My Stupid Wife

My Stupid Wife
episode 63


__ADS_3

....


.


.


.


manda pun bergegas menyusul angga.


"kamu itu kenapa sih ga mau beli cincin kawin?"tanya manda


"udahlah pasti udah mama beliin"ucap angga


"ya udah kalo gitu kita foto prewed aja "ajak manda


"aku ga mau foto prewed"jawab angga


"kamu ini diajak beli cincin kawin ga mau, foto prewed ga mau, ngapain kamu ikut pergi sama aku kalo kamu ga mau!"ucap manda kesal dengan sedikit meninggi


"aku ga tertarik, aku ikut kamu pergi karena dipaksa sama mama. kenapa kamu ngomong gitu aku malu diliatin orang. udahlah ga usah, semuanya udah mama aku siapin tenang aja."ucap angga


"kamu malu? harusnya aku yang malu. aku malu sama pelayan toko perhiasan tadi kita udah mau milih eh kamunya malah pergi"ucap manda


"sekarang aku tahu penyebab orang pacaran yang putus sebelum pernikahan."ucap angga seraya melangkah pergi


"maksud kamu, angga!"panggil manda bergegas mengejar angga.


namun angga tak menggubris manda ia malah masuk kedalam mobil, begitu pun dengan manda


setelah mereka duduk didalam mobil, manda bertanya kepada angga.


"apa hubungan kita akan berakhir?"tanya manda


"kayaknya kita harus berfikir ulang"jawab angga


"tapi kenapa kamu bilang mau nikah sama aku?"tanya manda lagi


"aku menyesal udah ngomong itu"jawab angga.


"apa!"ucap manda pelan namun terkejut, tak terasa air mata jatuh dari pelupuk mata manda.


sakit hatinya mendengar perkataan angga yang menyakitkan itu. lalu angga pun melajukan mobilnya menuju kembali kerumahnya.


keesokan harinya sepulang kuliah manda dan jesika mampir ke salon tempat suci bekerja karena mereka sudah berjanji untuk bertemu.


namun saat manda dan jesika datang, suci sedang memotong rambut seorang pria tampan.


manda dan jesika hanya mematung seraya tersenyum saling pandang sekilas.


tak lama suci pun selesai memotong rambut orang tersebut. dan orang tersebut berdiri dan memberikan beberapa lembar uang kepada suci.


"terima kasih"ucap suci kikuk


"kenapa dia gitu?"tanya manda berbisik pada jesika


"ga tau setiap jam pulang kerja pasti orang itu potong rambut disini, anehnya dia cuma mau dipotongin sama suci. kan aneh"jawab jesika berbisik pada manda


"owhhh gitu"ucap manda


setelah orang itu pergi suci bergegas menghampiri jesika dan manda ia pun menceritakan sosok lelaki barusan yang setiap hari potong rambut disini.


"guys mau cerita! guys cowok itu aneh banget deh, masa dia setiap hari potong rambut dan memotongnya cuma sedikit demi sedikit, pas pertama kali dia kesini rambutnya sebahu dia. liat sekarang udah lumayan pendek. dan anehnya lagi dia selalu datang pas jam kerja selesai tapi aku harus potong rambut dia dan dia ngasih aku tips."ucap suci seraya menunjukkan beberapa lembar uang yang cowok itu berikan


"kayaknya dia kesini bukan mau potong rambut deh"ucap manda


"maksud kamu?"tanya jesika penasaran.


"maksud aku dia itu suka sama suci"jawab manda seraya tersenyum


"apaan sih kamu"ucap suci tersipu malu seraya memukul pelan lengan manda


"manda gimana persiapan pernikahan kamu?"tanya jesika tiba-tiba


"apa kamu udah beli cincin kawin, foto prewed?"tanya suci

__ADS_1


"belum"jawab manda


"gimana sih man, udah tinggal 3 hari lagi lho kok belum nyiapin apa-apa"ucap suci dengan sedikit kesal


lalu manda pun menceritakan kejadian waktu akan membeli cincin dan foto prewed


"sabar ya man, mungkin angga nya ga mau ribet makanya dia nyerahin semuanya sama mamanya."ucap jesika


"iya, huuuh"ucap manda seraya membuang nafas dengan kasar.


keesokan harinya, sepulang kuliah angga datang kerestoran ayah manda. ayah manda sedang membaca buku milik almarhumah istrinya.


amri mendengar suara pintu terbuka namun tetap fokus pada buku yang dibaca


"maaf restoran sudah tutup"teriak amri masih fokus membaca buku-buku almarhumah istrinya.


"permisi"ucap angga. amri pun menoleh kearah pintu


"angga!"ucap amri terkejut


"iya om"jawab angga


"ayo masuk-masuk silahkan duduk"ucap amri seraya mempersilahkan angga duduk.


"iya om"ucap angga tersenyum seraya duduk disebelah amri. "om lagi baca buku?"tanya angga


"engga, om lagi nostalgia aja sama almarhumah istri om"jawab amri seraya tersenyum dan merapikan buku-buku itu


"apa yang membuat nak angga kemari?"tanya amri


"gini om, ada yang mau angga bicarakan"jawab angga.


sementara dirumah angga, manda dan lisa sedang membongkar kardus isi pecah belah seperti gelas, piring, dll


"ini bagus kan man"ucap lisa seraya menunjukkan salah satu gelas kepada manda


"iya tante"ucap manda


"kok tante sih kan udah mau nikah masa masih panggil tante


"nah gitu dong"ucap lisa seraya tersenyum


hp manda pun berdering, manda bergegas mengangkat telponnya.


"halo, ada apa yah"tanya manda.


"..."ucap amri disebrang sana


"sekarang?"tanya manda


"..."ucap amri disebrang sana


"iya, bentar lagi aku kesana"ucap manda


amri pun menutup telponnya.


"ada apa nak?"tanya lisa


"ayah nyuruh aku kerestoran ma"jawab manda


"ya udah ga papa"ucap lisa dengan senyum ramah


"aku ganti baju dulu ya ma"ucap manda seraya melangkah pergi menuju ke kamarnya


setelah selesai berganti pakaian manda pun segera berangkat kerestoran amri.


setelah sampai direstoran manda terkejut dengan kehadiran angga direstoran. angga pun mengajak amri dan manda untuk naik mobil.


didalam perjalanan, manda membuka pembicaraan dengan bertanya kepada angga.


"kita mau kemana?"tanya manda datar + gugup


"ikuti aja"jawab angga yang masih fokus menyetir


tak lama mobil angga memasuki kawasan TPU keramat jhong. manda pun menyadari kalo mereka memasuki gerbang TPU keramat jhong.

__ADS_1


setelah sampai diparkiran, semua orang turun dari mobil, amri memimpin perjalanan.


tak lama sampailah di 2 buah nisan yang sangat manda kenal, seketika air mata manda menetes.


angga meletakkan 2 bucket bunga di 2 nisan tersebut.


"assalamu'alaika nek, bu"salam angga kepada kedua nisan tersebut


ya, kedua nisan itu adalah nisan ibu dan nenek manda.


"ayah terlalu sibuk, sampai lupa untuk mengajak kalian ziarah kemakam ibu dan nenek kamu"ucap amri merasa bersalah.


"senang bertemu dengan ibu dan nenek, bu... nek aku khawatir sama cucu nenek sekarang dia ga nurut lagi sama aku, tapi tenang aja cucu menantu nenek akan menjaga manda dengan baik."ucap angga


"aku benci kamu"gerutu manda pelan namun terdengar oleh angga


"benci?"tanya angga


"aku suka kamu"jawab manda gugup. "terima kasih"ucap manda seraya tersenyum kepada angga


hari pun silih berganti, tak terasa besok adalah hari yang membahagiakan bagi manda juga angga. malam ini suci dan jesika menginap dirumah manda


mereka berjanji akan bergadang semalaman untuk berbincang bersama.


suci memberi kode kepada jesika, jesika pun paham dan mereka pun langsung mengambil kado mereka dari belakang bantal kasur manda.


"tadaaa"ucap jesika dan suci bersamaan seraya bersama-sama memberikan sebuah kotak kado berukuran lumayan besar seperti kotak pizza ukuran besar.


"wah apa ini?"tanya manda


"buka aja"ucap jesika


lalu manda pun membuka kado dari jesika dan suci. manda kaget melihat isi kado yang mereka berikan. ternyata isinya adalah pakaian dalam wanita yang sexi.


"kalian kenapa beli ini"ucap manda seraya tertawa


"kami bingung mau kasih kado apa jadi kami searching di google, cuma itu kado yang pas buat orang bulan madu"ucap jesika dan suci gugup


"ga papa, makasih ya"ucap manda kepada jesika dan suci


manda pun melangkah pergi keluar kamar untuk menikmati suasana keindahan malam. setelah beberapa menit kemudian manda kembali kekamarnya ia tersenyum melihat kedua sahabatnya tengah tertidur pulas.


"katanya mau begadang sampe pagi."ucap manda tersenyum seraya membenarkan selimut mereka.


sementara dikamar angga, angga dan deny sedang rebahan santai dikasur mereka masing-masing. posisi angga satu tangannya dibawah kepala dan satu tangannya disebelah tubuhnya.


"kak!"panggil deny


"ya?"jawab angga


"apa kakak belum tidur?"tanya deny


"belum, kenapa?"tanya angga balik


"akhirnya kakak menikah sama kak manda, kalo aku nanti akan menikah sama cewek yang jauh lebih pintar dari kak manda, lebih cantik dari kak manda."ucap deny


"baiklah"ucap angga


"kakak kayaknya emang harus menikah dengan kak manda, aku percaya kalo kepribadian kakak sedikit bermasalah. walaupun aku ga suka sama kak manda tapi aku suka sama kakak. jadi aku bakal restui kalian. selamat ya"ucap deny seraya membalikkan badannya membelakangi angga.


angga pun tersenyum dan ikut memejamkan matanya. mereka pun terlelap dalam tidurnya


sementara didepan rumah angga, daffa sedang memperhatikan rumah angga dari kejauhan.


"hhaaahhh"daffa membuang nafasnya dengan kasar. "selamat tinggal manda, semoga kamu dan angga bahagia"ucap daffa seraya bergegas pergi.


BERSAMBUNG


.


.


.


...

__ADS_1


__ADS_2