![My Perfect Wife [KTH]](https://asset.asean.biz.id/my-perfect-wife--kth-.webp)
"Nyonya kim, tuan Kim saya datang ke sini bersama Taehyung ingin meminta restu dari kalian, kita akan menikah karena saya sedang mengandung cicit kalian"-ucap Cherry membuat semua terkejut mendengarnya
"Apa maksud mu? Lancang sekali kau berbicara seperti itu pada ku, apa kau tidak tau putra ku sudah mempunyai seorang istri"
"Taehyung jelaskan apa maksud wanita ini? Kenapa kau diam saja dia berbicara seperti itu?"-ucap nyonya Kim kepada Taehyung
"Taehyung cepat jelaskan"-ucap tuan Kim
"Taehyung cepat katakan pada orang tua mu kalau kita akan menikah"-ucap Cherry
"Ma,pa benar yang di katakan Cherry"
"Taehyung kau benar-benar sudah hilang akal, lalu bagaimana dengan istri mu dilraba"-ucap nyonya kim
"Taehyung, appa kecewa pada mu, apa kau tidak tau sifat mu yang seperti ini sudah membuat malu keluar kim"
"sampai kapan pun aku tidak akan pernah merestui hubungan kalian, dan kau wanita tak tahu malu pergilah dari rumah ku, aku benar-benar tidak Sudi kau menginjakkan kaki mu di rumah ku"-ucap nyonya Kim lalu seketika ia merasakan sesak nafas
"Eomma"-triak Taehyung
"Appa,Kakak, apa yang terjadi?"-triak Taeyeon lalu menghampiri mereka semua
"Pa kita harus membawa eomma ke rumah sakit"-ucap
"Wanita tua ini menyuguhkan, jika ia tidak merestui hubungan ku dengan Taehyung rencana ku untuk membalikan perusahaan halden akan gagal, appa pasti akan kecewa"-ucap suara hati Cherry kesal
_______________
"Dilraba apa kau sudah selesai memilih barang yang kau suka? Aku terlalu lama tidak? di sebelah sana aku menemukan jass yang sangat bagus-bagus sekali aku pikir sangat cocok untuk Jimin jadi aku membelinya salah satu"-ucap Tamy seketika terkejut melihat dilraba yang terdiam melihat pakaian dan perlengkapan bayi
"Hei kenapa kau diam saja, jangan terlalu banyak diam, kau membuat ku khawatir jika terus seperti ini"
"Tamy aku ingin membeli ini, kau lihat lah ini sangat lucu dan bagus aku sangat menyukai nya"-ucap dilraba membuat Tamy terkejut
"Dilraba untuk apa kau membeli perlengkapan bayi, kau masih belum melupakan kejadian itu ya?"
"Tamy bagaimana kau tau kejadian itu, sepertinya aku tidak pernah menceritakan nya pada mu?"
"Kau memang tak akan pernah menceritakan nya pada ku, jika aku tidak memaksa mu untuk menceritakannya, tetapi kali ini aku tidak akan memaksa mu lagi untuk menceritakan semua masalah mu, dilraba aku tau sekali kau ini seperti apa, maafkan aku, aku mencari tau tentang mu diam-diam seperti ini, karena aku khawatir pada mu, aku tak ingin sesuatu buruk terjadi pada mu"
"Tamy terimakasih, aku sadar seharusnya aku tidak seperti ini pada mu, tetapi mulai saat ini aku berjanji untuk menceritakan semua masalah ku pada mu, agar kau tidak khawatir dan tidak mencari tahu tentang ku diam-diam seperti ini lagi"
"Baiklah mulai saat ini tidak boleh ada apapun yang disembunyikan lagi ya"-ucap Tamy membuat dilraba terdiam
"lebih baik aku menceritakan semuanya pada Tamy mengenai kehamilan ku"-ucap suara hati dilraba
"Tamy sebenarnya masih ada hal besar yang aku sembunyikan dari mu"
"Apa, katakan saja dilraba"
"Tamy aku sedang hamil"-ucap dilraba membuat Tamy terkejut
"Sungguh? Kenapa kau sembunyikan hal seperti ini? Apa pak direktur tau kau sedang hamil?"
"Tidak, Tamy ku mohon jangan beritahu dia"
"Kenapa?"
"Cherry wanita yang sangat licik, aku takut anak ku dalam bahaya, dia pasti akan melakukan segala cara untuk menyingkirkan aku dari Taehyung, aku tak ingin kehilangan sesuatu yang berharga kedua kalinya lagi, Tamy ku mohon"
"Baiklah, aku tak akan memberitahu kan pada siapapun, kita beli ini semua lalu kita kembali ya, kau sedang hamil tidak boleh sampai lelah"
"Terimakasih Tamy"
________________
__ADS_1
Rumah sakit
"Taehyung bagaimana dengan pernikahan kita?"-ucap Cherry
"Cherry lupakanlah dulu jangan bahas soal itu, eomma ku masih di ruang HCU"
"Baiklah, Terserah kau"-ucap Cherry meninggalkan Taehyung
Seketika dokter Heldi keluar dari HCU
"Bagaimana keadaan istri saya dok"-ucap tuan Kim
"Nyonya Kim tidak apa-apa,Hanya syok saja, perlu istirahat dan jangan terlalu banyak pikiran"-ucap dokter heldi
"Apa saya boleh masuk ke dalam dok?"-ucap tuan Kim
"Tentu saja"
"terimakasih dokter Heldi"-ucap tuan Kim memasuki ruang HCU diikuti tayeon
"Heldi terimakasih"-ucap Taehyung
"Tumben sekali kau berterimakasih pada ku"
"Kau sudah menolong ku, bagaimana aku tidak mengatakan terimakasih pada mu"
"Memang Sudah kewajiban ku menolong pasien"
"Ya kau benar, seharusnya aku tidak perlu berterimakasih padamu"
"apa maksud mu, lebih baik aku menarik kata-kata ku tadi"
"hei Dimana nyonya muda kim? sepetinya dari tadi aku tidak melihatnya? Kenapa Minggu ini ia tidak datang mengunjungi ku?"
"Apa maksud mu? Untuk apa dia datang mengunjungi mu?"
"Apa? Dilraba hamil?"
"Jangan bilang kau tidak mengetahui nya lagi?"
"Jika benar seperti itu, kenapa ia menyembunyikanya dari ku, kenapa ia berbohong lagi pada ku"-ucap suara hati Taehyung kesal lalu berlari menuju mobilnya
"Hei kau mau kemana? Kau belum menjawab pertanyaan ku"-triak heldi
_______________
"Eomma kau sudah sadar?"-ucap taeyeon
"Taeyeon di mana kakak mu?"
"Ia sedang berbicara dengan dokter heldi ma, mungkin kakak tidak berani masuk mengunjungi mu, karena ia merasa sangat bersalah"
"Dokter heldi bilang kau tidak boleh banyak berfikir macam-macam, Taehyung sudah besar ia tau apa yang akan ia lakukan, kau tak perlu mencemaskan nya lagi"-ucap tuan Kim
"Taeyeon kunjungi kakak ipar mu ya, bawa ia menemui eomma? Eomma benar-benar sangat khawatir pada nya, eomma ingin sekali bertemu dengannya"
"Eomma kau tenang saja, taeyeon akan membawa kakak ipar menemui mu"
"Terimakasih nak"
_____________
"Dilraba sebenarnya apa yang kau inginkan kenapa kau senang sekali berbohong kepada ku"-ucap Taehyung sambil menyetir mobilnya
Seketika ia terhenti melihat seorang wanita yang ia kenal sedang mengobrol di depan minimarket.
__ADS_1
"Bukankah itu Cherry? Sedang bersama siapa dia?"-ucap Taehyung lalu mengambil ponselnya untuk menghubungi seseoranng
*tuuuuuutuuuuut
"Hallo"
"Apa Kalian sedang mengawasi Cherry?"
"Benar bos, saat ini ia sedang di depan minimarket bersama seorang pria"
"Ternyata benar Cherry berada di depan minimarket bersama seorang pria"-ucap suara hati Taehyung
"Lalu apa yang ia bicarakan bersama pria itu?"
"Mereka sedang membicarakan mengenai kehamilan, sepertinya pria ini adalah kekasihnya dan anak itu adalah anaknya"
"Cherry berani sekali dia mempermainkan ku dengan mengaku anak yang ada di dalam kandungan nya anak ku"-ucap suara hati Taehyung kesal
"Baiklah, kau awasi terus dia"-ucap Taehyung langsung mengakhiri panggilan
_______________
Pagi hari
Pukul 09.00
Perusahaan park
Taeyeon berjalan memasuki perusahaan park menuju resepsionis.
"permisi Saya ingin bertemu dengan sekertaris dilraba"
"Apa sebelumnya sudah membuat janji?"
"Belum"
"Maaf sudah peraturan di perusahaan, jika ingin menemui karyawan harus membuat janji terlebih dahulu"
"Tetapi saya harus bertemu dengannya"
"Maaf ini sudah peraturan"
"Baiklah"-ucap taeyeon berjalan pelan menuju pintu keluar
"Bagaimana ini aku harus menemui kakak ipar"-ucap suara hati tayeon
Seketika dilraba berjalan menuju resepsionis untuk mengambil berkasnya yang tertinggal lalu tak sengaja ia melihat Taeyeon berjalan pelan menuju keluar perusahaan Kim
"itu seperti tayeon"-ucap dilraba penasaran
"Tayeon?"-triak dilraba memanggil wanita tersebut
"Kak dilraba"-ucap taeyeon membalikan pandangan ke arah dilraba
"ternyata benar itu kau"-ucap dilraba sambil berjalan pelan menghampiri tayeon
"sedang apa kau berada di sini?"-ucap dilraba
"Kak ada yang ingin aku bicarakan, bisakahkah kita mengobrol sebentar"
"Tentu saja, Kita mengobrol di ruangan ku saja ya, ayo"-ucap dilraba memapah Taeyeon menuju ruangan nya
TBC.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian melalui LIKE,VOTE dan COMENT ya:)
__ADS_1
Thanks