My Perfect Wife [KTH]

My Perfect Wife [KTH]
sad.


__ADS_3


"baiklah, terimakasih"-sontak dilraba berjalan menuju lift sambil menuntun sang anak dengan pelan


"Eomma, apa kita akan bertemu appa?"


"Ya nak, tae'oh pernah berkunjung kesini yah? apa Tae'oh menyukai kantor apa?"


"Ya eomma, sangat ramai sekali"


___________


"Pak direktur biar ku bantu kau membersihkan jass mu"


"Tak perlu yeonji biar aku saja"


"Baiklah"-sontak yeonji membuat Taehyung langsung bergegas memakai jassnya.


"Pak direktur sepertinya kau kesulitan, ijinkan aku membantu mu sebagai pengganti asisten mu"-sontak yeonji


"Baiklah, sekali lagi terimakasih yeonji"


"Pak direktur terlihat lebih tampan apalagi jika aku melihatnya dari dekat seperti ini, rasanya seperti mimpi"-batin yeonji


"Sudah selesai"


"Terimakasih yeonji, aku tak menyangka selera kita sangat sama sekali, jass ini aku benar-benar menyukai nya."


"Benarkah? Syukurlah aku senang jika pak direktur menyukainya."


"Pemandangan apa ini, aku baru saja ingin memperbaiki hubungan ku dengannya, semuanya tidak seperti yang ku duga, perubahan sikapnya bukan karena hubungan masa lalu ku dan jeean tetapi karena ia memiliki wanita lain di belakang ku"-batin dilraba. seketika Air mata mengalir deras membasahi pipi mungil wanita yang tengah mengintip di sela-sela pintu ruangan tersebut.


"Eomma kenapa kita tidak masuk ke dalam, jika eomma takut, aku yang akan duluan memasuki ruangan appa"-sontak tae'oh langsung reflek membuka pintu ruangan tersebut.


"Appa"-sontak tae'oh membuat Taehyung dan yeonji terkejut.


"Tae'oh, dilraba"-sontak Taehyung


"Sayang kenapa kau tidak bilang ingin mengunjungi kantor, aku bisa menjemput mu, jika terjadi sesuatu padamu dan tae'oh bagaimana."


"Jadi wanita ini adalah istri pak direktur, seperti wanita biasa, dia bukan tandingan ku. Mungkin saja ia menikah dengan pak direktur karena harta dan kekayaan yang dimiliki pak direktur."-batin yeonji melihat dilraba dari atas kepala sampai ujung kaki.


"Taehyung siapa wanita ini?"


"Sayang perkenalkan ini adalah yeonji sekertaris baru di sini pengganti tamy."


"Nyonya muda senang berkenalan dengan anda"-ucap Tamy sambil melambungkan tangannya


"Ya, semoga kau betah bekerja di sini, selamat bergabung"-ucap dilraba yang tidak membalas lambaian tangan yeonji.


"Sombong sekali wanita ini, lihatlah apa yang aku lakukan nanti, dan kau akan menyesalinya."-ucap yeonji sambil menurunkan tangannya.

__ADS_1


"Yeonji kau boleh lanjut bekerja, terimakasih sudah membantu ku"


"Baiklah pak direktur, aku permisi"-ucap yeonji lalu berjalan menuju pintu keluar meninggalkan ruangan tersebut.


"Sayang aku senang kau datang mengunjungi ku"-sontak Taehyung sambil memeluk tubuh mungil sang istri dan langsung merenggangkan nya kembali.


"Aku datang karena tae'oh yang memintanya"


"Eomma kau yang mengajak ku berkunjung ke kantor appa"-sontak tae'oh


"Anak ini selalu saja tidak bisa diajak berbohong sedikit"-batin dilraba


"Sayang katakan saja jika kau rindu padaku, tak perlu melimpahkan nya kepada tae'oh. bagaimana pun dia selalu memihak kebenaran"


"Bukankah kau sedang marah padaku, kenapa tiba-tiba menjadi baik seperti ini, apa karena kau sedang menutupi sesuatu dariku"-ucap dilraba dengan raut wajah kesalnya, membuat Taehyung terkejut.


"Hanya karena ia berkunjung mencari ku, aku sampai lupa kalau aku sedang marah padanya, wanita ini selalu saja membuat ku tidak bisa marah."-batin Taehyung


"Aku sama sekali tidak marah padamu sayang. Dan aku juga tidak menyembunyikan apapun dari mu."


"Kau berbohong. Semua wanita kau rayu termasuk aku."


"Apa yang kau bicarakan, sayang aku sama sekali tidak pernah merayu wanita lain selain istriku."


"Lalu kalimat, Terimakasih yeonji aku tak menyangka selera kita sangat sama sekali, jass ini aku benar-benar menyukai nya."


"Apa itu bukan memuji?"


"Tae'oh apa kau ingin pulang dengan eomma?"


"Ya eomma"


Dilraba pun langsung menuntun tae'oh menuju pintu keluar tanpa mengaruhkan perkataan Taehyung.


"Sayang aku akan mengantar kalian"


"Sayang, jangan buat aku khawatir, jika terjadi sesuatu padamu aku akan membunuh diriku sendiri."


"Lakukan saja, aku tak percaya kau akan melakukan itu."


"Sayang ku mohon"


"Eomma kasihan appa"-sontak Tae'oh


Tiba-tiba seseorang melintas berjalan menuju lobby hendak melihat mereka yang tengah berjalan beriringan.


"Kebetulan sekali bertemu di sini, kau tidak boleh pergi dulu setelah makan siang. kita harus menghadiri rapat dengan perusahaan besar."-ucap Jimin


"Jimin aku harus mengantar istriku kembali"


"Kau hampir tidak pernah menghadiri rapat penting, Kim group akan dalam masalah besar jika kau terus seperti ini"-ucap Jimin membuat dilraba terkejut

__ADS_1


"Kau harus menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, jangan perdulikan aku, sampai di rumah aku akan menghubungi mu nanti."


"Begini saja, Jimin kau antarkan istri dan anak ku kembali, aku tak tenang jika mereka pulang tanpa pengawasan ku, di sini aku akan mengurus semuanya."


"Baiklah"


"Sayang, tunggu aku di rumah"-sontak Taehyung sambil mencium kening sang istri membuat semua staf yang melintas menolehnya.


"Aku tak menyangka pak direktur mempunyai sisi lembut seperti itu"-bisik karyawan


"Aku akui wanita ini benar-benar hebat, mendapatkan pak direktur yang tampan dan juga kaya raya, aku harus merebut semuanya, wanita biasa dan murahan sepertinya sama sekali tidak pantas berada di samping pak direktur."-batin Yeonji


"Tae'oh jaga eomma mu ya, hubungi appa jika terjadi sesuatu"-ucap Taehyung sambil menyentuh rambut sang anak


"Ya appa"


"Jimin cepat antarkan istriku, pelan saja bawa mobilnya"


"Ya baiklah."


_______________


Di dalam mobil dilraba berinisiatif untuk menanyakan sesuatu kepada Jimin.


"Jimin apa aku boleh bertanya sesuatu pada mu?"


"Tentu saja, apa ada yang bisa ku bantu?"


"Jimin apa kau tahu satu hal mengenai hubungan Taehyung dengan sekertaris yeonji, kau adalah satu-satunya orang yang aku kenal sangat dekat dengan Taehyung, tolong jangan sembunyikan apapun dariku?"-tanya dilraba membuat Jimin terkejut.


"Nyonya jika aku boleh berkata jujur aku melihat hubungan mereka hanya sebatas pekerjaan saja, tetapi belakangan ini aku merasa aneh dengan sikap Yeonji yang begitu perhatian terhadap pak direktur, entah karena mereka adalah atasan dan bawahan atau lebih, aku benar-benar tidak tahu apapun tentang itu, tetapi aku berbicara hanya sesuai yang ku lihat saja."-sontak Jimin membuat dilraba terkejut.


"Perhatian? Ya aku juga melihat Taehyung memujinya karena selera mereka sama, aku berfikir hubungan mereka bisa dibilang lebih dari sekedar rekan kerja."


"Oh iya nyonya muda ada satu hal lagi"


"Yeonji pernah menanyakan tentang kepribadian pak direktur yang ia sukai dan yang ia tidak sukai, aku berfikir positif tentang ini, tetapi setelah aku berfikir kembali ini sedikit ada yang aneh dengannya."


"Baiklah Jimin, terimakasih"


"Ya sama-sama nyonya, jika ada apapun jangan sungkan meminta bantuan ku."


"Baiklah."


**to be continued.


bab selanjutnya akan aku update secepatnya


like, vote dan coment yaa. dukung aku untuk tetap terus update :)


thanks**.

__ADS_1


__ADS_2