![My Perfect Wife [KTH]](https://asset.asean.biz.id/my-perfect-wife--kth-.webp)
"Kakak ipar, aku sangat salut sekali dengan kisah cinta mu dengan kakak ku yang menyebalkan itu."-ucapnya Taeyeon sambil terkekeh.
"Kalian berdua ini sama-sama menyebalkan seperti Taehyung senang sekali meledek ku."-ucapnya Dilraba menampakan wajah kesalnya.
______________
Perusahaan Kim group.
Yeonji berjalan dengan cepat memasuki ruangan Taehyung.
"Selamat pagi pak direktur"
"Pagi yeonji"
"Pak direktur aku ingin memberitahu mu bahwa rapat akan segera di mulai 5 menit lagi"-ucapnya yeonji
"Baiklah, tae'oh kau tunggu di sini bersama pelayan apa akan menghadiri rapat sampai jam makan siang, apa kau keberatan?"-ucapnya Taehyung sambil mengelus rambut sang anak.
"Tidak, baiklah appa aku akan menunggu mu."
"Kau tahu apa yang harus kau lakukan?"
"Ya aku tahu."
"Baiklah"-ucapnya Taehyung lalu meninggalkan ruangan tersebut diikuti yeonji.
_______________
Ruang rapat
"Selamat pagi semua, saya akan memulai rapat hari ini saya akan membahas mengenai kerjasama kita dengan perusahaan JNS"
"Pak bukankah kau akan membatalkan kerjasama itu"-ucapnya Seorang karyawan
"Awalnya seperti itu, tetapi setelah ku pikir perusahaan JNS sangat menarik kedepannya akan sangat menguntungkan bagi perusahaan kita."
"Saya sudah menandatangani semua berkasnya, yang memenangkan tender dengan perusahaan JNS akan ku berikan hadiah sebagai hasil jerih payah kalian, aku sangat tau sekali bagaimana kemampuan kalian semua, tanpa kalian perusahaan Kim group juga tidak akan menempatkan kedudukan 5 besar seperti saat ini. Saya berharap semuanya bisa bekerjasama seperti dulu."
"Baik pak"
"Aku berharap aku yang akan memenangkan tender kali ini"-bisik karyawan
"Aku berharap seperti itu, ayo semua kita bekerjasama, sepertinya mood pak direktur sedang baik, kita tidak boleh mengecewakan nya."
"Hadiah? Sangat menarik sekali, aku harus memenangkan tender ini"-batin yeonji
________________
Kediaman vinie
Dilraba tengah duduk manis di ruang tengah sambil memandonselnya.
"Sayang aku merindukan kalian, terutama kau nak, aku berharap semuanya akan baik-baik saja sampai pada waktunya, kita akan bersama kembali."-ucapnya Dilraba sambil melihat sebuah gambar di ponselnya.
Tiba-tiba ponsel Dilraba berdering panggilan masuk dari perusahaan Kim group
Drrrtttt
"Nomer kantor perusahaan Kim group?-sontaaknya terkejut, "ada apa ini, kenapa menghubungi ku."-ucapnya Dilraba lalu mulai mengangkat panggilan tersebut.
"Hallo"
"Hallo selamat siang, apa ini dengan nyonya muda Kim?"
"selamat siang, ya ini aku sendiri"
"Nyonya saya adalah pelayan yang ditugaskan menjaga tae'oh oleh pak direktur di kantor, tetapi saat ini sangat darurat, pak direktur sedang menghadiri rapat pentingnya, jadi aku hanya bisa menghubungi mu."
"Cepat katakan apa yang terjadi?"
"Nyonya, tuan muda jatuh pingsan dan"-ucapnya pelayan lalu seketika dipotong oleh Dilraba
"Baiklah aku akan segera kesana."-sontaknya lalu mengakhiri panggilan.
__ADS_1
Dilraba berlari mengambil tasnya dan langsung berjalan menaiki supir yang sudah disiapkan oleh vinie untuknya berpergian.
"Nyonya kita mau kemana?"
"Menuju Kim group, pak sedikit cepat ini darurat."
"Baiklah nyonya."
Beberapa menit kemudian Dilraba sampai di tempat tujuan dan langsung memasuki loby menuju ruangan Taehyung.
#brukkkkk
Dilraba membuka pintu dengan agresif karena rasa khawatirnya terhadap sang anak. Ia sudah tak perduli dengan rasa malu pada dirinya sedikit pun.
"Usai membuka pintu ruangan Taehyung ia terkejut karena tidak ada seorang pun di dalamnya."
Ia pun langsung bergegas menuju ruang rapat Taehyung, Dilraba yang sekarang bukanlah seseorang yang lemah seperti dulu, ia lebih peka terhadap dirinya dan juga orang disekitarnya yang ia sayangi.
Tiba di depan pintu ruang rapat ia bertemu dengan petugas keamanan yang sedang berjaga di depan ruang rapat.
"Nyonya, di dalam sedang ada rapat penting, pak direktur tidak mengijinkan seorang pun masuk tanpa seijinnya."-ucapnya petugas keamanan.
"Aku ada perlu dengannya, jangan halangi aku."
"Nyonya tolong kerjasama nya, atau saya bisa mengusir mu secara paksa."
"Minggirlah."-sontak Dilraba sambil mendorong petugas kemanan tersebut hingga terjatuh.
Dengan cepat ia langsung membuka pintu tersebut hingga membuat semua terkejut dan mengalihkan pandangan menatapnya.
"Dilraba, apa yang sedang kau lakukan?"-ucapnya Taehyung
"Dilraba"-sontak jeean terkejut.
"Mau apa lagi wanita ini datang ke sini, sangat memalukan sekali."-batin yeonji
Dilraba berjalan menghampiri Taehyung dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
"Sayang"-sontak Taehyung
#prakkkkkkkk
"Apa yang kau lakukan, kenapa kau menampar pak direktur"-sontaknya yeonji
"Jangan ikut campur, kau hanya sekertaris di sini."-ucapnya Dilraba membuat yeonji terdiam
"Taehyung kau menitipkan anak ku pada pelayan, apa ini caramu menjaganya?"
"Sayang, aku sedang menghadiri rapat penting, apa yang harus aku lakukan jika aku tidak menitipkan tae'oh pada pelayan."
"Kau sama sekali tidak berubah, pekerjaan selalu menjadi prioritas mu. Kau tau betapa sulitnya aku mengandungnya selama 9 bulan, dengan seenaknya kau menitipkan dia dengan orang lain, kau selalu mengajari anak mu agar menghargai pemberian orang lain, bahkan kau sedikit pun tidak tau bagaimana caranya menghargai sesuatu yang bahkan bukan pemberian orang lain lagi melainkan pemberian Tuhan. Anak mu masuk ke rumah sakit, jika terjadi sesuatu padanya aku tidak akan pernah memafkan mu seumur hidup ku."-ucapnya Dilraba membuat semua terkejut dan berbelas kasihan padanya. Ia pun langsung meninggalkan ruangan tersebut.
Jeean yang melihat Dilraba berjalan sambil menghapus air matanya, ia pun langsung bergegas menyusulnya. Melihat jeean menyusulnya Taehyung pun langsung bergegas ikut menyusul jalan Dilraba.
"Pak direktur"-ucapnya yeonji lalu mengikuti Taehyung.
Karena kekacauan yang terjadi rapat kerjasama antara Kim group dan perusahaan JNS pun akhirnyadi tunda. Semuanya ikut Bergegas meninggalkan ruang rapat.
_____________
Rumah sakit.
"Dokter Heldi bagaimana kondisi anak ku."
"Ia keracunan makanan, apa sebelumnya ia memakan sesuatu?"
"Keracunan makanan? Aku tidak bersamanya aku tidak tau apa saja yang ia makan belakangan ini."
"Baiklah, pasien masih belum sadarkan diri tetapi saya sudah memberikan obat untuk menetralisir tubuhnya."
"Terimakasih dokter."-ucapnya Dilraba
"Ya samasma"-sontak heldi meninggalkan ruangan iGD tersebut.
"Sayang, maafkan eomma, karena keegoisan ku kau menjadi korban, tae'oh bangunlah eomma ada disamping mu, eomma janji tidak akan pernah pergi lagi, jika bukan karena kebahagiaan mu bagaimana bisa aku meninggalkan kalian."-ucapnya Dilraba sambil menangis terisak.
"Jadi itu adalah alesan mu, berpura-pura hilang ingatan hanya karena kau ingin mengetahui hubungan ku dan yeonji."-ucapnya Taehyung sambil berjalan menghampiri Dilraba yang tegah duduk sambil memegang tangan sang anak.
__ADS_1
"Dari mana kau tau?"
"Jeean sudah menceritakan semuanya padaku, dia bilang aku menyerah karena pria yang kau cintai hanyalah aku."
"Aku sangat benci padamu bagaimana bisa aku mencintaimu."
"Bukankah benci kebalikan cinta?"
"Hentikan omong kosong, karena mu anak ku keracunan, tidak akan ada cinta lagi diantara kita, semuanya sudah hilang. Lupakan saja."
"Jadi benar karena kau mencintaiku kau melakukan ini semua"-ucapnya Taehyung memeluk sang istri dari belakang.
"Taehyung lepaskan aku."
"Sayang, kenapa kau tega sekali meninggalkan kami hanya karena rasa cintamu yang begitu besar padaku."
"Omong kosong apa ini, cepat lepaskan aku."
"Eomma kau sudah berjanji padaku tidak akan meninggalkan ku lagi."-ucapnya tae'oh
"Tae'oh kau sudah sadar?"
"Eomma memang aku kenapa? Aku sadar dan aku mendengar semua yang kau ucapkan."
"Tae'oh jelaskan apa ini semua rencana kalian?"
"Ya aku dan appa merencanakan ini semua untuk membawa mu kembali"
"Jadi kau tidak benar-benar keracunan?"
"Tidak, bagaimana bisa aku keracunan, appa selalu memberikan makanan enak yang aku sukai."
"Taehyung kenapa kau mengajari tae'oh hal seperti ini, apa maksud mu?"
"Sayang semua ini pelajaran, licik harus di balas licik bukankah seperti itu."
"Kau mengatai ku licik?"
"Bagaimana kau tidak licik, kau merencanakan semua ini di belakang ku, itu berarti kau menusuk ku dari belakang, sangat sakit sekali, berunjung semua ini adalah hal licik yang positif aku tidak marah padamu."
"Kau pikir aku takut jika kau marah padaku? Pede sekali kau, aku tidak perduli bahkan jika kau marah sampai bertahun-tahun padaku."
"Kau yakin? Baiklah kalau begitu sekalian saja aku memberikan tae'oh eomma yang baru."
"Taehyung kau keterlaluan."-ucapnya Dilraba lalu Taehyung pun langsung reflek memeluknya.
"Sayang maafkan aku, seharusnya aku yang melindungi kalian, bukan dirimu. Kau benar-benar membuat ku belajar banyak hal, aku takut jika semua ini benar-benar bukan rekayasa, aku tidak bisa membayangkan jika aku kehilangan istri yang sempurna seperti dirimu."
Mendengar ucapan Taehyung Dilraba meneteskan air matanya dan mulai membalas pelukan sang suami.
"Terimakasih sudah memberikan aku anak yang sangat tampan dan cerdas seperti tae'oh"
"Tentu saja aku yang harus berterimakasih padamu, kau sudah mengandung nya dan juga melahirkannya."
"Jika bukan karena mu juga tae'oh tidak akan pernah berada diantara kita."
"Baiklah, kita sama-sama berterimakasih kepada Tuhan."-ucapnya Taehyung
"Eomma appa sampai kapan kau berpelukan hanya berdua saja seperti itu, aku juga ingin di peluk."-ucapnya tae'oh membuat Taehyung dan Dilraba terkejut.
"Taehyung cepat lepaskan"
"Tidak mau, Tae'oh biarkan aku memeluk eomma mu sebentar lagi aku sangat merindukannya."
"Appa kau pikir hanya kau yang merindukan eomma. Kau sangat licik sekali mengajak ku bekerjasama tetapi kau menikmatinya sendiri."
"Apa yang kau bicarakan, siapa yang mengajarkan mu berbicara pintar seperti itu."-ucapnya Taehyung sambil merenggakan pelukannya.
"Kau mengajak ku setiap hari ke kantor, tentu saja aku juga belajar banyak di sana."
"Anak ini IQ nya bener bener melebihi provesor."-ucap Taehyung.
"Sudah jangan bertengkar, tae'oh sini biar eomma memeluk mu, aku sangat merindukan anak ku yang pintar."-ucapnya Dilraba memeluk sang anak.
...To be continued....
...Bab selanjutnya akan aku update secepatnya....
__ADS_1
...LIKE ,Vote dan Coment...
...Thanks:)...