itu adalah ibu kandung non Dara kah nya" kata asisten rumah tangga yang mengetahui keadaan Dara sakit pertama kali


"Ya Allah, padahal kemarin masih becanda malamnya pas kita makan malam, sekarang dimana Dara berada" tanya Nyonya Besar Rosmala Aviero.


"Non Dara ada sekarang ada di kamarnya Nya" jawab asisten rumah tangga yang bernama Bi Jum.


"Segera kamu suruh sopir siapkan mobil, kita ke rumah sakit sekarang. Minta bantuan sama baby sister untuk siapkan pakaian dan keperluan yang dibutuhkan untuk ke rumah sakit, dan ajak dia aku pengen tau yang dimaksud Dara, bunda itu siapa" kata Nyonya Besar Rosmala Aviero.


"Baik Nya" jawab asisten rumah tangga Bi Jum singkat, setelah itu ia beranjak pergi untuk mengatakan kepada asisten lainnya agar sopir mansion utama untuk siapkan mobil yang lebih besar karena akan pergi ke rumah sakit untuk antarkan Nona Dara yang mendadak demam tinggi.


"Kamu dari mana saja, itu Non Dara lagi demam tinggi kenapa kamu gak tau" tanya Bi Jum kepada babysitter.

__ADS_1


"Maafkan saya bi, tadi Non Beverly meminta untuk jalan-jalan, jadi saya jalan-jalan di area komplek. Karena biasanya Non Dara bangun jam stengah tujuh jadi saya tidak bangunkan Non Dara dulu" jawab babysitter.


"Ya sudah kamu cepat siapkan kebutuhan Nona Dara kita segera ke rumah sakit. Saya mau ganti baju Non Dara dulu, soalnya basah" lanjut Bi Jum.


"Iya bi" jawab babysitter.


Kembali di kamar Nyonya Rosmala Aviero yang mondar mandir untuk ngabarin suaminya yang sedang ada pertemuan khusus sama kolegannya, tapi tak ada jawaban. Ia langsung telfon anak semata wayangnya Melviano Baraga Aviero tapi tak ada jawaban juga padahal ini juga masih pagi dan tak biasanya dia sibuk. Sang asisten Deffan juga gak bisa di hubungi. Apa mereka sepakat untuk tidak mengangkat telfon dari Nyonya Besar Aviero.


"Kemana mereka semua, kenapa gak ada yang angkat telfon ku, apa selembar tanda tangan lebih berharga dari pada nyawa cucuku" seloroh Nyonya Besar Rosmala Aviero. Sambil berjalan untuk ke mobil dan menunggu cucunya yang di gendong oleh Bi Jum.


"Pak Rudi, coba kamu turun dan lihat Bi Jum lama sekali untuk membawa turun cucuku" minta Nyonya Rosmala.


"Bi Jum, ayo sudah di tunggu Nyonya Besar Rosmala, kenapa lama sekali bagaimana keadaan nona Dara kalau terlalu lama tidak ditangani dengan segera" kata pak Rudi.


"Iya pak Rudi, tapi ini Non Beverly gak mau malah nangis dia, dan gak mau untuk di ajak" jawab babysitter yang ada di dekat Nona muda Beverly.


"Sudah saya gendong saja Nona Dara untuk cepat-cepat ke mobil, Bi Jum bawa itu kebutuhan yang dibutuhkan ketika di rumah sakit, biar kamu jaga Nona Beverly saja" jawab pak Rudi. Setelah itu ia dengan segara untuk menggendong lalu turun membawa Non Dara ke mobil dan kemudian ke rumah sakit.


"Maaf Nya lama, Non Beverly tidak mau di ajak dan di tinggal akhirnya mbak yang jaga kita tinggal sama non Beverly agar Non Dara segera bisa untuk dibawa ke rumah sakit dan segera berobat" kata Bi Jum untuk memberikan penjelasan supaya tidak kena marah dari Nyonya Besar RosmalaAviero, dan keadaan mobil yang sudah berjalan menuju ke rumah sakit.

__ADS_1


"Ya sudah, Ya Allah cucu Omah kenapa bisa seperti ini, kemarin malam kamu masih ketawa nak, dan begitu riang. Kenapa di pagi hari kamu sudah demam tinggi seperti ini" ucap Nyonya Rosmala Aviero sendiri, dengan melihat keadaan cucunya yang terus mengeluarkan keringat karena demamnya, dan sesekali mendengarkan cucunya yang mengigau menyebut "Bunda Dimana, Kenapa Bunda Ingkar Janji" ia kaget dan bingung siapa yang di maksudkan dengan bunda karena setahu Nyonya Rosmala Aviero jika Dara tidak mengenal Ibu Kandungnya karena sejak ia baru lahir ia sudah di tinggal pergi oleh ibunya yang kabur dengan mantan kekasihnya.


"Bi Jum, kamu sudah tau yang dimaksud dengan cucuku yang di panggil bunda itu" tanya Nyonya Rosmala Aviero.


"Tadi saya sempat tanya ke Babysitter Nya, katanya yang dimaksudkan dengan bunda itu adalah seorang perempuan muda yang mereka temui di supermarket yang ada di dekat area rumah sakit, mereka ketemu setelah mereka pulang dari rumah dan setelah jenguk Nyonya Besar Rosmala, mereka mampir untuk minta ice cream, dan terjadilah pertemuan mereka dan yang menemukan dan memanggil perempuan tersebut pertama kali adalah Non Dara tapi bukan dengan sebutan bunda melainkan dengan sebutan Mommy, tapi perempuan tersebut yang meminta Non Dara dan Non Beverly untuk memanggil bunda begitu Nyonya Besar Rosmala yang saya dengar dari penjelasan Babysitter tersebut" jelas Bi Jum.


"Apa Tuan Muda mu itu tau kalau anaknya sakit, aku dari tadi telfonin gak ada yang angkat, mereka benar-benar minta di hajar" geram Nyonya Besar Rosmala.


"Tadi sewaktu saya turun dari lantai dua sudah saya coba telfon beberapa kali Tuan Muda Melviano, tapi tidak di angkat telfonnya Nya" jawab Bi Jum


Setelah 15 menit perjalanan dari mansion ke rumah sakit, paramedis sudah berbaris untuk menyambut pemilik rumah sakit, karena Nyonya Rosmala sudah mengabari jika cucunya demam dan membutuhkan perawatan. Dokter khusus anak sudah di siapkan di depan pintu masuk rumah sakit.


"Cepat kamu angkat cucu ku, dan segera tangani ia agar demamnya tak tambah parah" kata Nyonya Rosmala.


"Siap Nyonya, kami akan memberikan perawatan yang terbaik untuk Nona Muda"


Segera Nona Muda mereka bawa ke ruang UGD untuk diberikan perawatan yang terbaik dan agar mengetahui sakit yang lagi di derita oleh Nona Muda Dara. Dalam penanganan yang ada di dalam ruang UGD memberikan penanganan secara mendetil, tapi berbeda-beda dengan di luar Ruangan Nyonya Rosmala begitu bingung, dan sudah mulai mengomel karena ke tiga lelaki yang di hubungi tidak ada yang jawab telfonnya yang begitu penting.


"Awas ya kalian kalau ketemu, akan aku buat kalian masuk rumah sakit seperti Dara" berang Nyonya Rosmala. Bemonolog sendirian sambil memandangi handphone nya tersebut.

__ADS_1


-BERSAMBUNG...........


__ADS_2