My Perfect Wife [KTH]

My Perfect Wife [KTH]
Rahasia Besar


__ADS_3

"Dia benar aku hanya pakaian tidurnya selama 2 tahun ini, setelah itu aku tidak berhak untuk di samping nya lagi"-ucap dilraba lalu menutup pintu berjalan menuju kamarnya menaiki anak tangga.


Diperjalanan tiba-tiba Taehyung dari arah belakang menutup bibir dilraba dengan kedua tangannya dan menarik tangan dilraba memasuki kamarnya


"Hei apa yang kau lakukan, kenapa kau membawa ku ke kamar mu dengan cara seperti ini, jangan macam-macam"-ucap dilraba


"Suttttt, tenang lah, kenapa kau bawel sekali, aku ingin bilang kalau sementara kau tak usah tidur di kamar mu dulu"


"Kenapa aku tidak boleh tidur di kamar ku?"


"Sementara kamar mu di di tiduri oleh Cherry, kau bisa tidur di kamar ku agar Cherry tidak curiga dengan pernikahan kita"


"Apa?-ucap dilraba terkejut


"Kenapa? tenang lah kau tak perlu khawatir aku akan tidur di sofa sebelah sana"-ucap Taehyung sambil menunjuk sofa yang ada di kamarnya


"Kenapa kau membawa wanita itu ke sini?"


"Hei ini rumah ku terserah ku ingin melakukan apapun, dilraba ingat status mu, aku benci wanita yang mengatur ku"-ucap Taehyung lalu berjalan keluar kamarnya


"Apa aku segitu tidak berharga Dimata nya, kenapa aku jadi merasa sedih seperti ini, dilraba sadar lah kau hanya wanita sementara nya"-ucap dilraba menahan air matanya.


___________


Pagi hari


Pukul 07.00 KST


Usai bangun dari tidurnya dilraba terkejut melihat Taehyung yang tidur di sampingnya dengan nyenyak lalu ia pun tersenyum.


"Aku juga tidak yakin laki-laki sepertinya bisa tidur nyenyak di sofa"-ucap dilraba tersenyum menatap Taehyung yang sedang tertidur pulas


"Badan ku sakit sekali, tapi aku harus memasak sarapan untuk nya pagi ini, huh lebih baik aku mandi saja agar segar"-ucap dilraba menuju kamar mandi.


_________


Usai mandi dilraba mengeringkan rambutnya lalu berjalan keluar kamar mandi dan terkejut melihat Taehyung yang sudah tidak ada di ranjang nya, "dia sudah bangun,kenapa langsung keluar?"-Ucap dilraba bingung, dilraba pun bergegas keluar kamar mencari Taehyung menuruni anak tangga, diperjalanan dilraba terkejut melihat Taehyung yang sedang sarapan di meja makan bersama Cherry, dilraba pun bergegas kembali menuju kamar Taehyung


"Aku tidak tau apakah aku harus menangis atau terdiam melihat suami ku bersama orang lain, tapi hatiku begitu sakit sekali, kenapa semua orang begitu kejam terhadap ku"-ucap dilraba sambil meneteskan air matanya


#cekrek


seketika seseorang memasuki kamarnya dilraba pun langsung menghapus air matanya.


"Apa kau tidak ingin sarapan?"-ucap Taehyung kepada dilraba


"Tidak aku akan makan di luar nanti, maaf aku kesiangan jadi tidak membuatkan mu sarapan"


"Tak apa, Cherry sudah membuatkan ku sarapan"-ucap Taehyung membuat dilraba terdiam


"Ya tuhan Kenapa rasanya sakit sekali perasaan ku"-ucap suara hati dilraba


"Kau ingin pergi kemana sepagi ini?"


"Aku ingin mengunjungi rumah sakit"


"kau sakit? kenapa kau tidak bilang dengan ku?"-ucap Taehyung menghampiri dilraba lalu duduk di sampingnya memegang kening dilraba dengan kedua tangannya


"Tak perlu khawatir, aku tak apa-apa dan ini juga bukan urusanmu"-ucap dilraba menyingkirkan tangan Taehyung dari keningnya


"Kau istriku, kenapa kau begitu selalu tidak patuh?"-ucap Taehyung membuat dilraba terkejut


"Taehyung sejak kapan kau menganggap aku istri mu? Aku benar-benar tidak mengerti sama jalan pikiran mu"-ucap dilraba emosi


"Apa maksudnya mu?"-ucap Taehyung


"Lupakan lah kau tidak akan pernah mengerti, mandilah cepat kau akan telat ke kantor nanti, aku akan menyiapkan pakaian mu"-ucap dilraba lalu berjalan menuju lemari pakaian


"Apa yang dia maksut? wanita memang sulit sekali dimengerti"-ucap Taehyung berjalan menuju kamar mandi


__________

__ADS_1


"Baiklah aku berangkat ke kantor dulu, apa kau benar-benar ingin ke rumah sakit sendiri?-ucap Taehyung kepada dilraba


"Ya aku akan pergi sendiri"


"Taehyung aku ikut dengan mu ke kantor"-ucap Cherry sambil berjalan menghampiri Taehyung


"Cherry lebih baik kau istirahat saja kondisi mu masih belum begitu pilih"


"Tapi aku ingin membantu mu di kantor"


"Baiklah,ayo naik"-ucap Taehyung kepada Cherry


"Apa mereka berdua sengaja ingin membuat ku kesal?-ucap suara hati dilraba


__________


Sesampai di perusahaan Kim Taehyung pun langsung berjalan memasuki ruangannya.


"Cherry, apa kau yakin ingin bekerja di perusahaan ku?"


"Aku yakin"


"Lalu bagaimana dengan nasib perusahaan halden?"-ucap Taehyung dengan tatapan dingin


"Perusahaan halden sudah bangkrut, Taehyung kau adalah satu-satunya orang yang bisa menolong ku"


"Cherry ini adalah awal tujuan mu kembali memcariku, membantu mu mendirikan lagi perusahaan Halden kau pikir aku bodoh, aku benar-benar sudah muak dengan mu"-ucap suara hati Taehyung


"Aku akan membantu mu"-ucap Taehyung sambil menatap tajam Cherry


"Benarkah?"


"Bekerjalah di sini dulu di bagian staf, aku akan membantu mu mengurus perusahaan halden"-ucap Taehyung membuat Cherry terkejut


"bagian staf? Taehyung kenapa kau menaruh ku di bagian staf, ini sama sekali tidak cocok untuk ku"


"Cherry ingat lah ini perusahaan ku bukan perusahaan Appa mu"


"Cherry jaga sikap mu, aku sudah mempunyai seorang istri, jika kau tak ingin di bagian staf kau boleh pergi dari sini"


"Kenapa Taehyung menjadi berani mengancam ku? Pasti gara-gara kehadiran wanita itu, lihatlah aku akan membuat pembalasan untuk nya"-ucap suara hati Cherry


"Silahkan kau menemui asisten ku"-ucap Taehyung kepada Cherry


"Ya"-ucap Cherry lalu berjalan keluar ruangan Taehyung


"Dia pikir dia bisa membodohi ku, aku sudah bukan Taehyung yang dulu seenaknya bisa dia bodohi dengan seribu cara liciknya"


____________


*Rumah sakit*


Sesampai di rumah sakit dilraba langsung menemui dokter Heldi


"Hei bukan kah kau istrinya Taehyung"


"Ya"


"Kenapa kau sendiri tidak bersama dengannya?"


"Dia sangatlah sibuk"


"Baiklah, apa keluhan mu? Kau sangat pucat sekali, berbaringlah aku akan periksa sebentar"-ucap dokter heldi


"Baik Dok"


________________


"Kemana dia sebenarnya kenapa sulit sekali di hubungi membuat orang khawatir, benar-benar sangat keras kepala. Rumah sakit mana yang ia datangi, apa aku menelpon heldi saja apa kemungkinan dia mengunjungi rumah sakit pribadi keluarga Kim, lebih baik aku mencoba menghubungi heldi"-ucap Taehyung sambil mengambil ponselnya yang terletak di atas meja kerja


Tiba-tiba seseorang mengetuk ruangan Taehyung

__ADS_1


*toktoktok*


"Permisi pak hari ini kita ada rapat perusahaan mendadak, dan akan di mulai 5 menit lagi"-ucap tamy


"Loh Kenapa kau yang memberitahu kemana si Jimin?"


"Pak Jimin lagi di ruangan staf mengantar Cherry pak"


"Baiklah"


"Lebih baik nanti saja menghubungi nya setelah aku selesai rapat"-ucap Taehyung lalu berjalan meninggalkan ruangannya diikuti oleh tamy


__________


Di rumah sakit dilraba masih menunggu hasil tes dokter heldi


"Bagaimana dok? Sebenarnya saya sakit apa?


"Menurut hasil tes sih bukan penyakit, tapi nona sedang mengandung, usia kandungan nya dua Minggu"-ucap heldi kepada dilraba membuatnya terkejut


"Aku hamil? Dia pasti memarahi ku jika dia tau kalau aku mengandung anak nya, aku tidak ingin nyawa anak ku terancam, bagaimana pun anak ini tidak bersalah"-ucap suara hati dilraba


"Selamat nona atas kehamilanya"-ucap heldi


"Terimakasih dok, saya mau minta tolong dokter heldi untuk merahasiakan kehamilan saya dari keluarga Kim"


"Loh kenapa? Bukannya ini kabar gembira"


"Saya hanya ingin memberikan kejutan untuk mereka"


"Ide yang bagus, baiklah saya akan merahasiakan nya"


"Terimakasih dokter"


"Jangan lupa untuk menjaga kesehatan kehamilan muda sangat rentan sekali"


"Baik Dok"


________


satu jam kemudian Taehyung selesai menghadiri rapat ia pun bergegas langsung mengambil ponselnya menghubungkan dokter heldi.


*tuuuuuuutuuuut*


"**hallo?ada apa tuan muda Kim?"


"aku ingin menanyakan apakah ia pergi ke rumah sakit pagi tadi?"


"maksut mu istrimu?"


"iya, dia pergi mengunjungi rumah sakit tapi ia tidak memberitahu ku ke rumah sakit mana yang ia kunjungi"


"bagaimana pun caranya aku sudah berjanji untuk merahasiakan kehamilan nya, tapi jika Taehyung tau aku berbohong padanya, profesi ku akan terancam, aku benar-benar bingung"-ucap suara hati dokter Heldi


"hei kenapa kau membisu tiba-tiba?"


"Hem aku tidak melihat istrimu padahal aku sedang bertugas pagi"


"apa kau yakin?"


"ya Tuhan jika ia tau aku membohongi nya bagaimana ini, tapi kan nanti ia akan tau sendiri dari istrinya,posisi ku akan tetap aman"-ucap suara hati dokter heldi


"ya aku yakin,aku tidak melihat nya"


"baiklah"-ucap Taehyung langsung mengakhiri panggilan.


sudahlah kenapa aku harus peduli padanya ia saja tidak peduli dengan ku.


**TBC


jangan lupa tinggalkan jejak kalian melalui LIKE VOTE dan COMENT guys dan jangan lupa untuk follow akun ini 🙏😊

__ADS_1


thanks❤️**


__ADS_2