![My Perfect Wife [KTH]](https://asset.asean.biz.id/my-perfect-wife--kth-.webp)
"Sayang dia sangat mirip sekali dengan ku, seperti versi ku kecil"-ucap Taehyung membuat dilraba tersenyum bahagia
"Iya dia sangat mirip sekali dengan mu"
"Sayang aku sudah menyiapkan nama untuknya."
"Benarkah, kau ingin berinama siapa?"
"KIM TAE'OH bagaimana menurut mu?"
"Nama yang bagus, aku menyukainya"
"Syukurlah. Sayang maafkan aku yah karena sudah membuat mu merasakan kesakitan seperti ini, aku tidak akan meminta anak lagi pada mu"
"Apa kau yakin?"-ucap dilraba tersenyum
"Iya, Tetapi entah lah, aku bisa berjanji atau tidak. maafkan aku sayang"-ucap taehyung membuat dilraba terkekeh
"Sayang kenapa tertawa, apakah sudah tidak sakit lagi?"
"Tidak, ada kau di samping ku bagaimana berani rasa sakit itu terus muncul"-ucap dilraba membuat Taehyung tersenyum bahagia.
____________
Pagi hari
Pukul 08.00
(Rumah sakit)
"Lihat lah pa, tampan sekali cucu kita, sangat mirip dengan Taehyung kecil"-ucap nyonya Kim kepada tuan kim
"Iya benar ma, appa jadi ingat waktu Taehyung kecil, benar-benar sangat mirip sekali"
_____________
"Taehyung aku benar-benar masih tidak menyangka sudah menjadi seorang eomma sekarang."
"Aku juga masih belum menyangka ternyata aku sudah menjadi seorang appa dan aku sangat bersyukur sekali mempunyai seorang istri yang sangat sempurna seperti mu, terimakasih sayang sudah melahirkan anak yang sangat lucu dan Tampan seperti Tae'oh"-ucap Taehyung membuat dilraba terdiam seketika
"astaga aku lupa, bagaimana bisa aku melupakan hal ini. pernyataan bahwa aku dan taehyung sudah tidak ada hubungan apapun lagi"-ucap suara hati dilraba gelisah
"Sayang ada apa, kenapa kau gelisah seperti itu?"
"Aku merasa ada sesuatu yang kau dan aku lupakan"
"Benarkah? Apa sayang?"
"Taehyung kita kan sudah berpisah, bagaimana bisa kita masih seperti ini."-ucap dilraba membuat Taehyung terkekeh
"Kenapa tertawa, aku sedang tidak bercanda"
"Sayang apa kau tidak tau bahwa perceraian tidak bisa dilakukan sepihak saja"
"Maksud mu?"
"Sayang, aku belum menandatangani surat perceraian yang kau berikan, sampai detik ini kau adalah istri ku, sudah ku katakan tidak ada yang bisa merubah semua itu"-ucap Taehyung membuat dilraba terkejut
Tiba-tiba seseorang datang hendak menghampiri mereka membuka pintu, membuat Taehyung dan dilraba terkejut
"Dilraba terimakasih sudah memberikan eomma cucu yang sangat tampan sekali"-ucap nyonya Kim sambil menggendong tae'oh
"Eomma kenapa hanya berterimakasih pada nya?"-ucap Taehyung
"Tentu saja, beritahu eomma kenapa eomma harus berterimakasih pada mu juga Taehyung?"-ucap nyonya kim
"eomma tidak bisa seperti itu, taehyung berusaha keras juga dengan bermain tampan di ranjang bersamanya"-ucap Taehyung meledek, seketika tamparan dilraba mengenai bahunya
#aduhhhh
__ADS_1
"Kau ini, memalukan sekali berbicara seperti itu pada eomma"
"Sayang ini kenyataan, bukannya tidak adil eomma hanya berterimakasih pada mu saja"-ucap Taehyung membuat nyonya Kim tersenyum
"Taehyung sudah jangan meledek istri mu"
"Dilraba,Taehyung eomma akan pulang dulu karena Taeyeon akan kembali ke Inggris besok, Taehyung jaga istri mu dan cucu eomma dengan baik, eomma lihat kau seperti orang yang sehat-sehat saja padahal kau kemarin sudah tertidur selama berbulan-bulan. Kau ini seperti superhero."
"Eomma memang kenyataannya seperti itu, seharusnya eomma berterimakasih juga pada Taehyung"
"Eomma tidak mau, ini memang sudah menjadi kewajiban seorang laki-laki harus kuat dan tangguh"
"Taehyung, dilraba jangan lupa jaga kesehatan kalian semua, eomma sudah menyuruh supir untuk mengantarkan kalian kembali besok"
"Ya sudah, baiklah eomma, titip salam kami kepada Taeyeon"-ucap Taehyung
"Eomma hati-hati"-ucap dilraba
"Iya sayang, jaga tae'oh dengan baik ya"
"cucu eomma yang tampan eomma kembali dulu ya, besok eomma akan kembali berkunjung lagi menggendong mu ya, bye sayang"-ucap nyonya Kim lalu meninggalkan ruang inap dilraba
beberapa menit kemudian vinie pun datang memasuki ruang inap dilraba
"Kakak"-ucap dilraba
"Dilraba, aku senang kau melahirkan dengan selamat"
"Terimakasih kakak"
"Kau sudah menyiapkan nama untuk baby boy mu?"
"Sudah, Taehyung memberinya nama KIM TAE'OH"
"Nama yang sangat bagus, semoga ketika besar nanti kau memiliki sifat seperti eomma mu ya"-ucap vinie
"Terimakasih kakak"
"Vinie sebaiknya kau kembali ke Jepang untuk membereskan perusahaan imperal colage"-ucap Taehyung
"Taehyung, apa tidak bisa kakak tetap di sini saja meneruskan perusahaan appa di sini, aku khawatir kakak sendirian di sana"
"Tidak bisa sayang, vinie harus membereskan perusahaanya dulu di sana"
"Vinie aku minta maaf karena tidak bisa membantu mu banyak"-ucap Taehyung kepada vinie
"Tidak apa, kau sudah sangat banyak sekali membantu ku, terimakasih"
"Tidak perlu sungkan, kau adalah kakak dari istri ku tentu saja aku akan membantu mu"
"Baiklah, dilraba aku pamit dulu, aku berjanji setelah aku selesai membereskan perusahaan appa, aku akan kembali ke Gangnam"
"Baiklah kak, kau hati-hati, terus lah mengabari, jika ada apa-apa kau harus memberitahu aku"
"jaga dirimu baik-baik kak"-ucap dilraba
"Iya dilraba kau juga ya, Taehyung aku titip adik ku"-ucap vinie lalu bergegas meninggalkan ruangan inap dilraba
"baiklah, apa kau perlu supir untuk mengantarkan mu ke bandara?"
"tidak perlu, aku akan menaiki taksi saja"
"baiklah"
vinie pun dengan berat hati pergi meninggalkan ruangan inap dilraba.
\\\\
__ADS_1
Keesokan harinya dilraba dan taehyung pun kembali ke kediaman mereka.
"Sayang kau dan tae'oh istirahat saja, beritahu bibi Seon jika kau ingin apa-apa, maaf sayang aku tidak bisa menemani mu, hari ini aku akan pergi ke kantor"
"Sayang kau juga harus istirahat, kau lupa bahwa kau juga baru saja pulih"
"Aku meninggalkan kantor terlalu lama, bagaimana jimin bisa menghandelnya sendiri sayang, aku khawatir pekerjaan ku menjadi berantakan"
"Kau lebih mementingkan perusahaan dari pada kesehatan mu?"
"Baiklah sayang, aku akan menemani mu dan tae'oh istirahat"-ucap Taehyung menaiki ranjangnya
"Tidurlah"-ucap taehyung mengelus rambut panjang dilraba
"Taehyung, aku benar-benar masih tidak bisa melupakan waktu kau tertidur di ruang HCU selama berbulan-bulan, aku tidak bisa membayangkan jika kau pergi meninggalkan ku" -ucap dilraba
"Sayang, tubuh ku memang tertidur tetapi pikiran ku tidak, kau tau apa yang aku impikan dari tidur panjang ku?"
"Apa?"
"Aku tidak bisa terus melihat mu setiap hari bersedih dan menangis karena aku, mungkin jika kamu tidak ada di dalam kehidupan ku, aku sudah mati"
"Kenapa kau berbicara seperti itu, karena aku kau menjadi terluka, jika aku tidak ada di dalam kehidupan mu, kau akan hidup dengan tenang, ini semua salah ku"-ucap dilraba
"Sayang dengarkan aku, tidak ada yang mengetahui kedepannya kita seperti apa nanti, aku dan kamu bertemu itu sebuah takdir, jika kau terus menyalahkan diri mu, kau sama saja menyalahkan takdir"
"Aku tidak ingin melihat istriku terus menyalahkan dirinya sendiri, bagaimana pun nantinya kita hadapi bersama ya sayang"
"Orang bilang tidak ada kehidupan yang tidak memiliki ujian, semua nya pun pasti mempunyai ujian, apa kau mengerti?"-ucap Taehyung sambil mengelus rambut dilraba
"Sejak kapan kau yang sangat dingin dan cuek bisa mengetahui semua hal seperti itu"-ucap dilraba
"Semenjak aku mencintai seseorang, dan aku ingin selalu bersama dengan nya"-ucap Taehyung membuat dilraba terkejut
"Siapa orang itu, apa aku pernah melihatnya?"-ucap dilraba sinis
"Kamu pernah melihatnya sayang"
"Dimana? Aku lupa, apa aku bisa melihatnya lagi?"
"Tidak bisa sayang"
"Kenapa? Karena aku sudah mengetahui wanita yang kau cintai dan kau takut aku akan memarahi wanita itu?"
"bukan sayang, masalahnya adalah Kau tidak akan pernah bisa melihat orang itu sayang terkecuali kamu bercermin"-ucap taehyung membuat dilraba tersenyum kesal
"Kau selalu saja membuat ku sebal"-ucap dilraba membuat Taehyung terkekeh
"Kau berfikir aku mempunyai wanita lain selain dirimu?"
"Tentu saja, wanita mana yang tidak menyukai mu"
"Apa itu termasuk kau juga?"
"Tidak"-ucap dilraba dengan wajah datar
"Sayang aku tidak akan selingkuh terkecuali tuhan menciptakan dirimu lebih dari satu"
"Jika itu terjadi apa benar kau tetap akan selingkuh?"-ucap dilraba meledek
"Iya sayang"
"menyebalkan"
"Sayang aku tidak akan pernah merelakan kamu ataupun kembaran mu di miliki oleh orang lain, kamu satu saja menjadi pusat perhatian laki-laki, bagaimana jika kamu banyak? laki-laki akan berlomba-lomba memperebutkan mu, tetapi syukurlah tidak seperti itu, aku beruntung bertemu dengan mu lebih awal, walaupun pertemuan kita sangat singkat sekali, tetapi menurut ku bertemu dengan mu adalah takdir terindah yang Tuhan berikan."
Dilraba tersenyum bahagia melihat Taehyung kembali di sisinya. dilraba berfikir tuhan bukanya tidak adil kepadanya, hanya saja tuhan ingin melihat dulu seberapa besar perjuanganya menjalankan cobaan yang diberikan olehnya. Setiap perbuatan buruk akan berdampak hal buruk dan setiap perbuatan baik akan berbuah manis, apa yang kamu tanam itu yang akan kamu tuai.
**to be continued.
__ADS_1
dukung author untuk tetap terus update melalui LIKE dan VOTMEN kalian:)
thanks**.