
πππππππππππππ
saat bu desy mengetahui bahwa manda diterima diuniversitas parang. bu desy bergegas mencetaknya buktinya 2 buah sesuai janjinya.
dan bu desy pun menghampiri kepsek dan pak kevin yang kebetulan sedang bersama. bu desy pun mengibaskan 2 bukti penerimaan siswa muridnya yang lolos masuk universitas parang seraya menjulurkan lidahnya.
"haruskah kamu mencetaknya bu desy"ucap kepsek. yang hanya dibalas senyuman puas oleh bu desy.
"kenapa setiap tahun selalu ada kejutan tak terduga."ucap pak kevin
hari ini adalah angga akan mengikuti tes tertulis di UNIVERSITAS GO. semua orang menunggu angga turun di bawah tangga. semua berharap angga akan pergi mengikuti tes. tak lama kemudian angga turun.
"uhuk... uhuk..."angga batuk.
"apa kamu batuk? aku punya obat yang paling ampuh menyembuhkan batuk"ucap manda bergegas mengambil obat tersebut, deny bergegas mengambil air minum untuk kakaknya.
"ini kak"ucap deny seraya memberikan segelas air putih kepada angga
"terima kasih."ucap angga seraya mengacak lembut kepala deny. dan tersenyum.
mandapun memberikan obatnya kepada angga. lalu angga pun menerimanya lalu meminumnya.
"apa obat ini ada efek mengantuk?"tanya angga.
"aaa... ada."teriak manda lalu mau mengambil kembali obat itu
"apa yang kamu lakukan"ucap angga seraya menepis tangan manda yang mencoba masuk kemulutnya.
"ga papa angga kan kuat jadi efek ngantuk pasti ga akan ngaruh."ucap lisa dengan percaya diri.
"aku pergi"pamit angga.
"hati-hati ya nak"ucap lisa.
"angga! fighting!"ucap manda seraya mengangkat tangan setinggi bahu dan mengepalnya dan tersenyum.
lalu angga pun pergi ke universitas GO. saat Angga mengikuti tes ia pun mengantuk matanya sayu-sayu, pena nya terjatuh dari tangannya dan ia pun hampir tertidur.
"ehem... ehem... waktunya tinggal 15 menit lagi."ucap pengawas tes.
"maaf pak saya minum obat batuk jadi saya sedikit mengantuk."ucap angga gelagapan.
lalu pengawas tes pun menepuk pelan pundak angga. lalu angga pun memaksakan matanya untuk membuka mata agar ga tertidur. lalu ia pun bergegas menjawab soal.
disisi lain manda, jesika, dan suci sedang mengobrol disekolah dan ia pun bertanya.
"ci ini bulu mata terbaru ya?"tanya manda sama suci
__ADS_1
"iya, kamu mau coba?"ucap suci lalu berjalan mendekati manda lalu memasangkan bulu mata itu dibulu mata manda. saat sedang memasang yang satunya tiba-tiba reva and geng datang.
"apa ini cara kamu menunjukkan rasa cintamu pada angga!"ucap reva dengan ketus.
"apa maksud kamu reva?"tanya manda dengan bingung.
"gara-gara kamu kasih dia obat batuk, angga jadi tertidur saat ujian!"ucap reva dengan tegas. lalu beranjak pergi meninggalkan ruang itu.
manda pun tertegun, dan melepaskan bulu matanya. manda terduduk ia merasa bersalah. ia pun menangis. suci dan jesika langsung menghambur memeluk manda.
saat dirumah wijaya, mereka sekeluarga sedang makan malam. semuanya ada disana kecuali manda.
"manda masih merasa bersalah dan dia ga mau makan."ucap lisa dengan lesu.
"kasihan manda dia pasti sangat merasa bersalah"ucap wijaya
"angga! kamu udah bicara sama manda?"tanya lisa
"udah"jawab angga.
"kamu bicara apa?"tanya lisa dengan semangat.
"terima kasih karena udah buat aku mengalami hal baru."ucap angga dengan santai seraya menyendokkan nasi lalu menyuapkannya kemulutnya.
"ucapan macam apa itu, itu kayak menampar orang yang menangis."ucap lisa. "kamu ga boleh makan sampai manda mau makan."ucap lisa seraya mengambil piring angga.
"hah"angga membuang nafas kasar.
lalu manda pun diam-diam pergi, saat manda membuka pintu lalu menutupnya. langkah manda pun terhenti dan sejenak menatap rumah angga.
"maafkan aku tante, om, ayah."ucap manda lirih. lalu ia pun melangkah pergi dengan membawa kopernya.
"hai, udah lama ga ketemu"ucap angga yang berhasil mengejutkan manda.
"kamu mau pergi?"tanya angga
"iya"jawab manda.
"apa karena masalah obat batuk?"tanya angga. dan manda pun menganggukan kepalanya untuk mengiyakan.
"jangan cegah aku untuk pergi."ucap manda.
"siapa yang mau cegah kamu, aku cuma mau ngasih ini"ucap angga seraya menyerahkan sebuah map.
manda pun menerima map itu lalu membukanya.
"UNIVERSITAS PARANG"baca manda dari tulisan di map tersebut lalu manda membaca isi dari map itu.
__ADS_1
"biaya pendaftaran, gratis. apa! ini pasti salah ga mungkin untuk aku."ucap manda seraya mencari atas nama siapa ini. "Angga wijaya pratama"ucap manda namun belum sadar.
"oh ini untuk kamu"ucap manda lalu menyerahkan map itu.
"apa! kamu! angga? kok bisa?"ucap manda terkejut.
"karena mereka terus memohon agar aku masuk di universitas parang"jawab angga.
lalu angga mengajak manda duduk diteras. mereka pun duduk diteras.
"apa... kamu masuk universitas parang gara-gara aku?"tanya manda seraya tersipu malu.
"bukan karena kamu, tapi karena aku."ucap angga
"seperti kata nenekmu hidup itu indah jadi buatlah jadi bahagia"ucap angga yang berhasil membuat manda tersenyum lebar.
"maafkan aku, gara-gara aku kamu ga jadi masuk Univ GO"ucap manda menyesal.
"tertidur saat ujian rasanya menyenangkan. seumur hidup baru kali ini aku begitu."ucap angga
"maaf"ucap manda menyesal.
"baiklah selamat tinggal. aku mau masuk."ucap angga lalu beranjak pergi.
Manda pun mengejar angga dan ia mengurungkan niatnya untuk pergi.
"angga!"panggil manda. "tunggu, aku ga jadi deh pergi. aku akan tetap tinggal disini. aku janji ga bakal nyusahin kamu lagi. ya"ucap manda. lalu angga melangkahkan kakinya untuk pergi namun tangannya ditahan oleh manda
"aku akan berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik."ucap manda dengan semangat.
"baiklah aku ga bisa nyegah kamu."ucap angga seraya melangkahkan kakinya pergi sambil tersenyum.
lalu angga pun membawakan koper manda naik ke tangga dan mengangkatnya lalu meletakkannya diruang tengah.
"terima kasih karena udah masuk diuniversitas parang."ucap manda
"kenapa? kamu ga suka? baiklah aku akan telpon mereka untuk membatalkannya."ucap angga seraya mengambil hpnya.
"ehh... jangan. aku suka kok."ucap manda seraya wajahnya bersemu merah.
"aku tahu."ucap angga lalu beranjak masuk kekamarnya. lalu ia menutup pintunya seraya tersenyum senang.
manda pun sangat senang ia meloncat-loncat kegirangan. lalu ia membawa kopernya kembali kekamarnya.
besoknya manda pun berjalan-jalan ke mall sendirian ia pun melihat jas pria. ia membayangkan angga saat mengenakannya. saat ia melihat harganya. wuih muahal buanget.
karena uang manda tidak cukup ia memutuskan untuk kembali kerumah. saat dalam perjalanan manda melihat sebuah minimarket. disana tertempel sebuah kertas tertulis. 'dibutuhkan kasir wanita'. manda pun mendapat ide dan ia pun memutuskan untuk bekerja sebagai kasir.
__ADS_1
BERSAMBUNG
πππππππππππππ