![My Perfect Wife [KTH]](https://asset.asean.biz.id/my-perfect-wife--kth-.webp)
"Yeonji pernah menanyakan tentang kepribadian pak direktur yang ia sukai dan yang ia tidak sukai, aku berfikir positif tentang ini, tetapi setelah aku berfikir kembali ini sedikit ada yang aneh dengannya."
"Baiklah Jimin, terimakasih"
"Ya sama-sama nona muda, jika ada apapun jangan sungkan meminta bantuan ku."
"Baiklah."
"Aku harus mencari tahu apa yang telah terjadi diantara mereka."-batin Dilraba
______________
Kim group
Pukul 20.00
Taehyung berjalan keluar kantor dengan mobilnya, diperjalanan ia bertemu dengan seorang karyawannya yang tengah menunggu sesuatu di tepi jalan.
"Bukankah itu yeonji, sedang apa dia di sana, seharusnya ia sudah pulang lebih awal"-sontak taehyung menghampiri yeonji
Taehyung menekan klakson mobilnya membuat Yeonji terkejut.
"Yeonji sedang apa kau di sini?"-sontak Taehyung
"Ah, pak direktur!"-sontak Yeonji terkejut."
"Aku sedang menunggu taksi, tetapi sampai detik ini belum juga ada taksi yang melewati jalur ini."
"Kasihan sekali Yeonji, apa aku harus membantunya, tetapi jika istriku tahu ia akan semakin marah padaku."-batin Taehyung.
"Aku hanya membantunya, apa ia akan marah juga, semua ini membuat ku sangat pusing, entah lah kenapa istriku akhir-akhir ini menjadi sangat sensitif sekali."-batin Taehyung
"Pak direktur"-sontak Yeonji membuat Taehyung terkejut
"Ya!"
"Pak direktur apa yang sedang kau pikirkan?"
"Tidak, Yeonji sebaiknya kau naiklan ke mobil ku, wanita tidak baik pulang sendiri larut malam seperti ini."
"Pak direktur tetapi aku tidak mau merepotkan mu."
"Kau tidak merepotkan ku, cepat naiklah, kau ini kan karyawan ku, jika kau sedang kesulitan tak mungkin aku membiarkan nya begitu saja."
"Baiklah, terimakasih"-ucap Yeonji menaiki mobil Taehyung.
Taehyung pun langsung melajukan kembali mobilnya.
_______________
Kediaman Taehyung
Sudah larut malam tetapi ia belum juga kembali, kemana sebenarnya ia, aku ini sedang marah padanya, apa ia akan membiarkan ku begitu saja, seharusnya ia meminta maaf padaku, dia benar-benar suami yang menyebalkan."-ucap dilraba di ruang tamu rumahnya.
__ADS_1
_________________
Di dalam mobil Taehyung hanya terdiam fokus mengendarai mobilnya,
"Aku tak menyangka yang pak Jimin bilang itu memang benar, pak direktur sebenarnya adalah orang yang sangat baik, andai saja aku bertemu dengannya lebih awal, ia pasti sudah menjadi milik mu"-batin Yeonji sambil menatap Taehyung dengan penuh harapan.
"Yeonji kenapa kau terus menatap ku seperti itu?"-sontak Taehyung membuat Yeonji terkejut dan langsung mengalihkan pandangannya.
"Ah tidak! Pak direktur sepertinya aku melihat kau sedang ada masalah"
"Dari mana kau tahu itu?"
"Aku pikir raut wajah mu menunjukan itu semua, atau hanya perasaan ku saja"
"Perasaan wanita memang sangat peka sekali, bahkan Yeonji yang baru melihat ku saja sudah mengetahui apa yang sedang aku rasakan, aku akui para wanita memang sangat pandai dalam hal menebak."-batin Taehyung
"Pak direktur sudah lupakan saja, maaf jika aku sudah lancang."
"Yeonji kau memang benar aku sedang ada masalah dengan istriku akhir-akhir ini."
"Benarkah seperti itu? raut wajah memang tidak bisa di bohongi, jika pak direktur berkenan kau bisa menceritakan masalahmu padaku, barang kali aku bisa membantu mu, istrimu dan aku adalah seorang wanita, tentu saja kita saling mengerti."
"Yeonji benar, jika aku meminta bantuannya mungkin saja masalah aku dan istriku akan secepatnya selesai. Aku merindukan sekali tertidur nyenyak di pelukannya."-batin Taehyung
"Yeonji sebenarnya aku sangat kecewa sekali sewaktu istriku bertemu dengan mantan kekasihnya, entahlah rasanya aku benar-benar tidak bisa terima itu"-ucap Taehyung membuat Yeonji terkekeh
"Pak direktur itu berarti kau sangat mencintai istri mu, dan kau tidak bisa melihatnya bersama pria lain. Jika aku di posisi mu aku akan merasakan hal yang sama dengan mu, tentu saja rasanya itu sangat sakit."
"Benarkah? jika kau di posisi ku dan kau merasakan itu semua, lalu selanjutnya apa yang akan kau lakukan?"
"Tentu saja aku akan menghukum nya sedikit, dengan melakukan hal yang sama dengannya. Agar ia tahu bagaimana sakitnya melihat seseorang yang kita sayangi bersama dengan orang lain. Pak direktur jika istri mu meyayangi mu ia akan marah dan sangat kecewa jika melihat kau bersama wanita lain, dengan begitu ia akan menjaga sekali hal sebelumnya itu terjadi lagi."
"Pak direktur apa kau tidak melihat bagaimana raut wajah istrimu ketika aku membantu mu tadi?"
"Tidak, aku hanya melihat ia terus memarahi ku tanpa henti."
"Sudah jelas itu berarti istrimu sangat menyayangi mu."
"Yeonji apa yang harus aku lakukan agar istri ku tidak marah lagi dengan ku?"
"Pak direktur sepertinya kau sangat menyayangi istri mu, sampai kau takut sekali jika ia marah padamu."
"Istri dan anak ku lah Yang paling berharga untuk ku saat ini mana mungkin aku tidak menyayangi mereka."
"Beruntung sekali istrimu bisa memiliki suami yang begitu menyayangi nya."
"Istriku wanita yang sangat cuek tetapi entahlah itu yang membuat ku semakin mencintainya."
"Sepertinya pak direktur sangat menyayangi dan mencintai istrinya, aku tak boleh membiarkan itu terjadi terus terjadi."-batin Yeonji
"Pak direktur beri saja istrimu bunga, wanita akan sangat bahagia jika diberikan hal yang romantis."
"Baiklah, aku akan mencobanya."
"Pak direktur tetapi kau harus menjaga sikap mu jangan terlalu berlebih ingat istrmu akan mengulangi kesalahan yang sama karena ia berfikir kau sangat mencintai nya."
__ADS_1
"Lalu apa yang harus aku lakukan."
"Bersikaplah sedikit cuek Padanya dengan begitu ia sangat takut kehilanganmu dan tak akan pernah melakukan hal yang sama dengan sebelumnya karena merasa setelah kejadian itu sikap mu menjadi berubah padanya, ia akan terus memikirkan hal itu."
"Baiklah, terimakasih Yeonji kau sudah membantu ku."
"Ya pak direktur semoga saja hubungan kau dan istri mu segera membaik."
"Ya"
____________
Sebenarnya kemana ia, apa aku hubungi ponsel nya saja, tidak biasanya ia lembur tidak mengabariku"-sontak dilraba lalu membuka ponselnya untuk menghubungi seseorang
*Tuuttttuuuuut*
_____________
Ponsel Taehyung berdering notifikasi panggilan masuk dari seseorang ia pun segera mengangkatnya.
"Hallo"
"Kau di mana? Kenapa jam segini belum kembali juga, apa kau lembur?"
"Aku tidak lembur, sebenartar lagi aku kembali, sayang tunggu aku di rumah."
"Pak direktur kita sudah sampai"-sontak Yeonji
Suara Yeonji begitu terdengar jelas di telinga dilraba membuatnya tiba-tiba terkejut.
"Kenapa ada suara wanita? Taehyung jangan membohongi ku, apa yang sebenarnya terjadi? Kau sedang berada di mana?"
"Baiklah Yeonji"
"Pak direktur terimakasih, lain kali tak perlu repot-repot seperti ini."
"Apa? Yeonji? Kau sedang bersama Yeonji?"
"Sayang nanti aku jelaskan, aku akan secepatnya kembali ke rumah."-sontak Taehyung mengakhiri panggilan
____________
"Sebenarnya apa yang telah terjadi diantara mereka, kenapa Taehyung terus bersama dengan Yeonji?"
"Aku semakin yakin bahwa ada sesuatu yang terjadi, tetapi mereka menyembunyikan nya dariku. Mereka berdua benar-benar sudah keterlaluan."
"Jika ia ingin bersama dengan wanita lain kenapa ia tidak melepaskan ku, kenapa harus memakai cara seperti ini, apa ia tidak tahu bahwa semua ini begitu menyakiti perasaan ku."
Dilraba terus berargumen dengan dirinya sendiri, seketika air mata turun dengan deras membasahi pipi mungilnya.
"Apa kesedihan yang sudah berlalu akan datang kembali? Aku percaya tuhan maha adil, tetapi aku juga tidak bisa menentang apa yang ia sudah tadirkan dan gariskan untuk ku"-batin dilraba menderaskan tangisannya.
to be continued.
bab selanjutnya akan aku up secepatnya
__ADS_1
LIKE,VOTE DAN COMENT
THANKS.