My Perfect Wife [KTH]

My Perfect Wife [KTH]
TAKDIR


__ADS_3


Pagi hari yang cerah dilraba mendatangkan sebuah hotel termewah di Ganggam mengenakan dress berwarna putih nampak sangat cantik dan anggun, tetapi raut wajah dilraba nampak seperti sedang bersedih,


"Kakak aku akan lakukan apapun untuk mu, bahkan aku rela walau diriku sendiri yang akan menjadi jaminannya untuk melunasi semua hutang-hutang mu"-ucap dania sambil berjalan menuju lift.


Tiba di depan lift dilraba bertabrakan dengan seseorang wanita cantik mengenakan pakaian sedikit terbuka, mereka pun berdua terjatuh.


#brukkkkkkk


"Maaf saya tidak sengaja, apa kau baik-baik saja?"- ucap gadis cantik dengan pakaian setengah terbuka


"Tidak apa-apa, saya tidak apa-apa, ini salah saya juga karena berjalan dengan tidak fokus"-ucap dilraba merasa bersalah


Mereka pun berdua mengambil kartu akses kamar mereka yang terjatuh lalu bergegas berjalan memasuki lift ternyata mereka memasuki lantai yang sama hanya saja dengan kamar yang berbeda.


Setelah di depan pintu kamar tersebut dilraba menghembuskan nafas "tuhan apa ini sudah takdir ku, kesucian yang selama ini aku jaga akan ku lepaskan oleh orang yang bahkan aku tidak tau siapa, demi kakak ku aku akan lakukan apapun karena saat ini aku hanya mempunyai seorang kakak"-ucap dilraba lalu memasuki kamar VIP itu.


Setelah memasuki kamar VIP itu dilraba terkejut melihat seorang laki-laki yang hanya mengenakan handuk, ia pun langsung reflek menutup matanya dengan kedua tangannya.


Kenapa kau menutup matamu? Apa kau tidak terpesona dengan ketampanan ku"-ucap laki-laki tampan bernama Kim taehyung


"Sekarang kau terserah mau melakukan apapun terhadap ku, cek 8.09 won aku sangat membutuhkan nya, agar aku bisa membayar semua hutang kakak ku, tapi izinkan aku untuk menutup mataku aku tidak ingin melihat ini"


"Apa maksudnya gadis ini, membayar hutang kakaknya dan cek 8.09 won? Bukankah jimin aku suruh untuk mencarikan seorang wanita untuk ku jadikan istri ku, aku sama sekali tidak mengerti, tapi gadis ini cantik dan kelihatan nya sangat polos sekali"-ucap suara hati Taehyung sambil memandangi dilraba dari ujung kepala sampai kaki.


"Tenanglah aku tidak akan melakukan apapun terhadap mu, aku akan memberi mu cek 8.09 won agar kau bisa membayar hutang kakak mu"


Dilraba terkejut mendengar ucapan Taehyung ia langsung membuka matanya yang ditutupi oleh kedua tangannya, dan menatap taehyung dengan penuh harapan


"Tapi dengan satu syarat, kau jadilah istriku"


Dilraba terkejut mendengar ucapan Taehyung "Apa maksud perkataan mu? kau tidak menepati janji, aku datang kesini hanya akan melayani ni mu, bukan untuk menjadi istri mu, aku membutuhkan cek 8.09 won, Aku tidak bisa memenuhi syarat dari mu karena aku sudah mempunyai seseorang kekasih"


"Berani sekali cewek ini menolak ku, sudah punya kekasih tetapi ia ingin menjual harga dirinya hanya untuk membayar semua hutang-hutang kakak nya"- ucap suara hati Taehyung kesal


"Baiklah jika kau tidak mau, kau tidak akan bisa membayar hutang-hutang kakakmu, silahkan pergi dari sini"


"Tuhan bagaimana ini apa yang harus aku lakukan, aku tidak mempunyai pilihan lain, mungkinkah ini semua sudah takdir ku, aku benar-benar bingung apa yang harus aku lakukan tuhan, tapi kakak yang terpenting bagiku, iya benar aku harus melakukan apapun untuk kakak ku, aku sudah berjanji pada appa bagaimana pun caranya aku harus membantu kakak ku" -ucap suara hati dilraba gelisah


"Baiklah aku akan menyetujui syarat dari mu"


"Baiklah sekarang kau harus tanda tangan kontrak perjanjian kita, kita hanya perlu menjadi seorang suami istri selama 2 tahun. Aku akan menjamin semuanya kebutuhan mu selama 2 tahun."


Dilraba menyetujui syarat perjanjian kontrak dari taehyung dan langsung menandatangani nya.


"Sudah ku tanda tangani, sekarang kau harus memberikan ku cek 8.09 won untuk aku membayar semua hutang kakak ku,"


"Santai lah tak usah terburu-buru"-ucap Taehyung sambil duduk di sofa hotel


"Bagaimana bisa? Apa kau mau menipuku? Jika kau berani menipu aku akan melaporkan semuanya perjanjian kontrak yang kau berikan"


"Berani sekali dia mau melaporkan ku bukan kah ia yang menghampiri ku untuk menjual harga dirinya sendiri"-ucap suara hati Taehyung terkekeh


"Tak perlu takut, hal yang kecil bagiku memberikan mu cek, aku akan tuliskan cek untuk mu" Taehyung menuliskan cek untuk dilraba lalu ia memberikannya


"Nih ambil lah, ingat selama kau menandatangi kontrak kau tidak boleh melanggar aturan kontrak, aku akan mengurus semuanya, kau hanya diam dan mengikuti aturan ku"


"Ya baiklah"


Dilraba membalikan badannya berjalan meninggalkan Taehyung lalu seketika tiba-tiba Taehyung memanggil nya kembali ia pun terhenti dan menoleh ke belakang


"Hei tunggu, siapa nama mu?"- ucap Taehyung

__ADS_1


"Namaku Dilraba Dilmurat kau bisa memanggilku dilraba"


"Oh,ini ambil lah kartu namaku kau bisa menghubungi ku"-ucap Taehyung sambil meleparkan kartu namanya


Dilraba pun menangkap kartu nama Taehyung dan melihat nya "KIM TAEHYUNG (DIREKTUR PERUSAHAAN KIM)" ternyata direktur pantas saja sedikit sombong"


Dilraba pun langsung bergegas kembali berjalan menuju pintu keluar meninggalkan Taehyung ia berjalan keluar hotel tersebut, sesampai di lobby ia menaiki taksi untuk kembali ke rumahnya


Setelah dania keluar Taehyung bergegas mengambil ponsel nya lalu menelpon seseorang


*Tuuuuuutuuuuut*


Hallo, ada apa bosku?-ucap jimin temannya


Apa Wanita yang kau kirim bernama Dilraba?


"wanita yang sudah ku kirim ternyata salah memasuki kamar mu, benar-benar aneh kenapa bisa salah kamar ya, padahal aku sudah benar memberi akses kamar mu"-ucap Jimin bingung


"Seperti nya wanita yang tadi juga salah memasuki kamar, pantas saja aku tidak mengerti apa yang ia katakan"-ucap suara hati Taehyung


"Hei kenapa kau diam?"ucap Jimin kesal


"Sudah lah aku tidak membutuhkan mu lagi, aku sudah mendapatkan calon istri"-ucap Taehyung lalu mengakhiri panggilan.


________________


Sesampai di depan rumah dilraba langsung turun dan berjalan memasuki gerbang menuju pintu rumah nya, tiba di depan pintu rumah dania mendengar suara desahan seorang wanita yang sedang bercinta.


"Sayang pelan lah sedikit jika Dilraba datang dan mendengar bagaimana?".


"Aku tidak peduli, aku sudah tidak mencintainya , dari dulu hingga sekarang aku hanya mencintai mu, dilraba hanya aku jadikan sebagai pelarian saja, aku lebih suka wanita yang seksi dan cantik seperti mu, lalu bagaimana denganmu kau kakaknya, apa yang akan kau lakukan jika ia tau hubungan kita?"


"Anak itu bukan adikku, dia hanya seorang anak pembunuh, karena ibunya, ibuku terjatuh dan meninggal dunia, aku tidak peduli dengan nya hanya saja aku butuh dia untuk membayar hutang-hutangku"


Dilraba mendengar semua ucapan mereka air mata pun mengalir deras membasahi pipinya. ia tidak menyangka kakak nya yang paling ia sayangi sampai ia rela mengorbankan segalanya ternyata seorang yang berhati iblis, yang hanya memanfaatkan ia untuk membayar hutang-hutang nya, bahkan ia sekarang bermesraan dengan kekasih dilraba. Dilraba sudah tidak tahan menahan amarahnya ia pun langsung membuka pintu membuat kakaknya dan kekasih nya itu terkejut.


Hei kau pikir aku Sudi menjadi kakak mu? aku tidak Sudi! Kau hanya seorang anak pembunuh yang tidak tahu terimakasih.


"Dilraba kau benar-benar tidak punya sopan santun dengan kakak mu, apakah tidak ada yang mengajarkan dirimu?"-ucap laki-laki bernama siwon


"Kau pikir kau punya sopan santun? Bahkan Etika dan pikiran pun kau tidak punya! Benar-benar cowok yang bermuka tebal"


Seketika tangan vinie pun melambung menyentuh pipi dilraba


#prakkkkkkkk


"Kau tidak punya hak memarahi dia, untuk apa kau masih di sini pergilah aku sudah muak dengan mu"


"Kakak tak perlu kau usir, aku akan pergi dari rumah yang sudah dikotori hewan seperti dia, dan ini cek 8.09 won aku berikan, anggap saja untuk mengganti semua biaya hidup ku yang selama ini kau berikan."


Vinie pun terkejut melihat Dilraba yang begitu cepat membawa cek yang ia inginkan


Dilraba pun meninggalkan rumah nya dengan air mata yang mengalir deras membasahi pipinya "Appa maafkan Dilraba karena sudah mengingkari janjimu"


"Tuhan apa yang harus aku lakukan aku tidak tau aku harus kemana, bahkan aku tidak punya siapapun lagi saat ini."


Dilraba terus berjalan dengan wajah yang pucat ia bingung harus kemana, sore pun semakin larut, langit mulai mendung seketika turunlah hujan deras. dilraba masih terus berjalan di tepi, tiba-tiba muncul lah sebuah mobil mewah dari arah belakang dania nampak lampu sangat terang menerangi jalannya, dania pun menoleh ke belakang lalu tiba-tiba terjatuh pingsan.


"Astaga apakah aku menabraknya? Kenapa ia terjatuh?" Seketika ternyata Taehyung lah yang mengendari mobil tersebut, ia pun bergegas keluar dari mobilnya dan melihat seseorang yang terjatuh di depan mobilnya


"Bukannya ini wanita yang tadi di hotel, kenapa ia bisa pingsan di tepi jalan"


Taehyung langsung bergegas membawa wanita tersebut masuk ke dalam mobilnya, ia pun langsung mengendarai mobil nya dengan kecepatan penuh menuju kediamannya.

__ADS_1


Sesampai di rumah ia membaringkan dania di atas ranjang nya dan langsung memanggil pelayan rumahnya.


"Bi Tolong gantikan pakaian wanita ini, saya akan memanggil dokter Heldi"


"Baiklah tuan"


Taehyung pun langsung menghubungi dokter Heldi.


#tuuuuuuutttut


"ada apa kau menelpon ku malam-malam apa kau sakit lagi?" Ucap dokter Heldi


"Tidak cepatlah kau datang kesini aku kasih kau waktu 5 menit, jika kau tidak sampai dalam 5 menit akan ku cabut profesi mu sebagai dokter"-ucap Taehyung


"Tega sekali kau, kau tidak tau saat ini sedang hujan deras"-ucap dokter Heldi


"Aku tidak peduli, itu sudah menjadi tugas dan kewajibanmu sebagai seorang dokter pribadi keluarga Kim"-ucap Taehyung langsung mengakhiri panggilan.


5 menit kemudian Heldi sampai di kediaman Taehyung dan langsung memasuki rumahnya


"Apa kau baik-baik saja? dimana yang harus aku periksa?"ucap dokter Heldi menghampiri Taehyung


"Hei bodoh bukan aku yang sakit, wanita yang di sana yang berbaring di ranjang ku"ucap Taehyung sambil menoleh ke arah dilraba yang sedang berbaring


Dokter Heldi langsung menghampiri dan memeriksa Dilraba yang sedang berbaring di ranjang Taehyung


"Bagaimana bisa kau tega membiarkan wanita mu tidak makan seharian? Dia pingsan karena kurang darah dan kurang makan"-ucap dokter Heldi


Seketika itu Taehyung terdiam menatap Dilraba "apa yang sudah terjadi pada wanita ini, kenapa ia tega menyiksa dirinya sendiri" ucap suara hati Taehyung


"Nih aku berikan vitamin untuknya, oh iya sejak kapan kau begitu perhatian terhadap wanita, bahkan terhadap orang tua mu saja kau tidak peduli"


"Berisik kau, sudah sana pergi, aku sudah tidak membutuhkan mu lagi"


"Tega sekali kau, tadi kau memaksa ku cepat-cepat kesini lalu setelah sampai kau mengusir ku, benar-benar habis manis sepah dibuang"


Dokter Heldi pun berjalan menuju pintu keluar diantar oleh Taehyung "ingat wanita mu jangan kau biarkan kelaparan lagi"-sontak heldi


"Berisik sekali cepat sana pergi, aku tidak butuh ajaran mu"


Dokter Heldi pun melangkah berjalan keluar gerbang, dan Taehyung kembali ke kamar nya menaiki anak tangga rumah nya,


#drtttttttttttt#


Seketika ponsel Taehyung pun berdering panggilan masuk dari seseorang, ia pun langsung bergegas mengangkatnya.


"ada apa ma? Taehyung ingin istirahat"-ucapnya


"Taehyung bagaimana kau cocok tidak dengan calon yang eomma pilihkan?"-ucap nyonya Kim


"Ma Taehy sudah mempunyai seorang calon istri"


"Baiklah jika kau memang benar sudah mempunyai seorang calon istri bawalah besok berkunjung ke rumah eomma"


"Tapi ma Taehyung sibuk"


"Tidak ada alasan sibuk lagi, besok eomma tunggu. ucap nyonya kim langsung mengakhiri panggilan.


Setelah selesai menerima panggilan Taehyung langsung memasuki kamar nya menyelimuti Dilraba dan menaiki ranjang tidur nya lalu ia tertidur di sampinnya.


_____________


Jangan lupa LIKE, VOTE dan COMENT nya ya guys aku tunggu 🙏😊

__ADS_1


please hargai author sedikit:)


Thanks❤️


__ADS_2