
"Bukan sayang, tante bukan mami kamu".
"Enggak, potoknya ini mami atu". Sambil mengeratkan pelukannya yang ada di leher Lova. Anak tersebut sudah mulai berkaca-kaca karena Lova yang tidak mau dibilang sebagai maminya.
Ya, anak kecil itu adalah anak dari Melviano sang tuan muda angkuh, anak kedua dari Melviano yang namanya Andara Cristy Felicia Aviero atau yang biasa di panggil dengan nama dara dan anak pertama yang namanya Amanda Beverly Aviero atau yang dipanggil dengan nama Verly.
"Ok, oke sayang ini mami, sekarang ayo katakan tadi kesini sama siapa". Ia akhirnya membiarkan Dara untuk memanggilnya dengan sebutan mami daripada ia dilihatin orang banyak dan dikatakan tidak mau mengakuinya. Ditambah lagi sang anak tersebut sudah mau mulai menangis, dan ia merasa tak tega.
"Atu tadi tama bibi, tapi cekalang atu binun dimana meleka" kata dara
"Bingung kenapa saya" tanya Lova
"Binun, temana pelginya bibi dan tatak ku" kata dara.
__ADS_1
"oh, kamu bersama kakakmu juga sayang, ya sudah ayo kita cari mereka" seru Lova
Sepanjang jalan mereka ngobrol sambil mencari-cari dimana keberadaan bibi dan kakaknya dari anak itu.
Sedangkan di tempat yang sama bibi dan kakaknya mulau kebingungan untuk mencari keberadaan si dara.
Ditengah kebingungan sang kakak dan bibinya. Dara malah tersenyum ceria di dalam gendongan Lova. Baru kali ini dara merasakan kebahagiaan di gendongan seorang maminya. Mami-mamian dan bukan maminya yang sesungguhnya. Karena hanya ia yang tak pernah merasakan kasih sayang dari maminya pasca ia dilahirkan.
"Ya sudah sayang, sambil mami cari kebutuhan untuk mami ya selagi masih sempat untuk mencari-cari, karena mami nanti mau kerja" kata Lova
Dari kejauhan tampak sang bibi seperti melihat anak sang majika yang ada di gendongan seorang wanita muda. Sebelum ia menyusul sang nona mudanya ia memfotokan dulu, diadegan yang sedang ia lihat. Dalam tatapannya ia berkata sendiri "sudah dua tahun aku merawatmu nona, tapi baru kali ini aku melihatmu tersenyum dan tertawa seceria ini. Apa kamu merindukan mamamu nona muda" monolog sang bibi.
"bibi kok berhenti sih, ayo cari lagi adek kemana perginya" ajak verly
__ADS_1
"itu nona muda, non dara lagi di gendong sama tante itu" kata sang bibi sambil menunjuk ke arah Lova yang tengah menggendong dara.
Akhirnya mereka berdua menyusul ke arah Lova dan Dara, setelah melihat keberadaan sang sang anak kecil yang tengah mereka cari-cari.
"Ya Allah, Dara kamu kemana saja dari tadi kakak dan bibi cari-cari tapi kamu engga ketemu-ketemu" seru Verly
"atu dali tadi, tama mami. Ya tak mami" jawab dara dengan di selingingi pertanyaan pada Lova.
Lova merasa tidak enak dengan anak kecil dan juga bibi dari anak kecil tersebut. Karena dara memanggilnya dengan sebutan mami dihadapan mereka berdua. Lova hanya tersenyum kaku dan mengangguk saja.
"ya sudah, kan sudah ketemu. Ini bu daranya, saya minta maaf karena ia memanggil saya dengan sebutan mami, saya tidak bisa menolaknya karena ia mau menangis dan di lihatin banyak orang karena saya dikira menelantarkan anak" kata Lova.
"Ia mbak tidak papa, saya juga terima kasih karena sudah menemukan non dara" jawab bibi Tri.
__ADS_1
"kalau ini namanya siapa sayang, maaf ya tadi kebingungan nyariin adeknya" tanya Lova.
"enggak papa kok mami, yang penting adek sudah bersama kami lagi" jawab beverly