![My Perfect Wife [KTH]](https://asset.asean.biz.id/my-perfect-wife--kth-.webp)
Malam hari
Pukul 20.00 KST
Dilraba berjalan menuju ruangan kerja Taehyung dengan membawa secangkir teh hangat.
"Aku membawakan secangkir teh hangat untuk mu, aku melihat kau sibuk di ruang kerja seharian ini"
"Ada apa? Sepertinya seseorang sedang merindukan ku?"
"Tidak"
"Lalu apa yang membawa mu menghampiri ku? Jika bukan seperti itu, maka ada sesuatu yang kau inginkan."
"Awalnya Aku berfikir kau dengan Taeyeon itu berbeda, ternyata kalian itu sangat sama sekali pandai mengetahui isi hati seseorang"-ucap dilraba
"Hei apa masalah ini yang ingin kau katakan? Aku benar-benar tidak ada waktu untuk membahas nya"
"Tidak, bukan itu"
"Lalu apa yang ingin kau katakan? cepat lah katakan. Seperti nya nyonya muda Kim semakin banyak kemajuan menjadi banyak sekali berbicara"
"Menyebalkan, aku selalu saja naik darah jika berbicara padanya, Apakah hobi dia membuat orang lain sebal terus padanya"-ucap suara hati dilraba
"Kenapa tiba-tiba diam? Jika tidak ingin bicara keluar lah, aku sedang bekerja"
"Tunggu, baiklah aku akan katakan. tuan muda Kim tolong izinkan aku bekerja, aku sangat bosan sekali di rumah,"-ucap dilraba memohon kepada Taehyung
"Jadi ini keinginan mu? Dilraba dengarkan baik-baik, aku saja tidak mengizinkan mu pergi keluar, bagaimana kau yakin aku akan mengizinkan mu untuk bekerja"
"Aku berjanji tidak akan mengingkari perjanjian kita sebelum berakhir"-ucap dilraba memohon kepada Taehyung
"Kondisi mu masih belum pulih, jika terjadi sesuatu pada mu kau akan merepotkan ku nanti"
"Aku berjanji tidak akan merepotkan mu"
"Dia selalu saja berjanji, jika dia mengingkari apa dia tidak takut dengan konsekuensinya"-ucap suara hati Taehyung
"Baiklah, jika aku mengizinkan mu bekerja, kau mau bekerja di mana?"
"Aku akan bekerja di perusahaan Park, aku sudah mengirim CV via email, dan aku juga sudah mendapatkan jadwal interview di sana"-ucap dilraba membuat Taehyung tersedak teh yang sedang di minum oleh nya.
"Aku tidak akan mengizinkan mu bekerja di perusahaan Park"
"Kenapa?"
"Kau mau menjatuhkan ku? kau ini seorang istri Direktur perusahaan kim, kalau kau mau kau bisa bekerja di perusahaan ku"
"Tetapi aku sudah terlanjur mendapatkan jadwal interview di perusahaan Park"
"Ya sudah jika kau menolak kau akan tetap di rumah menemani bibi Seon"
"Menyebalkan, tidak ada pilihan lain"-ucap suara hati dilraba
"Baiklah, aku setuju, kapan aku bisa mulai bekerja?"
"Kapan pun boleh sesuka mu"
"Baiklah, terimakasih tuan muda Kim"-ucap dilraba tersenyum lalu berjalan meninggalkan Taehyung
"Tunggu"-ucap Taehyung membuat dilraba seketika terhenti dari jalannya
"kau mau kemana? Apa aku sudah menyuruh mu pergi"-ucap Taehyung sambil berjalan mendekati dilraba lalu memeluknya dari belakang"
"Aku sudah membantu nyonya muda Kim, bukankah nyonya muda Kim juga harus membantu ku juga, sebagai imbalanya"-ucap Taehyung di telinga dilraba
"Aku harus membantu mu apa?"-ucap dilraba sambil membalikan badannya menatap Taehyung gelisah
"Kenapa kaku sekali, bukankah nyonya muda Kim sangat memahami suami mu yang sangat tampan ini?"
"Tuan muda Kim aku sedang sakit kasihani lah aku"
"kau sedang sakit? aku bisa membantu mu menyembuhkan sakit mu"-ucap Taehyung lalu mencium dan melumatkan bibir dilraba sambil membuka kancing piama dilraba satu persatu
"Apa kau ingin melakukanya disini?"-ucap Taehyung
"Tidakkkkkkk"-triak dilraba
"Baiklah, kita ke kamar"-ucap Taehyung terkekeh
__ADS_1
"Menyebalkan sekali, kenapa dia begitu bersemangat"-ucap suara hati dilraba kesal
__________
Keesokan harinya dilraba terbangun dari tidurnya,
"Jam berapa ini apa aku kesiangan?"-ucap dilraba lalu melihat ke samping ranjangnya"
"Dia sudah tidak ada? Aku merasa seluruh badan ku sangat sakit sekali, seperti nya aku tidak bisa bangun"
__________
PERUSAHAAN KIM
"Kenapa sampai saat ini juga belum ada informasi mengenai masalah kecelakaan itu, seperti seseorang pembunuh bayaran masalah sekecil ini belum juga di temukan"-ucap Taehyung
Tiba-tiba ponsel Taehyung berdering panggilan masuk dari seseorang, ia pun segera mengangkat nya
#drtttttttt
"*Selamat pagi pak, mengenai kasus yang pak direktur berikan sudah saya pecahkan, seorang wanita muda yang telah menabraknya"
"Baiklah, Dimana dia berada sekarang"
"Kantor polisi"
"Baiklah saya segera ke sana"-ucap Taehyung langsung mengakhiri panggilan*
___________
KANTOR POLISI
"Jadi dia yang sudah berani mencoba mencelakakan istri saya"-ucap Taehyung sambil berjalan menghampiri seorang wanita yang tengah duduk sambil menundukan kepalanya.
"Tuan muda Kim"-ucap wanita itu terkejut melihat Taehyung menghampirinya
"Maafkan saya, saya tidak sengaja menabraknya"
"Kau pikir saya orang yang bisa kau bodohi? Fila area rumah saya banyak sekali CCTV, kau pikir saya tidak tau kau sengaja mencelakakanya"
"Tidak tuan, Saya hanya mengantuk saat menyetir lalu tidak sengaja menabrak istri anda"
"Benarkah? Saya tau sekali hubungan mu dengan istri saya"-ucap Taehyung membuat wanita itu kembali terkejut
"Maaf kan saya tuan muda Kim saya benar-benar tidak sengaja"
"Saya menghargai kamu karena kamu adalah kakak dari istri saya, saya tidak akan melakukan apapun terhadap mu, tetapi semuanya dia yang akan menentukan"-ucap taehyung
"Bagaimana dia bisa mengetahui identitas ku, tamat lah riwayat ku?"-ucap suara hati vinie
Seketika Taehyung mengambil ponselnya untuk menelpon seseorang
"Tuuuutttttuttt
__________
Kediaman Taehyung
"Kak ada apa dengan mu? apa kau sedang sakit? Sepertinya kau sulit berjalan?"-ucap Taeyeon
"Tidak apa-apa Taeyeon, oh iya kau ingin sarapan apa? aku akan buatkan sarapan untuk mu"
"Telur gulung saja, kak sepertinya ponsel mu berdering"
"Ok, tunggu sebentar ya, aku menerima telepon dulu"
"Baiklah"
Dilraba pun bergegas mengambil ponselnya di atas meja makan
Drrrrrrttt
"*Hallo?"
"Kau Sedang apa?"
"Aku baru saja ingin membuatkan sarapan untuk Taeyeon"
"Suruh Bibi seon saja yang buatkan sarapan untuk nya, aku membutuhkan bantuan mu, bisakah kau datang ke kantor polisi sebentar"-ucap Taehyung membuat dilraba terkejut
__ADS_1
"Apa yang telah terjadi? Kenapa kau bisa di sana?"
"Nanti kau akan mengetahuinya sendiri"-ucap Taehyung mengakhiri panggilan*
"Ada apa kak?"-ucap Taeyeon
"Kakak mu berada di kantor polisi"
"Apa yang terjadi? Kenapa kak tae bisa berada di sana"
"Tidak tau, Taeyeon sepertinya aku tidak bisa membuatkan mu sarapan, tapi aku berjanji lain kali aku akan membuatkan sarapan telur gulung yang Terenak untuk mu"
"Tidak masalah kak, aku akan menunggu mu membuatkan telur gulung yang Terenak untuk ku,"
"Oke, jika kau ingin pergi keluar hati-hati ya"-ucap dilraba sambil berjalan menuju pintu keluar rumah
"Baiklah, kau juga hati-hati kak"
"Ka Tae seperti anak kecil saja tidak bisa mengurus masalah nya sendiri"-ucap Taeyeon sambil menyantap sarapan nya
Dilraba langsung menaiki taksi menuju kantor polisi
_____________
"Jika kau masih tidak ingin berbicara jujur aku akan membuat mu menyesal seumur hidup"-ucap Taehyung kepada vinie
"Baiklah saya akan berbicara jujur, sebenarnya saya memang sengaja mencelakakan istri mu, karena saya sangat membencinya"-ucap vinie sambil terkekeh
"Apa alasan mu membenci istri ku? Untuk sebanding dengan istri ku pun kau tidak pantas, berani sekali kau bilang membenci istri ku di hadapan ku"
"Tuan muda Kim selama ini kau sudah di tipu oleh wajah polos nya, sebentar lagi ia akan memperlihatkan wajah aslinya, dan kau bersiap lah menyesal karena telah mempercayai nya dan membawa ku ke dalam sell"
"Benarkah? Justru aku ingin sekali melihatnya memperlihatkan wajah aslinya aku sudah lama sekali menunggu itu, dan aku sangat senang menangkap kelinci jahat yang berkeliaran seperti mu itu. sampai kapan pun aku tidak akan menyesalinya"
Beberapa menit kemudian dilraba pun sampai di kantor polisi.
"Taehyung apa yang terjadi? Kak vinie kenapa kau bisa berada di sini juga?"-ucap dilraba terkejut
"Sayang, orang yang telah mencelakakan mu itu adalah kakak mu sendiri, dan aku sudah menangkap nya basah"
"Dilraba lama tak jumpa, bagaimana kabar mu?"-ucap vinie dengan senyum sombong nya
"Kakak"-ucap dilraba langsung memeluk vinie
"Kakak kenapa kau bisa berada di sini?"
"Dilraba lepaskan, aku tidak Sudi dipeluk oleh adik yang jahat seperti mu, bahkan kau sangat jahat membuat ku sampai berada di dalam sell seperti ini, menjauhlah aku sangat membenci mu"-ucap vinie mendorong dilraba
"Kakak walaupun kau terus membenci ku sama sekali tidak mengurangi rasa sayang ku terhadap mu, kau tetaplah kakak ku"-ucap dilraba
"Pak tolong bawa dia"-ucap Taehyung kepada petugas
"Kau mau membawa kakak ku kemana? Cepat lepaskan kakak ku"
"Dilraba tenang lah, dia sudah mencelakakan mu, membuat mu kehilangan janin yang ada di dalam kandungan mu, dia pantas mendapatkan hukuman yang setimpal"-ucap Taehyung membuat dilraba menatap nya dengan tajam
"Kenapa kau selalu campuri urusan ku? di dalam perjanjian kau dilarang mencampuri urusan ku, aku selalu mematuhi aturan mu kenapa sekarang kau melanggar aturan ku, Taehyung kau benar-benar pria yang egois"-ucap dilraba membuat Taehyung terdiam
"Aku seperti ini karena aku sangat khawatir padamu dan kau malah membela orang yang ingin melenyapkan mu, dilraba apa aku begitu tidak berarti sama sekali di dalam hati mu"-ucap suara hati Taehyung
"Dilraba kau harus sadar karena dia, kau kehilangan janin yang ada di dalam kandungan mu"-ucap Taehyung
"Taehyung berhenti menyalahkan orang lain, kau pernah meminta ku untuk tidak memikirkan kejadian itu lagi dan melupakan yang sudah berlalu, kenapa sekarang kau malah mengungkitnya?-ucap dilraba meneteskan air mata
"Taehyung jika kau kesal karena aku tidak bisa menjaga janin yang ada di dalam kandungan ku hukum saja aku, kenapa kau harus melibatkan kakak ku"-ucap dilraba menangis terisak
Tiba-tiba Taehyung memeluk dilraba dengan erat menahan air matanya
"Sampai kapan pun aku tidak akan pernah bisa menghukum mu, bahkan sehelai rambut mu hilang saja aku akan membunuh orang yang mengambilnya"
"Aku akan mengantar mu pulang untuk istirahat, berjanjilah untuk patuh"-ucap Taehyung lalu menuntut dilraba menuju mobilnya"
_____________
Cherry yang sudah mengikuti Taehyung dari Perusahaan Kim Group sampai menuju kantor polisi terkejut melihat dan mendengar semua percakapan mereka,
Aku benar-benar melihat drama yang menakjubkan seorang kakak mencoba membunuh adik nya karena dendam dan kebencian nya yang sangat dalam, bagus sekali aku akan memanfaatkan dia untuk menyingkirkan dilraba"-ucap Cherry
TBC.
__ADS_1
LIKE, VOTE dan COMENT nya guys🙏😊
Thanks❤️