
"Ya sudah dokter Lova, saya keluar duluan nanti katanya ada pasien untuk operasi tapi setelah adzan magrib katanya perawat lina tadi" kata dokter Ryan.
"Iya dok, masih lumayan untuk saya istirahat sebentar, saya ingin memejamkan mata saya dulu" ucap dokter Lova.
-------------------------------
Setelah obrolan antara dokter Ryan dan dokter Lova, akhirnya dokter Lova mengistirahatkan diri di ruangan khusus dokter jaga yang ada di ruangan operasi.
Di ruangan Direktur Utama atau Pemilik Rumah Sakit.
"Jadi, bagaimana dokter budiman dengan keadaan rumah sakit yang selama beberapa bulan tidak saya kunjungi" tanya Melviano secara tegas.
"Semuanya baik-baik saja tuan, pelayanan yang ada di rumah sakit kita, kita selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk setiap pasien yang datang untuk berobat, baik mereka dari asuransi kesehatan milik pemerintah sampai dari milik bank swasta tetap kami berikan pelayanan yang terbaik" jawab dokter budiman dengan hati-hati.
"Lalu untuk kinerja dari paramedis dari dokter sampai perawat tidak ada yang mengecewakan kan untuk para pasien, tuan muda Melviano tidak mau ada kesalahan yang sedikitpun itu. Jika kita menemukan sedikit kesalahan, tuan muda Melviano tidak mentoleril kesalahan itu dan langsung memecatnya hari itu juga. Kamu tahu kan kalau sampai salah satu dari mereka di pecat apalagi itu yang berhubungan dengan perusahaan tuan muda Melviano, mereka akan sulit mendapatkan pekerjaan. Pastikan mereka jangan membuat salah sekecil apapun" kata asisten Deffan dengan tegas dan panjang.
__ADS_1
"Iya asisten Deffan, saya akan memberitahukan kepada mereka semua agar mereka tidak membuat kesalahan. Predikat rumah sakit juga meningkat tuan muda Melviano dan asisten Deffan semenjak dokter favorite di rumah sakit ini. Apalagi ketika anak kecil yang sakit, meskipun ia tidak melayani pasien anak-anak tapi setiap kali di minta bantuan untuk menghibur anak-anak kecil yang sakit ia selalu menerima asalkan ia tidak dalam menangani pasiennya. Untuk para orang tua yang menjadi pasien pasiennya ia selalu di tawari bahkan sampai diminta untuk menjadi menantunya secara terang terang-terangan. Para perawat yang biasa memanggil ia sebagai cahaya rumah sakit" terang kepala rumah sakit dokter budiman.
"Siapa kalau boleh tau yang maksud oleh dokter budiman" tanya asisten Deffan.
"Itu tuan, dokter Lova sang cahaya rumah sakit. Karena selalu memberikan energi yang positif dan ia adalah dokter favorit para pasien pasien. Apalagi untuk pasien dari VIP dan diatasnya lagi mereka semua tidak ada yang mau di layani selain dokter Lova. Kalau boleh saya ingin berkata jujur, bahwasanya ibunda dari tuan muda Melviano atau nyonya Rosmala Aviero tidak mau dokter lain selain dokter Lova, bahkan dokter Ryan yang saya tawarkan di tolak oleh nyonya Rosmala Aviero secara langsung" jelas dokter budiman.
"Saya tunggu berkas dan CV dari dokter tadi. Besok harus sudah ada di meja ku Deffan. Kau paham" sela tuan muda Melviano pada saat asisten Deffan ingin bertanya lagi ke dokter budiman.
"Baik tuan muda. Saya akan carikan" jawab asisten Deffan.
"Ya sudah dokter budiman saya dan tuan muda Melviano mau pamit dulu. Permisi" pamit asisten Deffan dengan sopan, karena mau bagaimanapun dokter budiman adalah seorang orang tua dan sudah semestinya ia lebih di hormati sebagai orang tua.
Setelah kunjungan ke rumah sakit, ia pulang ke rumah utama yaitu rumah orang tua dari sang Tuan Muda Melviano Baraga Aviero, karena ia ingin menemui sang anak dan ingin melihat keadaan mamanya juga.
Sebelum pulang tuan muda Melviano mampir ke sebuah club untuk menenangkan fikirannya dan bertemu dengan para sahabatnya yang rata rata jadi Casanova gak jelas. Tapi yang sudah menduda duluan adalah Melviano dari semuanya hanya Melviano yang sudah menikah, para sahabatnya masih berah dengan kesendiriannya tapi mereka selalu mencari kesenangan dengan menikmati ranjang bersama partners one night stand mereka.
__ADS_1
"Hey bro, kusut amat tu muka. Apa perlu saya carikan pasangan buat loh seneng" tanya Rio, sahabat Melviano yang paling mempunyai otak kotor dari mereka semua.
"Gak ada partner ranjang untuk kali ini, karena gue mau pulang ke rumah orang tua gue" jawab Melviano.
"Tumben banget loh pulang ke sana, gak biasanya. Ada masalah apa loh" tanya bima, kali ini sahabat yang paling baik, selalu kasih nasehat untuk Melviano supaya berubah lebih baik semenjak di tinggalkan istrinya.
"Anak gue belum ada yang mau maafin gue, di tambah permintaan mereka yang sulit banget gue turutin, mereka mintanya sulit banget" jawab Melviano.
"Emang apa yang di minta sama kedua anak Lo, gak biasanya mereka menuntut kemaun dan Elo nurutin" tanya Bima kembali.
"Mereka minta mami atau bunda sama gue dan orangnya itu harus sesuai dengan yang mereka maksud, sedangkan gue gak tau bentuk badan dan mukanya seperti apa" terang Melviano.
"Maksud Lo bunda mami, gimana itu Elo mau nikah lagi, wah selamat ya bro. Lo gak pernah gandeng cewek bener tau tau nikah aja" seru Rio si gesrek.
"Orang belum selesai bicara main potong yang gak bener lagi. Bukan gitu maksud Gue, kemarin anak anak Gue itu keluar ke Mall deket sama rumah Bokap Gue, terus mereka ke supermarket yang ada di dalamnya, lah disana si dara nemuin bunda atau mami yang dimaksudkan oleh mereka, tapi Gue gak tau siapa yang mereka maksud" terang Melviano.
__ADS_1
-bersambung ............
jangan lupa selalu kasih supportnya