
***
keesokan harinya, direstoran ayahnya manda sedang memasak. tiba-tiba hpnya berdering, ia pun bergegas mengangkatnya.
"halo manda"ucap amri
"manda?"ucap daffa terkejut lalu bergegas menghampiri amri.
"apa! bekal makan siang?"tanya amri terkejut."kenapa kamu mau bekal makan siang?tanya amri
"ga mungkin dia masak dengan tangannya yang halus dan lembut."ucap daffa.
"saya sedang menelpon"ucap amri kepada daffa.
"ya baiklah. oh makan siang untuk angga dan deny. apa! telur gulung. gimana mungkin kamu ga bisa buat itu, itu sangat mudah."ucap amri
daffa kesal kenapa manda membuatkan bekal untuk angga dan deny.
dirumah angga, manda sedang menyiapkan bekal untuk angga. angga yang terlihat sudah mau pergi.
"eeeh kamu mau pergi ya?"tanya manda namun tidak ditanggapi angga. "kamu udah bawa sapu tangan? gimana udah bawa dompet?"tanya manda kepada angga.
"udah"jawab angga
"ini"ucap manda seraya memberikan wadah bekal kepada angga.
angga belum menerimanya."apa ini?"tanya angga.
"bekal makan siang."jawab manda
"ga usah aku akan makan dikantin perusahaan."ucap angga
"jangan makan makanan disana, aku udah bela-belain bangun pagi-pagi dan nyiapin ini. pokoknya kamu harus makan ini. ini telur gulung, kamu buka aja nanti kamu pasti kaget."ucap manda seraya memberikan wadah bekal itu kepada angga.
lalu dengan cepat angga mengambilnya lalu berlalu pergi.
"sampai jumpa!"teriak manda seraya tersenyum.
"kakak mungkin ingin manggil kak angga 'hubby'?"tanya deny
"apaan sih"ucap manda kesal
"aku pergi bye"ucap deny seraya melangkah pergi.
"kok bisa anak smp bilang kayak gitu?"ucap manda heran
beberapa saat kemudian, dikampus saat manda keluar dari kelasnya resa bergegas mengejar manda dan menghentikan langkahnya.
"manda!"panggil resa
"sini bentar"ucap resa seraya menarik tangan manda dan berjalan beberapa langkah menjauh dari pintu kelas.
"aku ada kelas"ucap manda
"bentar doang kok. papanya angga masuk rumah sakit ya?"tanya resa penasaran
"i...iya tapi pengunjung ga boleh besuk sampe keadaan pasien kembali normal."ucap manda
"gimana keadaan angga?"tanya resa
__ADS_1
"ga tau"jawab manda ketus
"angga juga ga boleh besuk papanya sendiri iya?"tanya resa curiga
"sebenarnya sekarang ia sedang bekerja diperusahaan papanya."jawab manda
"oh jadi itu sebab aku ga ketemu sama dia."ucap resa. "makasih ya."ucap resa seraya mendorong tubuh manda lalu bergegas pergi.
manda kesal kenapa dia memberitahu resa tentang angga. ia pun menepuk-nepuk pelan mulutnya.
sementara dikantor, angga membuka bekal yang manda siapkan. ia tersenyum melihat telur gulung yang manda buat dengan bentuk emot-emot lucu.
seseorang mengetuk pintu ruang kerja angga.
"masuk"ucap angga
lalu orang itu masuk keruangan angga.
"bapak sedang makan siang."tanya sang manajer
"iya, kenapa bapak tidak ikut bergabung."tawar angga
"tidak pak, terima kasih. silahkan."ucap sang manajer lalu melihat kotak bekal angga.
"wah ini bekal makan siang?"tanya sang manajer
"iya"jawab angga
"apa kekasih bapak yang menyiapkannya?"tanya sang manajer
"iya"ucap angga gugup seraya tersenyum paksa.
"iya"jawab angga.
lalu sang manajer berjalan keluar ruang kerja angga.
saat angga hendak memakan makanan yang manda bawakan. tiba-tiba seseorang datang
"hei! jangan!"teriak daffa
"jangan makan ini"ucap daffa lalu merebut kotak bekal angga.
"daffa? kenapa kamu ada disini?"tanya angga terkejut
"kamu ga boleh makan bekal yang manda buatkan. ini makan aja ini"ucap daffa seraya memberikan makanan yang dibawanya.
"ikan panggang?"ucap angga
"mulai sekarang aku akan kesini tiap hari untuk bekal makan siang manda. kamu ga boleh makan bekal yang manda siapkan."ucap daffa seraya memeluk kotak bekal manda
"oke. makasih ya. kamu ga ngeracunin aku kan?"ucap angga curiga
"hei, aku masih waras ya."ucap daffa
"baiklah aku akan menikmatinya."ucap angga seraya menyuapkan makanan kemulutnya.
"makan sampe habis."ucap daffa lalu bergegas pergi membawa kotak bekal manda.
disebuah kursi panjang dekat danau, daffa membuka kotak bekal manda.
__ADS_1
"mari buka"ucap daffa seraya membuka kotak makan manda
daffa melihat makanan yang manda buat, ada yang emot lucu ada juga bentuk π.
"ini ga buruk"ucap daffa
dengan menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan kasar.
"melihat gambar π dimakanan ini buat angga rasanya hatiku tersayat."ucap daffa lalu diam sejenak."aku harus memakan bekal makan siang manda."ucap daffa lalu menyendokkan makanan itu kemulutnya.
"emm.... ek. uhuk uhuk."ucap daffa."kenapa rasanya gini, apa manda ga suka sama angga. tapi dia yang buat bekal ini. ah, aku harus habisin bekal buatan manda."ucap daffa lalu menyendokkan lagi makanan itu.
"huek"daffa memuntahkannya."kayaknya aku ga bisa makan lagi deh."ucap daffa menyerah.
sementara dirumah sakit, angga melihat lisa tidur sambil duduk disebelah kasur wijaya. ia merasa sedih dengan keadaan.
lalu ia memutuskan untuk pulang. lalu, ia mandi dan mengganti pakaiannya.
setelah larut malam, manda turun kedapur untuk mengambil air minum, langkahnya terhenti melihat angga sedang duduk di dapur.
"apa yang kamu lakukan ditengah malam begini dengan lampu menyala."tanya manda
"aku sedang berfikir."ucap angga.
"ada apa? apa yang mengganggumu?"tanya manda. "aku bisa bantu!"ucap manda dengan semangat."engga bisa ya? yaudah aku kembali kekamar ya."ucap manda melangkah pergi
"papa belum membaik."ucap angga yang membuat langkah manda terhenti.
"hah?"ucap manda terkejut
"kayaknya dia harus dioperasi"ucap angga
"apa! operasi jantung?"ucap manda terkejut."itu... operasi besar."ucap manda
"mungkin aku akan melanjutkan bekerja diperusahaan papa untuk sementara, terlalu banyak hal yang harus papa lewati."ucap angga
"lalu... gimana dengan sekolah kedokteran?"tanya manda
"ga ada alasan buat aku terus lanjut"ucap angga
"ada!"ucap manda dengan cepat."ini baru pertama kalinya kan buat kamu, kamu mau melakukan sesuatu, impian kamu?"ucap manda
"ini bukan mimpiku, walaupun aku sedikit kagum oleh hal itu. sekali aku masuk, aku ga tau selanjutnya."ucap angga
"apa menyenangkan bekerja diperusahaan?"tanya manda
"ga"jawab angga
"lalu, apa yang harus dilakukan. kamu bilang mau menjalankan kehidupan yang menyenangkan saat wisuda, kamu udah janji didepan semua orang."ucap manda
"aku ga tertarik tapi... jika aku kerja diperusahaan papa bakal senang, setidaknya aku dapet setengah kesuksesan dalam hidup. aku ga tertarik, tapi... jika yang lain bahagia..."ucap angga terhenti
manda pun bergegas mendekat kearah angga dan langsung memeluknya dari belakang.
"apa yang harus dilakukan? apa?"tanya manda
angga hanya diam tidak menjawab. ia masih terpaku dalam pelukan manda.
BERSAMBUNG
__ADS_1
***