My Mami Dealova

My Mami Dealova
Perhatian Melviano


__ADS_3

Bryan sebenarnya sangat mencintai Dealova, tapi ketika itu, ketika ibunya menghina dan mencaci maki segala bentuk penghinaan dan cacian, tidak ada satu kalipun bantahan yang keluar dari mulut Bryan untuk membantu Dealova. Sejak saat itu Dealova bertekad untuk pergi dari kehidupan Bryan untuk selamanya dan melupakan Bryan. Menganggap jika Bryan tidak pernah hadir dalam kehidupannya.


#########################


Setelah pertemuan dengan mantan kekasihnya yang membuat luka itu hadir. Dealova kembali memutar memory yang ada dalam ingatan nya, bagaimana rasa kecewa yang di alami, rasa sakit yang di torehkan dari keluarga sang mantan kekasih hanya karena perbedaan kasta, ia di hina kan seperti seseorang yang tak berharga.


"setidaknya unek-unek yang ada dalam hati dan pikiran ku sudah aku keluar kan semua, sakit hati yang aku rasakan setidaknya berkurang setelah mengungkapkan semuanya" monolog Dealova sendirian setelah pertemuan tadi.


Kembali ke rumah sakit dimana keluarga besar dari Melviano ada, Melviano terus memandangi anaknya yang tertidur setelah di tenangkan oleh mami yang di anggap anak nya tadi. Melviano masih penasaran dengan seseorang yang di maksudkan oleh anaknya. Ia memikirkan nanti nya ketika anaknya bangun dan anaknya mencari mami yang di maksud anaknya.


"Daf, apa nanti mami yang di maksud dengan Dara akan kembali untuk menunggu Dara, karena takutnya ketika Dara bangun ia akan mencari mami yang di maksud" tanya Melviano ke asisten Daffa.

__ADS_1


"sepertinya tidak tuan, tadi soalnya cuma berpamitan saja dan Nyonya Besar tidak meminta Nona Dealova untuk kembali. Jika nantinya nona Dara mencari maka nanti saya akan cari dokter arini atau dokter Budiman untuk mendatangkan dokter Dealova" Saran asisten Daffa untuk segala kemungkinan pada waktu nona nya rewel dan ingin ketika mami nya.


"apa nanti tidak mengganggu dokter tadi, bukannya hari ini dia harusnya off tidak bekerja, takutnya ia lagi quality time dengan keluarganya" ucap Melviano ragu.


"setidaknya kita coba tuan muda, nanti gimana hasilnya kita mencari opsi, atau biar nona Dara yang merayu untuk datang karena menurut yang saya lihat tadi, dokter Dealova sepertinya sayang ke nona kecil, karena ketika nona kecil menangis, dokter Dealova matanya seperti pilu dan merasakan sakitnya hati yang dialami oleh nona kecil karena kangen dengan mami yang di maksud" ucap Daffa ceritakan kejadian waktu pertemuan antara mami Dealova dan Dara.


Ke esokan harinya masih suasana pagi hari dan Dara yang masih terlelap setelah pertemuannya dengan Dealova, ia tertidur dengan nyenyak setelah menangis lumayan lama.


"oke, kamu tunggu anak saya dulu, soalnya mama papa saya belum datang" kata tuan Melviano.


"iya tuan silahkan" jawab asisten daffa.

__ADS_1


Setelah bersih-bersih selama 15 menit di kamar mandi sang tuan muda keluar dari kamar mandi dan menanyakan masalah pekerjaan nya, apakah ada masalah serius yang perlu di datangi atau tidak.


"oh ya daf, apa ada pekerjaan penting di perusahaan yang mengharuskan saya untuk datang langsung ke perusahaan, jika tidak ada maka saya stay di rumah sakit saja" tanya tuan muda Melviano


"siap tuan, untuk hari ini tidak ada kegiatan yang penting. Sebenarnya ada meeting dengan semua jajaran manager di perusahaan tuan. Tapi bisa di reschedule, kalau begitu saya mohon izin untuk kembali ke perusahaan untuk menggantikan dan menginformasikan ke jajaran manager untuk di batalkan meeting hari ini dan saya pamit undur diri untuk kembali ke kantor tuan muda" pamit asisten daffa


"oke baiklah, apa ada meeting yang harus saya datangi, jika tidak terlalu urgent kamu urus saja, atau sekretaris kamu suruh, saya hari ini ingin bersama anak ku saja, oh ya dan suruh sopir saya untuk jemput anak saya satunya, sudah kamu boleh keluar, saya ingin berdua dengan anak saya " perintah tuan muda Melviano.


"kalau boleh tahu tuan muda, bisa di reschedule hari apa. Supaya mereka bisa mempersiapkan segala sesuatu nya" tanya asisten daffa.


"dua hari lagi saja, nunggu dara lebih enakan untuk kondisinya" jawab Melviano.

__ADS_1


"siap tuan muda" jawab kembali asisten daffa.


__ADS_2