My Perfect Wife [KTH]

My Perfect Wife [KTH]
melepaskan


__ADS_3

Kediaman tamy


"Kemana dilraba, kenapa pagi-pagi dia sudah menghilang"-ucap Tamy sambil mengambil ponselnya menghubungi seseorang


*Tuuuutttttuttt


"Hallo"


"Dilraba kau di mana, kau pergi sepagi ini tidak memberitahu ku?"


"Tamy maafkan aku, kau tak perlu khawatir sebentar lagi aku akan kembali"-ucap dilraba mengakhiri panggilan


"Dilraba ini kebiasaan sekali suka menghilang seperti ini"-ucap Tamy


_______________


"Makanlah, setelah itu kau ganti pakaian mu, aku akan mengantarkan mu pulang"


"Bisakah kau mengantar ku ke perusahaan park, ada beberapa berkas yang harus aku ambil."


"Tidak, kau sudah berjanji, kau tau janji itu apa?"


"Kau ini aku kan hanya berjanji untuk tidak menikah dengan laki-laki manapun, kenapa mengunjungi perusahaan park juga aku tidak boleh"


"Baiklah, sebentar saja, setelah itu aku akan mengurus surat pengunduran diri mu di sana"


"Apa? tetapi aku masih ingin bekerja"


"Tidak boleh, tetap lah di rumah Tamy sampai aku selesai menyelesaikan masalah diantara kita"


"Dari mana kau tau aku tinggal di rumah Tamy?"


"Bukankah sudah ku katakan apapun tentang mu tidak ada yang tidak aku ketahui, apa kau lupa?"-ucap Taehyung membuat dilraba terkejut dan terdiam


"Dilraba kenapa kau tiba-tiba terdiam? Apa kau sedang menyembunyikan sesuatu?"


"Tidak?"


"Dilraba kau masih ingin berbohong padaku?"-ucap Taehyung dengan tatapan sinis


"Dilraba apa kau tidak tau arti aku menyuruh mu tidak boleh menikah dengan laki-laki manapun?"


"Tidak"


"apa kau tidak ingin bertanya padaku?"


"Aku tidak tertarik, aku tau dari dulu kau ini orang seperti apa, pria yang egois, tidak ada yang harus aku curigakan"


"Kenapa dia seperti ini, apa dia mengetahui sesuatu yang aku sembunyikan darinya, tatapan nya menyeramkan sekali"-ucap suara hati dilraba


"Dilraba kenapa kau masih bersih keras menyembunyikan kehamilan mu dari ku, apa kau benar-benar tidak menginginkan aku menjadi bagian penting juga di dalam hidup mu"-ucap suara hati Taehyung


"Dilraba apa tidak ada hal penting yang ingin kau bicarakan dengan ku?"


"Tidak ada, Sudahlah, Mendengar kau berbicara tidak jelas seperti ini Aku menjadi tidak nafsu makan, lebih baik kau lupakan soal perjanji kita yang tadi"-ucap dilraba lalu pergi meninggalkan Taehyung


"Dilraba"-triak Taehyung mengejarnya dan seketika tangannya tergampai oleh Taehyung


"Dilraba aku tidak mengizinkan mu  pergi dari sini, kau harus patuh"-ucap Taehyung dengan tatapan sinis


"Taehyung lepaskan, sudah tidak ada apapun lagi diantara kita, kemana rasa malu mu, kenapa tiba-tiba menghilang begitu saja? Kau tau siapa yang kau kejar saat ini, hanya mantan istri mu, kau tak boleh bersikap seperti ini padaku, jadi sekarang ku mohon lepaskan aku"


"Mengejar mu aku tidak peduli dengan rasa malu, dilraba aku tidak akan melepaskan mu, sampai kapan pun kau adalah istri ku tidak ada yang bisa merubah itu"


"Taehyung kau benar-benar sudah tidak waras, cepat lepaskan aku"

__ADS_1


"Tidak"


"Egois sekali, apa dia tidak tau jika sikap dia terus seperti ini membuat ku semakin sakit"-ucap suara hati dilraba


Tiba-tiba seseorang datang menghampiri mereka


"Taehyung, apa yang kau lakukan dengan mantan istri mu"-ucap Cherry menghampiri mereka


"Cherry untuk apa kau datang ke sini?"


"Aku mengunjungi calon suami ku apakah tidak boleh"


"Cherry aku bukan calon suami mu, sampai kapan pun tidak akan ada pernikahan diantara kita"


"Bagaimana bisa kau berbicara seperti itu, apa wanita ****** ini yang sudah menghasut mu"


"Cherry jaga bicaramu, dilraba bukan wanita seperti itu, apa kau tidak malu terus bersikap seperti ini"


"Cherry jika aku wanita ******, lalu kau ini siapa? Kau pikir dirimu suci? Menjijikkan sekali, bahkan kau lebih rendah dari wanita ******"-ucap dilraba tiba-tiba tangan Cherry ingin Menjadi mengenai wajah dilraba


"Cherry hentikan"-ucap Taehyung sambil menghadang tangan Cherry


"Taehyung kenapa kau terus membelanya, aku ini calon istri mu, wanita yang sedang mengandung anak mu"


"Taehyung lepaskan aku"-ucap dilraba berusaha melepaskan tangannya yang di genggaman oleh Taehyung lalu pergi meninggalkan mereka


"Dilraba"-triak Taehyung


"Taehyung hentikan, dia sudah bukan siapa-siapa bagi mu lagi, kau harus menerima nya"-ucap cherry menarik tangan Taehyung


"Cherry jangan halangi ku"-ucap Taehyung dengan tatapan sinis lalu berjalan menuju keluar perusahaan Kim


______________


"Ya Tuhan hatiku benar-benar sakit sekali, apakah seperti ini rasanya mencintai seseorang yang tak akan pernah bisa kita miliki"-ucap suara hati dilraba berlari


"Kenapa aku merasa sedih seperti ini berada jauh darinya, tetapi jika berada di dekatnya hatiku rasanya sakit sekali dan aku benar-benar tidak bisa menahan air mataku, ya tuhan apa yang harus aku lakukan, Taehyung bagaimana aku harus menyikapi dirimu"-ucap suara hati dilraba sambil menoleh ke Taehyung lalu menaiki taksi


"Kenapa kau meninggalkan ku lagi, apa kau benar-benar sudah tidak ingin berada di dekat ku lagi"-ucap suara hati Taehyung sedih


_____________


"Bagaimana bisa aku memisahkan mereka berdua bahkan melihatnya pun aku benar-benar tidak sanggup, aku tidak bisa menahan tangisan ku jika terus berada di dekatnya"-ucap suara hati dilraba dilraba


____________


Kim Group


(Ruangan direktur)


"Taehyung, sampai kapan kau terus seperti ini, mengejar wanita itu, sebentar lagi kita akan menikah"


"Cherry lupakan masalah kita, aku sudah tidak bisa kembali bersama mu"


"Taehyung aku sedang mengandung anak mu, kenapa kau berbicara seperti itu"


"Aku sudah lelah bisa kah kau pergi dari sini"


"Taehyung aku tidak akan pergi dari sini sebelum kau bilang akan secepatnya melangsungkan pernikahan kita, jika kau tidak bilang juga aku akan"-ucap Cherry seketika dipotong oleh Taehyung


"Akan apa? Bunuh diri? Silahkan saja"


"Taehyung aku tidak pernah main-main bukankah kau sangat paham aku seperti apa?"


"Lalu kau pikir aku main-main? Jika kau ingin bunuh diri silahkan saja, tetapi jangan di perusahaan ku, nanti kotor, kau juga tidak bisa  membersihkanya kan"

__ADS_1


"Taehyung kau keterlaluan"


"Cherry kau pikir aku akan diam melihat kau terus mempermainkan ku hingga sampai saat ini, selama ini aku diam karena aku mencintaimu, tetapi kali ini berbeda semua sudah berubah, aku benar-benar sudah tidak mencintaimu lagi, apa kau tidak takut jika aku murka pada mu?"


"Bagaimana bisa dia sudah tidak mencintai ku lagi, Taehyung berani membentak ku dan berbicara seperti itu? Aku benar-benar tidak salah mendengarnya, kenapa sikap taehyung menjadi seperti ini"-ucap suara hati Cherry


"Kau masih tidak ingin pergi dari sini?"-ucap Taehyung lalu seketika Cherry pun pergi meninggalkan ruangan Taehyung


_______________


Kediaman tamy


"Dilraba kau sudah kembali"-ucap Tamy yang sedang duduk di meja makannya.


Kau sudah sarapan


Kau ini kenapa diam saja?"


"Tamy aku sudah sarapan aku sedang tidak enak badan aku istirahat ya"


"Apa kau ingin aku antar ke rumah sakit?"


"Tidak, aku akan pulih setelah istirahat"


"Baiklah"


_____________


Restoran


"Jika dilraba masih ada aku tidak akan pernah bisa menikah dengan Taehyung dan membangun kembali Perusahaan halden"-ucap Cherry


Seketika Cherry mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang


*Tuuuutttttuttt*Tuuuutttttuttt


Maaf nomer yang anda tujui sedang berada di luar jangkauan


"Kemana perginya dia, kenapa ponsel nya tidak aktif, tidak biasanya dia seperti ini, benar-benar tidak bisa di andalkan"


"Lebih baik aku meminta Vinie membantu ku"-ucap Cherry lalu mengambil ponselnya menghubungi vinie


*Tuuuutttttuttt


"Hallo"


"Ada apa?"


"Vinie kau di mana? Aku membutuhkan bantuan mu"


"Kau bisa membayar ku berapa meminta bantuan ku?"


"Masalah itu kau tak perlu khawatir aku akan membayar nya dua kali lipat dari sebelumnya, bagaimana?"


"Katakan, apa yang harus aku lakukan"


"Aku tidak ingin ada orang lain yang mendengar nya masalah tugas mu aku akan memberitahukan melalui pesan"


"Baiklah, aku tunggu"-ucap Vinie langsung mengakhiri panggilan


"Dilraba kali ini kau harus mati, aku tidak bisa membiarkan mu terus berada di sisi Taehyung, jika kau tidak ada Taehyung pasti masih mencintai ku, semua ini gara-gara dirimu, kau harus membayar semua ini dengan nyawa mu"-ucap Cherry


TBC.


Cerita akan aku lanjutkan sebelumnya bantu aku LIKE, VOTE dan COMENT dulu Ya guys

__ADS_1


Terimakasih guys❤️


__ADS_2