My Perfect Wife [KTH]

My Perfect Wife [KTH]
Terjebak


__ADS_3


"Membuat kau menyesali semua yang telah kau lakukan terhadap orang di sekitar mu"-ucap Siwon membuat dilraba terkejut


"Apa maksud mu? Aku tidak paham apa yang kau bicarakan, aku tidak melakukan hal buruk apapun pada orang lain"


"Dilraba aku akui kau benar-benar hebat sekarang, bahkan kesalahan mu kau tidak mengakuinya, kemana perginya dilraba yang polos dan lemah itu?"


"Siwon hentikan mobilnya, apa yang ingin kau lakukan jangan bertele-tele"


"Tentu saja aku ingin mati bersama mu"


"Kau benar-benar gila, jika kau ingin mati jangan mengajak ku"


"Kau adalah orang yang aku cintai tentu saja aku harus mengajak mu bersama ku"


"Hentikan mobilnya"-triak dilraba


"Baiklah jika itu mau mu, aku akan hentikan"


Tiba-tiba Siwon memberhentikan mobilnya di sebuah pinggir jurang.


"Turun"-ucap Siwon menarik tangan dilraba keluar mobil dengan agresif


Lalu seketika dua orang wanita datang dari arah belakang dilraba berjalan pelan menghampirinya


"Dilraba sungguh sangat gampang sekali menjebak mu, aku pikir kau wanita yang hebat, aku salah menilai mu, kau hanya hebat dalam merebut milik orang lain"-ucap Cherry menghampiri dilraba diikuti Vinie di belakangnya


"Cherry, kak Vinie. Kau di sini juga? Sebenarnya Apa yang sedang kalian rencanakan"


"Membunuh mu"-ucap vinie sambil berjalan mendekati dilraba membuat dilraba terkejut lalu berjalan mundur menghindarinya.


"Kalian semua benar-benar gila"-triak dilraba


Tiba-tiba tak di sangka seseorang datang menghampiri mereka semua bersama beberapa pengawal dan polisi


"Hentikan"-triak Taehyung membuat semua terkejut


"Kalian wanita-wanita bodoh jika berani menyentuhnya akan ku patahkan kaki kalian"


"Taehyung, bagaimana bisa kau di sini"-ucap Cherry


"Di mana istriku berada di sana pun juga akan ada aku. Cherry seharusnya kau merenungi nasib mu karena kebangkrutan perusahaan halden, bukannya malah melakukan segala cara kotor seperti ini"-ucap Taehyung


"Taehyung berani sekali kau berbicara seperti itu padaku"


"Kenapa aku harus takut? Kau pikir kau itu siapa? Putri direktur perusahaan ternama? Haha Itu hanya masalalu"


"Dan kau vinie bukanya kau dengan istriku kakak beradik, kau seharusnya membelanya bukankah kalian satu appa. Tuan albart dilmurat"-ucap Taehyung membuat dilraba dan vinie terkejut


"Dari mana kau tau nama appa ku?"-ucap vinie


"Semua tentang istriku tidak ada yang tidak ku ketahui, bukankah begitu sayang"-ucap Taehyung kepada dilraba


"Bagaimana bisa dia mengetahui nya bahkan aku belum pernah menceritakan banyak masalalu ku padanya"-ucap suara hati dilraba bingung

__ADS_1


Dilraba masih terdiam dan bingung


"Vinie kau benar-benar seorang wanita yang paling bodoh yang pernah aku temui, sebelum aku bertemu dengan mu aku berfikir istriku yang paling bodoh, tak ku sangka kakaknya lebih bodoh darinya"-ucap Taehyung terkekeh


"Dia baru saja mengejek Ku, menjengkelkan"-ucap suara hati dilraba


"Jaga bicaramu, kau sama sekali tidak tau apapun tentang ku"


"Vinie kau benar-benar bodoh sekali rela mencelakakan adik mu demi membantu anak dari pria yang sudah membuat perusahaan appa mu bangkrut"-ucap Taehyung membuat semua terkejut


"Apa?"-ucap vinie terkejut


"Taehyung apa maksud mu?"-ucap Cherry terkejut


"Jika aku menjadi mu, aku akan mencari tau semua informasi mengenai itu dan akan ku lindungi adikku selebihnya aku akan membuat perhitungan kepada mereka yang sudah membuat keluarga ku sengsara"


"Taehyung hentikan, kau tidak boleh sembarang menyebar berita palsu seperti itu hanya karena kau membenciku"-triak Cherry


Seketika Taehyung dengan reflek melempar semua berkas perusahaan imperal colage kepada vinie


Vinie pun langsung melihatnya lalu terkejut melihat isi berkas tersebut yang merupakan surat pengambil alih perusahaan


Seketika dua orang polisi menghampiri Cherry menggenggam kedua pergelangan tangannya


"Lepaskan"-triak Cherry


"Vinie kau tega merelakan nyawa adik mu hanya demi uang yang bahkan itu adalah uang keluarga mu sendiri, perusahaan imperal colage perusahaan yang di bangun appa mu dengan hasil jerih payahnya sendiri hingga menempatkan kedudukan teratas di dunia, seharusnya orang yang harus kau musuhi itu wanita licik ini, bukan istriku, apa sekarang kau paham bahwa kau wanita yang sangat bodoh"-ucap Taehyung


"Cherry dasar wanita licik, aku akan membunuh mu"-triak vinie seketika Cherry pun mengambil pistol polisi dan memundurkan langkahnya


"Cherry jangan lakukan itu"-triak Taehyung


"Cherry dasar kau wanita gila"-triak vinie


"Jangan ada yang mendekat"-triak Cherry membuat semua panik


"dilraba jika aku tidak bisa memiliki Taehyung kau juga tidak boleh memiliki nya"-triak Cherry seketika melepaskan peluru mengarahkan nya ke wajah dilraba


Tiba-tiba Taehyung dengan sigap langsung berlari memeluk dilraba menghadang peluru, membuat ia tertembak di bagian punggung belakangnya.


Suasana tiba-tiba berubah menjadi sunyi dan mencengkram, semua panik dan terkejut


"Dil-raba ka-li i-ni a-ku ber-hasil me-lindu-ngi mu dan anak kita, ber-janji lah kau a-kan te-tap terus menjaganya dan melin-dungi nya walau-pun a-ku tidak lagi bera-da di sam-ping mu"-ucap Taehyung lalu seketika terjatuh di pelukan dilraba


"Taehyung"-triak dilraba meneteskan air matanya


"Taehyung, dia sudah mengetahui kehamilan ku, lalu kenapa dia tidak mengatakan apapun"-ucap suara hati dilraba


Taehyung bangun lah, kau tidak boleh kenapa-kenapa kau harus tetap berada di samping ku, aku tidak akan bisa menjaganya sendiri, kau tidak boleh meninggalkan ku "-triak dilraba menangis terisak


"Dilraba maafkan aku"-ucap vinie menghampiri dilraba


"Kak ini bukan waktu yang tepat"


"Kalian semua kenapa masih terdiam di sana, cepat panggil ambulan, jika terjadi sesuatu padanya kalian semua harus mati"-triak dilraba menangis terisak

__ADS_1


Suasana pun semakin menjadi mencengkram.


_______________


Rumah sakit


"Sayang kau harus bertahan"-ucap dilraba


"Nyonya anda tunggu di sini, dokter akan menangani"


"Saya harus menemaninya"


"Tidak bisa nyonya ini sudah prosedur, percayakan semua kepada dokter, ia akan melakukan yang terbaik"-ucap seorang perawat


"Baiklah"


"Ya Tuhan semoga tidak terjadi apapun padanya, aku benar-benar menyesal selalu tidak mendengarkannya, ini semua salah ku, jika aku mendengarkan nya kejadian seperti ini tak akan pernah terjadi"-ucap dilraba menangis


"Dilraba maafkan aku, ini semua juga salah ku, aku selalu mempersulit mu, aku akan menebus semua kesalahanku di dalam sell, aku yang sudah menyusun semua rencana ini, karena aku tuan Kim menjadi seperti ini"-ucap vinie menangis


"Kakak ini sepenuhnya bukan kesalahan mu, kau juga hanya korban, aku sudah memaafkan mu tak perlu dibahas lagi soal ini kak, bantu aku berdoa semoga tidak terjadi hal buruk padanya"


"Terimakasih dilraba"-ucap vinie memeluk dilraba


Seketika Jimin dan tamy datang menghampiri mereka berjalan tergesa-gesa


"Bagaimana keadaan tuan Kim?-ucap jimin


"Dilraba apa kau baik-baik saja"-ucap Tamy


"Aku baik-baik saja tamy, tetapi dia terluka"-ucap dilraba memeluk Tamy lalu meneteskan air mata


"Dilraba kau harus sabar"


"Tamy, jika terjadi sesuatu padanya bagaimana, aku benar-benar takut jika dia pergi meninggalkan ku"


"Kau tak boleh berfikir seperti itu, kita semua harus berdoa semoga pak direktur baik-baik saja"


Tiba-tiba heldi keluar ruangan HCU menghampiri dilraba


"Nyonya kita akan segera melakukan operasi"


"Dokter heldi, apa ada kemungkinan operasi nya gagal juga?"


"85% karena luka tembaknya sangat dalam mengenai punggung kirinya, kita berdoa saja ya, semoga berhasil"-ucap heldi lalu meninggalkan dilraba untuk mempersiapkan operasi


"Nyonya tolong tanda tangan disini ya"-ucap seorang perawat


Seketika dilraba terjatuh pingsan membuat semua menjadi panik dengan kondisinya.


**TBC.


jika typo bertebaran, maafkan yaa:d


guys seperti biasa jangan lupa tinggalkan jejak kalian melalui LIKE dan VOTMEN.

__ADS_1


thnks**.


__ADS_2