My Perfect Wife [KTH]

My Perfect Wife [KTH]
Semesta merestui


__ADS_3


"Oh baiklah, Taehyung apakah wanita ini yang kau bilang calon istri mu?"- Seketika nyonya Kim terkejut melihat Dilraba dengan wajah tanpa make up dan hanya mengenakan dress putih santai.


"ya eomma, hei cepat perkenalkan dirimu"-ucap Taehyung kepada dilraba


"Hallo bibi, perkenalan nama saya Dilraba"-ucap dilraba memberi salam kepada nyonya kim


"Kenapa nyonya Kim menatap ku seperti itu? tatapannya sama seperti Taehyung, benarkah buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya, seperti nya ia tidak menyukai ku, bagaimana ini."-ucap suara hati dilraba gelisah


"Benarkah ini calon menantu ku? pantas saja kau selalu menolak calon yang ku pilihkan untuk mu, ternyata kau sudah memiliki calon pilihan mu sendiri yang sangat cantik dan anggun seperti ini, taehyung sepertinya seleramu sama seperti Appa mu,"-ucap nyonya Kim sambil menyentuh pipi Dilraba tersenyum membuat dilraba terkejut.


"Terimakasih, bibi terlalu memuji saya"-ucap dilraba tersenyum


"Baiklah nak ayo masuk, eomma sudah memasak untuk kalian, jangan panggil aku bibi panggil saja aku eomma seperti Taehyung, sebentar lagi kau akan menjadi menantu ku"-ucap nyonya Kim sambil berjalan menuntun dilraba menuju ruang makan


"Eomma kau melupakan anakmu"-ucap Taehyung


"Kau bisa berjalan sendiri Taehyung"-triak eomma


Seketika seseorang memanggil Taehyung dan menghampiri nya


"Taehyung?"-ucap tuan Kim


"Iya pa, apa kabar pa?"-ucap taehyung sambil memberi salam


"Baik nak, bagaimana dengan mu?" Tuan Kim


"Taehyung baik pa"-ucap Taehyung


"Bagaimana perkembangan perusahaan"-ucap tuan Kim


"Lancar pa, tidak ada masalah apapun"-ucap Taehyung


"Appa bangga sama kamu, kau menepati janji mu, baiklah ayo kita makan dulu"-ucap tuan Kim sambil menuntun Taehyung ke ruang makan


Di ruang makan mereka pun makan dengan tenang membuat suasana sunyi, seketika itu nyonya Kim memulai percakapan


"Taehyung, 3 hari lagi eomma akan menggelar pernikahan mu, kau tidak perlu mengurus nya biarkan eomma saja"-ucap nyonya kim membuat dilraba gumoh dari makannya


#Ueeeeeeeeee


"Nak kau kenapa? Jangan-jangan kau"-ucap nyonya Kim tersenyum


"Dilraba tak apa-apa ma hanya masuk angin ko, tak perlu hawatir, permisi dilraba ke toilet sebentar"-ucap dilraba lalu berjalan menuju toilet


Sesampai di toilet dilraba bingung kenapa perut ia tidak enak, perasaan negatif pun mulai mucul seketika dipikiranya.


"Kenapa aku mual sekali, Apakah aku hamil? Aku melakukan nya saja belum pernah, tetapi semalam, aku tidak ingat apapun, lupakan lah aku hanya sedikit tidak enak badan"


Seketika seseorang mengetuk pintu toilet


*Toktoktok*

__ADS_1


"apakah perut mu masih sakit? Buka lah pintunya" -ucap Taehyung


Dilraba pun membuka pintu toilet, dan terdiam seketika.


"Kenapa kau terdiam? Kalau kau seperti ini Aku bahkan curiga kau sedang mengisi"-ucap Taehyung terkekeh


"Jangan mengejekku, mana mungkin aku melakukan nya saja belum pernah"- ucap dirlaba


"Tidak pernah? Bukan kah semalam kita melakukan nya, aku bahkan menggantikan pakaian mu"-ucap Taehyung mengejek dilraba membuat ia terkejut lalu meneteskan air matanya menatap tajam Taehyung


"Kenapa kau menangis? Cengeng."-ucap Taehyung


"Taehyung Kau selalu mempermainkan ku,"-ucap dilraba


"Bukankah tadi kau bilang kau suka bercanda? bahkan aku baru mengejek mu segini saja kau sudah menangis, Cemen sekali"-ucap Taehyung terkekeh lalu berjalan meninggalkan dilraba


"Taehyung kau menyebalkan,Aku hanya mengejek mu sekali kau membalas ku dengan ejekan berkali kali lipat, taehyung dasar kau psikopat"-triak dilraba lalu menyusul jalan Taehyung


Setelah selesai makan Taehyung dan dilraba pun berpamitan pulang


"ma, pa Taehyung pulang dulu"


"Kenapa kau tidak tinggal lama lagi nak disini sampai pernikahan mu tiba, eomma masih ingin bersama menantu ku?"


"Taehyung masih banyak pekerjaan ma"-ucap Taehyung


"Baiklah nak, kalian jaga diri kalian baik baik ya" -ucap nyonya Kim lalu memeluk dilraba membuat ia terkejut dan memeluk balik nyonya Kim "ya tuhan aku seperti merasakan lagi pelukan seorang eomma"-ucap suara hati dilraba lalu mereka pun merenggangkan pelukannya


"Ya nak, kau juga ya sayang"-ucap nyonya Kim


"Iya, kalian berdua juga jaga kesehatan"-ucap tuan kim


Taehyung dan dilraba pun berjalan meninggalkan kediaman keluarga KIM memasuki mobil kembali ke rumah Taehyung.


"Persiapkan lah dirimu 3 hari lagi pernikahan kita"-ucap Taehyung di dalam mobil


"Ya baiklah"- ucap Dilraba dengan raut wajah datar


                          *********


Malam hari pukul


19.20


*Kediaman Taehyung*


Usai seharian berada di luar dilraba pun bergegas membersihkan tubuh nya memasuki kamar mandi Taehyung, sehabis membersihkan tumbuh nya Dilraba pun keluar mengenakan handuk, ketika itu dilraba terkejut, ia melihat Taehyung yang berbaring di ranjang tidur, dilraba pun langsung membalikan badannya membelakangi Taehyung


"Hei kenapa kau di sini?"-triak dilraba


"Ini kamar ku terserah ku"-ucap Taehyung sambil memainkan Ponselnya.


"Baik lah kalau begitu aku akan pindah ke kamar sebelah tapi bisakah kau keluar dulu"-ucap dilraba

__ADS_1


"Tidak bisa"-ucap Taehyung yang masih memainkan ponselnya


"Taehyung bisa kah kau tidak menyebalkan sekali, aku mau memakai pakaian ku dulu"-ucap dilraba kesal


"Pakai saja di situ"- ucap Taehyung dingin


"Baik lah jika kau tidak mau keluar, biar aku saja yang keluar"-ucap dilraba kesal lalu berjalan menuju pintu keluar kamar.


"Hei tunggu, apakah kau mau keluar hanya mengenakan handuk seperti itu"-ucap Taehyung menghampiri dilraba


"Kau tetap di sini, aku yang keluar"-ucap Taehyung berjalan keluar kamar lalu menutup pintu kamar


"Kenapa tidak dari tadi, Dasar psikopat"-ucap dilraba


Usai memakai pakaian dilraba membereskan baju nya dan memindahkannya di kamar tamu. Seketika itu Taehyung pun menghampiri dilraba tak sengaja ia mendengar ucapan dilraba


"Apa dia gila membeli baju sebanyak ini"-ucap dilraba kesal


"Siapa yang gila?"-ucap Taehyung sinis


Dilraba pun terkejut melihat Taehyung yang tiba-tiba muncul di belakang nya


"Hehe Sejak kapan kau di sini? Aku hanya bilang baju ini gila banyak sekali, aku hanya lelah merapikan nya"-ucap dilraba


"Kenapa dia lama-lama seperti hantu, semoga saja dia tidak mendengar apa yang aku katakan baru saja"-ucap suara hati dilraba


"Dia pikir aku tidak mendengar ia mengataiku gila, benar-benar wanita yang menyebalkan"-ucap suara hati Taehyung


"Jika kau capek kau istirahat saja, aku akan meminta bantuan bibi untuk merapikan baju mu"-ucap Taehyung dingin


"Tak perlu, sebentar lagi selesai"-ucap dilraba


"Oh baiklah lah, oh ya apakah kau ingin pindah di kamar ini?"-ucap Taehyung


"Iya aku akan tidur di kamar ini"-ucap dilraba


"Baiklah"-ucap Taehyung lalu berjalan keluar kamar tamu.


Selesai merapikan pakaian nya Dilraba pun membaringkan tubuhnya di ranjang tidur dan mulai memikirkan sesuatu.


"Sebentar lagi hari pernikahan ku, akankah aku sanggup menerima seseorang yang bahkan aku hanya mengenalnya satu hari. huh lupakan lah aku benar-benar lelah sekali"-ucap dilraba lalu ia pun mulai memejamkan kedua matanya


Dikamar Taehyung masih memikirkan banyak hal yang ia bahkan tidak sanggup juga menerima nya, tetapi ini adalah sebuah takdir yang harus ia jalani.


"Apakah aku sanggup menikahi seorang wanita yang baru aku kenal satu hari, aku bahkan tidak tau apakah ia seseorang yang baik untuk ku atau tidak, apakah ini yang di namakan takdir tuhan"-ucap Taehyung


**To be continued


tinggalkan jejak kalian melalui LIKE, VOTE, dan COMENT, aku tunggu ya 🤗*


please hargai author sedikit*:)


thanks.

__ADS_1


__ADS_2