My Mami Dealova

My Mami Dealova
Jaga Malam


__ADS_3

Dalam pandangan Melviano yang tetap mengarah ke Dealova dan Dara, ia tak pernah berkedip. Ia suka cara Dealova memperlakukan anaknya yang dengan lembut, karena ia beranggapan biasanya seorang gadis atau wanita lajang, mungkin akan merasakan risih jika di dekati dengan anak kecil yang tidak di kenal. Namun berbeda dengan cara pandang Melviano terhadap Dealova karena ia melihat dengan jelas jika cara Dealova memperlakukan dara begitu lembut bahkan dengan anaknya yang satunya, kata Asisten Daffa kemarin mengatakan jika nona muda Beverly begitu nempel dengan Dealova.


Kembali ke arah dara dan Dealova, yang dimana Dealova sudah menyuapi dara makan dan membantu untuk meminum obat, bahkan Dealova juga dengan telaten meracik obat yang berupa tablet, karena dara tak bisa meminum obat yang utuh ia dengan telaten menggerus obat tersebut. Sekarang ia saat nya ijin untuk melakukan visit ke pasien yang ia tangani, tapi dia terus melihat dara, dan begumam dalam hati.


"apa anak ini nanti tidak nangis kalau aku tinggalkan untuk visit ke setiap pasien pasien aku. Tadi saja sudah mogok makan, tapi kalau aku enggak ijin gimana dengan pasien aku. Kan gak mungkin aku terlantar mereka semua juga kan butuh sembuh" gumam Dealova dalam hati, ia mencoba sedikit mungkin saja dara memberikan ijin, tapi mungkin dengan syarat yang dara minta pula.


"saya dara kan sudah makan sudah minum obat, habis ini dara ganti baju, tapi setelah ganti baju boleh apa enggak mommy keluar sebentar" tawar Dealova.


"kemana mommy. Gak boleh mommy, mommy gak boleh kemana mana pokoknya" jawab dara dengan mata yang mau berair lagi.


"kan mommy juga harua kerja sayang, mommy harus merawat pasien lain juga yang seperti mommy ini. Janji nanti mommy ke sini lagi kok" tutur Dealova lagi.

__ADS_1


"lama gak mommy, kalau lama enggak boleh. Papa, mommy mau pergi jangan bolehkan mommy pergi ya pa" rengek dara ke papa nya supaya mendukung untuk Dealova tidak pergi dari kamar dara.


Melviano mencoba mendekat untuk menenangkan buah hatinya agar tidak menangis lagi, ia begitu kasihan melihat anaknya yang terus terusan menangis dari kemarin.


"sudah sayang masak anak papa menangis terus. Mommy juga kan butuh bekerka sayang, kan mommy nanti juga kesini lagi. Coba tanyakan ke mommy pasti nanti ke sini lagi. Lagian kan mommy juga bekerja di rumah sakit ini sayang" kata Melviano yang coba tenang kan dara.


Dalam pandangan Dealova ketika Melviano yang mengatakan kata mommy, ada desiran aneh dalam tubuhnya seperti ada gejolak batin yang tertahan dan tersentuh. Tapi segera ia tepis karena ia begitu jengkel dan malas melihat sosok Melviano. Karena ia marah ketika, pada saat Melviano visit untuk kunjungan ke rumah sakit tapi Dealova tidak menyambutnya, sehingga membuat Melviano merasa di tidak di hargai sebagai pemilik rumah sakit. Itu yang membuat seorang Dealova marah juga, karena hal itu pula ia dapat teguran dari HRD rumah sakit untuk tidak sampai di kasih SP1 namun ia mendapatkan skorsing selama 3 hari kerja.


"tidak bisa begitu dong sayang, bagaimana pun mommy harus bertanggung jawab dengan pekerjaannya. Kan pasien mommy bergantung kepada mommy untuk kesembuhan mereka lewat tangan mommy sayang" bujuk Melviano lagi.


Dealova yang tidak tega ia coba mendekati dara.

__ADS_1


"dara minta apa dari mommy biar mommy bisa kembali lagi, coba dara katakan sayang. Mau masakan dari mommy, mau mommy suapin atau mau mommy jaga nanti malam sayang" tawar Dealova.


"aku mau handphone mommy dan nanti malam mommy jaga dara, mommy mau kan jaga dara" kata dara dengan nada memohon.


Bagaimana kok handphone malahan yang diminta, tapi dia gak ada pilihan lain selain memberikan handphone nya.


"baik lah sayang, ini handphone milik mommy, mau di buat apa sih sayang handphone nya" tanya sang mommy Dealova.


"buat main dan buat foto foto juga, biar mommy punya foto dara. Masa mommy gak punya foto anak sendiri sih mom" kata dara.


Dara yang memiliki sifat lebih ceriwis jika di bandingkan dengan sang kakak Beverly jadi jangan kaget kalau ia selalu ada saja jawaban yang membuat Dealova bingung mau ngomong apa lagi dan bantah omongan dara bagaimana lagi.

__ADS_1


__ADS_2