My Perfect Wife [KTH]

My Perfect Wife [KTH]
Dua buah hati?


__ADS_3

Pagi hari


Pukul 07.00


Masih seperti biasa mengawali pagi yang cerah Dilraba pun menyiapkan sarapan untuk Taehyung


"Kenapa kau bangun lebih pagi? Tumben sekali"-ucap dilraba


"Tak tau kenapa hari ini aku ingin melihat mu lebih lama sebelum berangkat ke kantor, jadi aku bangun lebih awal"-ucap Taehyung menghampiri dilraba yang sedang memasak sarapan untuknya.


"Apa kau lupa aku juga akan pergi ke kantor hari ini"-ucap dilraba


"Tidak sayang, hari ini kau akan tetap di rumah, tidak boleh bekerja aku tak mau melihat istriku diperlihatkan banyak laki-laki mata keranjang"


"Baiklah, berarti jika laki-laki itu tidak mata keranjang boleh melihat ku?"


"Tentu saja, karena hanya aku laki-laki yang tidak mata keranjang"


"Kau ini selalu saja bertingkah di luar dugaan ku, menyebalkan"


"Iya kau benar sayang"-ucap Taehyung terkekeh


"Apa yang kau masak itu sepertinya enak sekali"-ucap Taehyung


"Aku memasak telur gulung, aku hampir lupa kalau Taeyeon tidak di sini, jadi aku berniat untuk mengantarkannya ke rumah eomma, aku sudah terlanjur berjanji padanya"


"Apa hanya Taeyeon saja yang kau buatkan, aku tidak?"


"Tentu saja, aku hanya membuatkan untuknya"-ucap dilraba membuat Taehyung langsung berdiri dari duduknya menghampiri dilraba lalu memeluknya dari belakang


"Jika seperti itu aku akan menggangu mu memasak"-ucap Taehyung membuat dilraba terkejut


"Kau ini seperti anak kecil saja, tak perlu menggangu ku lagi karena aku juga sudah membuatkanya untuk mu"


"Terimakasih sayang"-ucap Taehyung mencium dilraba lalu melepaskan pelukannya


"Makanlah, aku sudah membuatkan nya spesial untuk mu"


"Baiklah sayang"


"Kau pergi naik apa ke rumah eomma?"-ucap Taehyung


"Naik taksi"


"Sayang jika kau pergi naik taksi aku akan khawatir sesuatu terjadi padamu, biarkan aku saja yang antar"


"Tak usah, nanti kau telat bekerja, aku tidak ingin menganggu pekerjaan mu"


"Baiklah, tetapi kau berjanji harus hati-hati, kemana pun kau pergi ponsel mu tidak boleh tidak aktif"


"Iya,kau tak perlu khawatir"


"Baiklah aku akan bersiap berangkat ke kantor"-ucap Taehyung mencium kening dilraba lalu berjalan menaiki anak tangga menuju kamar


"Bibi seon tolong rapikan ini ya, saya akan ke atas menyiapkan pakaian Taehyung"


"Baik nyonya"


_________


"Kenapa kepala ku pusing sekali, apa karena aku kelamaan berdiri memasak"-ucap dilraba sambil berjalan pelan menaiki anak tangga


_________


"Apa kau yakin tidak ingin aku antar saja?"-ucap Taehyung


"Tidak, kau pergi bekerja saja, aku akan ke rumah eomma naik taksi"


"Ya sudah, setelah kembali jangan lupa kabari aku"


"Baiklah"


Taehyung pun melajukan mobil nya menuju perusahaan Kim.


"kepala ku benar-benar pusing sekali"-ucap dilraba sambil memegang kepalanya.


_________


"Kenapa perasaan ku tidak enak seperti ini, apa karena aku terlalu khawatir padanya"-ucap Taehyung sambil menyetir mobilnya


_________


"Bibi Seon saya akan pergi ke kediaman keluarga Kim sebentar"-ucap dilraba


"Baik nyonya hati-hati"


"Iya bi, tolong jaga rumah ya"


Dilraba berjalan keluar menaiki taksi menuju ke kediaman keluarga Kim


Beberapa menit kemudian ia pun sampai di kediaman keluarga Kim


"Pak tunggu sebentar ya"-ucap dilraba kepada supir taksi


"Baiklah"


Dilraba berjalan pelan memasuki rumah kediaman keluarga Kim

__ADS_1


"Dilraba kau datang dengan siapa?"-ucap nyonya Kim


"Sendiri eomma"


"Kenapa kau datang sendiri, ini terlalu bahaya, apa Taehyung tidak mengantarkan mu"


"Dilraba yang tidak ingin diantarkan dengannya eomma"


"Kau ini, selalu saja tidak mau merepotkan orang lain"


"Dilraba hanya tidak ingin menggangu Taehyung bekerja, oh iya eomma apa Taeyeon ada di dalam?"


"Taeyeon sepertinya masih di kamar, ada apa nak duduk lah dulu"


"Dilraba hanya ingin mengantarkan makanan untuk taeyeon eomma"


"Kau ini jauh-jauh datang hanya untuk mengantarkan makanan untuk nya, lain kali jangan kau antarkan sendiri eomma sangat khawatir"


"Baiklah eomma"


"Nak jika kau kesepian eomma akan menyuruh Taeyeon untuk tinggal di sana lagi bersama kalian"


"Eomma tak perlu khawatir, dilraba tidak kesepian, tetapi jika taeyeon ingin tinggal di rumah bersama kami dilraba akan senang, pintu rumah selalu terbuka untuknya"


"Kau ini wanita yang rendah hati"


"Eomma selalu memuji ku, aku hanya berkata sesuai pemikiran ku saja, oh iya eomma seperti nya dilraba tidak bisa lama, Taehyung akan marah jika dilraba keluar terlalu lama"


"Baiklah sayang, kau hati-hati ya"


"Baik eomma"


Dilraba berjalan keluar dan langsung menaiki taksi


"Pak pergi ke rumah sakit ya"


"Baik"


___________


Perusahaan Kim Group


"Kenapa dia belum menghubungi ku juga, dia selalu saja seperti itu"-ucap Taehyung kesal


Seketika seseorang memasuki ruangan Taehyung mengetuk pintu dan langsung membukanya.


*Cekrekkk


"Permisi pak, ini semua berkas yang harus di tanda tangani"


"Baiklah Tamy"


*Cekrekkk


"Taehyung, bagaimana kabar mu? aku rindu sekali dengan mu"-ucap Cherry langsung menghampiri Taehyung membuat Tamy terkejut


"Bukankah itu Cherry? Kenapa dia memanggil pak direktur akrab sekali, apa dia sudah tidak bekerja di sini lagi, sebenarnya apa hubungan dia dengan pak direktur?"-ucap suara hati tamy


"Cherry untuk apa kau di sini? Nama mu sudah tidak ada di daftar karyawan perusahaan ku lagi"


"Taehyung kenapa kau jahat sekali, kau meninggalkan ku begitu saja setelah berbuat seperti itu di hotel"-ucap cherry membuat Tamy terkejut


"Apa yang kau perbuat di hotel bersama pak direktur?"-ucap Tamy membuat Taehyung dan Cherry terkejut


"Siapa kau? Lancang sekali bertanya seperti itu"-ucap Cherry


"Siapa pun aku tidak penting untuk mu, tetapi penting bagiku kau menjawab pertanyaan ku"-ucap Tamy


"Baiklah aku akan menjawab nya, aku dan taehyung tentu saja melakukan hubungan sepasang kekasih di hotel, dan aku juga sedang mengandung anaknya. apa kau sudah puas dengan jawaban ku"-ucap Cherry membuat Tamy terkejut


"Cherry hentikan omong kosong mu"-ucap Taehyung kesal


"Kenapa? Memang kenyataannya seperti itu Taehyung kau harus bertanggung jawab"


"Tamy bisakah kau keluar dulu, aku akan menyuruh Jimin mengambil semua berkasnya"-ucap Taehyung membuat Tamy langsung bergegas keluar ruanganya


"Permisi pak"-ucap tamy


___________


"Nyonya sudah sampai"-ucap supir taksi


"Oh iya, maaf saya ketiduran"


"Tidak apa nyonya"


"Baiklah terimakasih pak"-ucap dilraba menuruni taksi


____________


"Tamy kau sudah keterlaluan berbicara seenak mu, pergi lah dari sini atau aku akan menyuruh petugas keamanan untuk mengusir mu"


"Taehyung aku sedang mengandung anak mu, kau tega sekali mengusir ku"-ucap Cherry


"Tamy aku tidak melakukan apapun di hotel bersama mu, jangan asal bicara"


"Taehyung jika kamu tidak mau bertanggung jawab aku akan pergi bunuh diri saja bersama anak ini"-ucap Cherry sambil mengambil gunting di atas meja Taehyung mengarahkan ke perutnya.

__ADS_1


"Cherry apa kau gila ingin membunuh anak mu sendiri"


"Untuk apa aku mempertahankanya, appa nya saja tidak mengakui nya"-ucap Cherry membuat Taehyung terdiam


"Ya Tuhan masalah apa lagi ini, aku benar-benar tidak ingat kejadian waktu malam itu, apa benar anak yang di kandung Cherry adalah anak ku"-ucap suara hati Taehyung frustasi


"Taehyung kau harus bertanggung jawab, aku tidak ingin seperti dilraba kehilangan janinnya"


"Apa maksud mu Cherry"


"Dilraba sudah tidak akan bisa mengandung lagi, kau akan menyesal karena tidak mengakui anak yang ada di dalam kandungan ku"


"Cherry jaga bicaramu"


"Kenapa aku harus jaga bicara ku, justru aku sedang memberitahu mu wanita yang sudah keguguran akan kecil kemungkinan mempunyai keturunan lagi"


"Cherry berhenti lah berbicara dan pergilah dari sini, jika tidak aku akan menyuruh petugas keamanan untuk memaksa mu keluar dari sini"-ucap Taehyung emosi


"Baiklah, tetapi ingat aku tidak akan melepaskan mu begitu saja, aku akan tetap terus mencari mu meminta pertanggung jawaban"-ucap Cherry lalu keluar ruangan Taehyung


___________


Rumah sakit


"Dokter heldi bagaimana hasil pemeriksaannya sebenarnya aku menderita penyakit apa? Kenapa akhir-akhir ini kepalaku sering sekali pusing"-ucap dilraba


"Tak perlu ada yang di khawatirkan, Selamat nona Kim hasil periksaan menunjukkan kau positif sedang mengandung"-ucap heldi membuat dilraba terkejut


"Benarkah? Dokter heldi boleh aku melihat hasilnya?"


"Tentu saja"-ucap heldi sambil memberikan selembar kertas hasil pemeriksaan


"Terimakasih"


"Nona kim tetapi kau harus jaga kandungan mu dengan baik, tidak boleh terlalu capek, karena usia kehamilan muda sangat rentan sekali"


"Baiklah terimakasih banyak dokter heldi atas sarannya"


"Sama-sama Nona Kim"


__________


Taehyung masih memikirkan semua perkataan Cherry, ia benar-benar bingung apa yang harus ia lakukan


Tiba-tiba Taehyung mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang


*Tuuuuuutuuuuut


"Hallo, ada apa tuan muda kim?"


"Tolong kau awasi wanita yang bernama Cherry beritahu aku dengan siapa saja dia bertemu, aku akan mengirim fotonya"


"Baik tuan"


Taehyung pun langsung mengakhiri panggilan


"Bagaimana ini jika yang semua yang di katakan Cherry benar, bahwa yang ada di dalam kandungan nya adalah anak ku"-ucap Taehyung frustasi


"Kemana dilraba? kenapa dia belum menghubungi ku juga, apa dia lupa? lebih baik aku menghubunginya duluan"-ucap Taehyung langsung mengambil ponselnya kembali untuk menghubungi dilraba


*Tuuuutttttuttt*


______________


"Hallo kau dimana? kenapa tidak menghubungi ku dari tadi?"-ucap Taehyung


"Aku terus menghubungi mu dari tadi dan mengirim kan mu pesan tetapi tak ada respon apapun dari mu, ponsel mu juga sibuk, aku pikir kau sedang rapat, jadi aku tidak mencoba menghubungi mu lagi"


"Lalu sekarang kau di mana?"


"Aku sedang di perjalanan pulang naik taksi"


"Baiklah kau hati-hati ya"


"Iya, baiklah aku tutup telponnya"


"Yasudah"


Dilraba pun mengakhiri panggilan


__________


Seketika Taehyung pun berinisiatif melihat pesan masuk dari dilraba, ia pun segera membacanya.


💌Istri bodoh  :


Sayang kenapa ponsel mu sangat sibuk, aku sedang di perjalanan, pulang aku baik-baik saja kau tak perlu khawatir❤️😉


"Ternyata dia tidak berbohong, wanita yang sangat patuh"-ucap Taehyung sambil tersenyum


_____________


"Aku harus memberitahukan ini semua padanya, aku sudah berjanji tidak akan menyembunyikan apapun dari nya lagi"-ucap dilraba


TBC.


Jangan lupa Tinggalkan jejak kalian melalui VOTMEN ya🤗

__ADS_1


Thanks all.


__ADS_2