My Perfect Wife [KTH]

My Perfect Wife [KTH]
Tidak terima!


__ADS_3

Tamy masih terdiam dan bingung menjelaskan tentang desainya


"Tamy jika kau masih bersih keras tidak ingin jujur, silahkan terima konsekuensinya, buat surat pengunduran diri dari perusahaan saya"-ucap taehyung dengan tegas


"Tunggu pak, saya akan menjelaskan semuanya, sebelumnya maafkan saya karena telah berbohong kepada pak direktur, sebenarnya desain itu teman saya yang buatkan, saya tidak tau jika ia meniru desain orang lain, saya hanya meminta tolong padanya pak, karena saya tidak begitu memahaninya"


"Jadi tamy dan Dilraba berteman, ada kemungkinan berarti Tamy mengetahui semua tentang dilraba, seperti nya saya akan menggunakan tamy untuk mencari tau tentang latar belakang nya"-ucap suara hati Taehyung


Seketika ponsel Taehyung berdering notifikasi panggilan masuk, Taehyung pun langsung mengangkat nya


#drrrrrtttttttttt


"*Hallo, ada apa kau menelpon ku, jika kau ingin menanyakan hal yang tak penting, aku sedang sibuk


"Aku tidak akan menanyakan hal apapun, tapi aku ingin memberitahumu bahwa istrimu kecelakaan dan sekarang berada di ruang IGD"


"Apa? Heldi aku tak suka di bercandai"


"Hei kau pikir aku bercanda, jika kau tidak percaya datang lah ke rumah sakit secepatnya karena istri mu mengalami pendarahan"-ucap heldi membuat Taehyung terkejut


"Heldi Jangan tinggalkan istriku sendiri kau tunggu lah, aku segera kesana"-ucap taehyung langsung mengakhiri panggilan*


"Apa yang terjadi pak?"-ucap tamy


"Tamy istri saya mengalami kecelakaan, saya akan segera ke rumah sakit"


"Saya turut bersedih pak, lalu bagaimana mengenai desainnya pak"


"Lupakan dulu nanti saya akan membahas nya lagi, sekarang saya harus segera pergi"-ucap Taehyung lalu pergi meninggalkan Tamy


"Baik pak"


"Kasihan sekali istrinya pak direktur"-ucap Tamy lalu pergi meninggalkan ruangan Taehyung


__________


Sesampai di parkiran rumah sakit Taehyung langsung berlari menuju ruang IGD


"Heldi apa yang terjadi? dan Bagaimana keadaan istriku?"


"Istri mu hampir saja nyawanya tidak tertolong tapi untunglah seorang laki-laki membawa nya dengan cepat, tetapi istrimu mengalami pendarahan yang berakibat janin yang ada dikandungannya tidak bisa diselamatkan"


"kandungan? Maksud mu istriku sedang mengandung?"


"Apa istri mu tidak memberitahu mu bahwa ia sedang hamil usia kandunganya kurang lebih 2 Minggu, kemarin itu dia datang kerumah sakit untuk mengecek kandungan nya, aku tidak memberitahu mu karena ia ingin membuat sebuah kejutan untuk mu"-ucap dokter heldi membuat Taehyung terdiam seketika


"kejutan? tapi dia tidak memberitahu apapun kepada ku, kenapa dia menutupi kehamilan nya,apa karena dia takut aku tidak akan menerima nya karena aku dan dia menikah diatas perjanjian, dilraba kau benar-benar wanita kejam bagaimana pun janin di kandungan mu itu tidak bersalah kenapa kau menutupi nya dari ku"-ucap suara hati Taehyung frustasi


"Heldi aku ingin menumuinya"


"Masuklah, aku sudah selesai mengeceknya"-ucap heldi membuat Taehyung langsung bergegas memasuki ruang IGD


___________


Didalam ruang IGD Taehyung menatap dilraba dengan tatapan tajam sambil menahan air matanya


"Dilraba bangun lah, aku ingin menanyakan sesuatu padamu, kenapa kau menutupi kehamilan mu? apa aku kurang baik jika menjadi seorang Appa untuk anak mu, kenapa kau tega sekali, jika aku tau kau sedang mengandung tak akan ku biarkan kau pergi berjalan keluar rumah sendirian, aku akan menyuruh semua pengawal ku untuk menjaga mu kemanapun kau pergi tak perduli kau akan mematuhi ku, mulai saat ini aku berjanji akan melindungi mu"


Tiba-tiba seseorang memasuki ruang IGD


"Taehyung apa yang terjadi? Kenapa istri mu bisa seperti ini?"


"Ma jangan tanya Taehyung, tanya saja dia, kenapa tidak memberitahu ku tentang kehamilan nya"-ucap taehyung dengan nada tinggi sambil menahan air matanya lalu berjalan keluar meninggalkan ruang IGD


"Taehyung kau mau kemana?"-ucap nyonya Kim

__ADS_1


"Sudahlah biarkan dia menenangkan pikirannya dulu, ia baru saja kehilangan janin yang ada di dalam kandungan istrinya"-ucap tuan kim


"Aku tidak tau meski menghadapi sikapnya bagaimana lagi, hanya dilraba yang bisa menghadapi nya"


"Maafkan Taehyung ya nak, gara-gara sikap dia yang tak perduli terhadap mu membuat mu menjadi seperti ini?"-ucap nyonya Kim sambil mengelus rambut dilraba


Seketika dilraba pun tersadar dan langsung membuka kedua matanya


"Ma, pa di mana aku?"


"Tak perlu khawatir sayang kau sedang di rumah sakit, tadi itu kau mengalami kecelakaan"


Dilraba mencoba mengingat kembali hal yang terjadi sebelum ia berada di rumah sakit


"Kepala ku sakit sekali"-ucap dilraba


"Kau tenanglah, Appa akan panggilkan dokter heldi"


"Kau tak usah banyak gerak dulu nak, tak perlu pikirkan hal apapun, kau harus fokus dengan kondisi mu dulu"-ucap nyonya Kim


"Ma kenapa aku merasa ada yang aneh dengan perutku, apa yang terjadi?"-ucap dilraba membuat nyonya Kim terdiam seketika


"ma sebenarnya apa yang sudah terjadi?"-ucap dilraba sambil menggenggam tangan nyonya Kim


"Dilraba kau mengalami pendarahan, berakibat janin yang ada di kandungan mu tidak bisa di selamatkan"-ucap nyonya Kim membuat dilraba syok mendengar nya


"janin ku tidak bisa diselamatkan?"


"Tenanglah nak, ini semua sudah menjadi takdir, kau harus lapang dada menerimanya yang penting kau selamat, suatu saat nanti kau bisa memiliki nya lagi"-ucap nyonya Kim memeluk dilraba menenangkanya


"Ini tidak mungkin!!! ini semua tidak adil untuk ku, Kenapa aku terus mengalami hal kehidupan yang tidak aku inginkan seperti ini, yang lain mungkin bisa aku terima, tetapi janin ku, dia tidak bersalah kenapa harus menjadi korban juga"-ucap dilraba menangis terisak di pelukan nyonya Kim


"Eomma sangat mengerti perasaan mu, tapi kau harus tetap tenang nak"


_____________


"Aku merasa seperti ada yang janggal dengan kecelakaan dilraba"-ucap taehyung lalu mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi seseorang


#tuuuuuttuuuuu


"*Hallo"


"Jimin coba kau lacak mengenai kejadian kecelakaan istriku, aku merasa ada yang janggal, aku mengira seseorang telah sengaja mencelakakan nya"


"Apa? istri mu kecelakaan?"


"Iya, cepatlah kerjakan tugas mu"


"Baiklah, jika sudah aku dapatkan aku akan mengirim ke email mu"


"Baik aku tunggu"-ucap taehyung langsung mengakhiri panggilan*


__________


dilraba masih sangat syok kehilangan janin yang ada dikandungannya disisi lain ia takut juga jika taehyung mengetahui nya bahwa ia telah menutupi kehamilan nya


"ma, apa Taehyung sudah mengetahui nya?"


"Dia sudah mengetahui nya nak"


"Lalu kenapa dia tidak ada di sini? apakah dia tidak ingin menemui ku?"


"tidak nak, Dia hanya sedang menenangkan pikirannya sebentar, dia sangat syok mendengar musibah yang menimpa dirimu sayang, nanti setelah ia tenang ia akan kembali menemui mu"


"Ya tuhan bagaimana aku menjelaskan semua ini kepada nya"

__ADS_1


"Tak usah dipikirkan nak, lebih baik kau fokus dengan kondisi kesehatan mu"


Tiba-tiba dokter heldi memasuki ruangan IGD


"Permisi nyonya saya akan periksa pasien dulu"


"Baiklah"-ucap nyonya Kim lalu meninggalkan ruangan IGD


____________


Taehyung kembali menuju ruang IGD karena ia sangat khawatir dengan kondisi istrinya


"Eomma"-ucap taehyung


"Dari mana saja kau? istrimu sedang sakit, dimana letak hati dan pikiran mu taehyung kau malah menghilang, saat ini istrimu sangat membutuhkan mu dia sangat frustasi karena kehilangan janin yang ada di kandungan nya, kau datang bukan untuk menenangkan nya malah membuat nya semakin tertekan"-ucap nyonya Kim membuat Taehyung terdiam


"Eomma benar seharusnya disaat seperti ini aku berada disampingnya bukan justru malah membuatnya semakin tertekan, aku benar-benar sudah egois mementingkan pemikiran ku sendiri"-ucap suara hati Taehyung


Tiba-tiba dokter heldi pun keluar dari ruang IGD


"Heldi bagaimana keadaan nya?"-ucap Taehyung


"Sudah pulih, besok sudah boleh pulang, tetapi ia masih sangat syok karena kehilangan janinnya, sebaiknya ketika di rumah jangan ungkit masalah janinnya nya takut nya kondisi nya menjadi tak terkendali"


"Baiklah"-ucap Taehyung


_________


Keesokan hari nya dilraba pun kembali ke kediaman Taehyung


"Kau istirahat lah, jangan banyak bergerak jika kau perlu sesuatu kau panggil aku"


"Tunggu, apa hari ini kau tidak pergi ke kantor?"


"Tidak, jika aku pergi siapa yang akan menjaga mu"-ucap Taehyung berjalan meninggalkan dilraba seketika tangannya Taehyung di tahan oleh dilraba


"Tunggu"


"Apa lagi?"


"ada satu hal yang ingin aku ingin bicarakan padamu"


"Katakan"


"Apa kau tau aku sudah kehilangan janin yang ada di dalam kandungan ku? Maafkan aku sebelum nya aku tidak memberitahu mu, dan aku juga tidak bisa menjaganya dengan baik"


"Dilraba sebaiknya kau berfikir lebih jauh kita hanya menikah di atas perjanjian,lebih baik kau tak perlu memikirkan hal seperti itu, yang sudah terjadi biarlah"-ucap Taehyung membuat dilraba terdiam


"Maafkan aku dilraba, berbicara seperti ini adalah jalan yang terbaik untuk kondisi mu yang saat ini, jujurlah aku juga benar-benar sangat terpukul dengan ini semua, aku berjanji kepada mu mulai saat ini aku akan melindungi mu" -ucap suara hati Taehyung sambil berjalan meninggalkan dilraba


"Semua dugaan ku benar jika anak ku lahir pun dia tak akan menginginkan nya, mungkin ini sebuah takdir jalan yang terbaik yang tuhan berikan, eomma benar aku harus menerima nya dengan lapang dada"-ucap dilraba


__________


Taehyung berjalan menuju ruang kerjanya, sesampai di ruang kerjanya Taehyung pun langsung melihat laptop nya


"Kenapa si Jimin belum mengirim email juga? apa dia belum mendapatkan informasi"


Tiba-tiba ponsel Taehyung berdering panggilan masuk dari seseorang


TBC


author ikut sedih, maaf guys ini memang sudah menjadi bagian dari takdir bahwa dilraba kehilangan janinnya,author tidak bisa berbuat apapa, mungkin akan ada hikmah dibalik semua ini😭


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian melalui LIKE VOTE dan COMENT guys😉

__ADS_1


thanks guys❤️


__ADS_2