
πππππππππππππ
keesokan harinya, manda menceritakan semua kejadian semalam kepada jesika dan suci.
"apa! lamaran!"teriak jesika dan suci kaget. semua orang dikantin menatap kearah mereka.
"kurang gede, pake toak sekalian"ucap manda kesal.
"pernikahan?"tanya jesika
"wah daffa hebat"ucap suci takjub."apa jawaban kamu?"tanya suci penasaran
"aku belum jawab"jawab manda
"kok belum dijawab sih"ucap suci
"aku tahu daffa itu orang baik, tapi... aku ga ada rasa sama dia bahkan saat dia ngelamar aku."ucap manda
"jujur kamu lebih baik sama daffa dari pada angga"ucap suci
lalu manda terbayang angga dan resa bersama.
"ah angga dia kan akan menikah dengan resa."ucap suci.
"iya man, sekarang lebih baik kamu fokus aja sama daffa, udah 4 tahun dia suka sama kamu. cuma kamu yang tahu perasaan daffa. iya kan?"ucap jesika
manda pun mengangguk tanda setuju.
"oke"ucap manda
sementara angga dan resa sedang memilih pakaian ditoko baju. angga memilih sebuah jaket hitam.
"jaket hitam"ucap resa. "oh ya, angga bagus yang mana"ucap resa seraya menunjukkan 2 buah pakaian, 1 warna putih 1 warna pink
"putih"jawab angga
"pilihan kita sama."ucap resa lalu membawa jaket angga dan baju putih yang dipilih mereka.
"apa saya gabung?"tanya kasir itu
"pisah aja."jawab resa.
"aku aja yang bayar"ucap angga seraya menyerahkan sebuah kartu kredit.
"beneran! makasih ya"ucap resa kepada angga."kalo gitu aku akan traktir kamu makan. aku tahu tempat makan yang enak di daerah sini."ucap resa dengan semangat.
lalu mereka keluar dari toko baju itu, saat berjalan beberapa langkah mereka terkejut melihat manda, begitupun juga manda.
"kita ketemu lagi, apa kamu sedang belanja?"tanya resa. "kami akan pergi makan"ucap resa.
"benarkah"ucap manda
"kamu mau ikut?"tanya angga.
"oh, kamu mau ikut?"tanya resa
manda hanya diam seraya menatap angga.
"apapun pilihanmu, aku ga akan maksa kamu untuk ikut."ucap angga seraya melangkah pergi.
"mari kita pergi bersama."ucap resa lalu mengejar angga seraya menggandeng lengan angga posesif lalu menoleh sebentar kemanda.
direstoran manda, daffa sedang memandangi fotonya dan manda seraya tersenyum bahagia lalu memeluk foto itu.
"apa kamu akan liatin terus sepanjang hari?"tanya amri tiba-tiba muncul
"oh, maaf chef saya akan simpan"ucap daffa seraya memasukkan foto-foto itu kedalam kantongnya.
"cepat bersihkan"ucap amri.
"siap chef"ucap daffa lalu bergegas membersihkan meja.
lalu angga membuka pintu restoran.
__ADS_1
"selamat datang"ucap daffa
"ayah"ucap manda.
"om"sapa angga
"iya"jawab amri
"manda, tempat ini punya ayah kamu?"tanya resa terkejut
"iya"jawab manda
"iya itu benar"ucap daffa
"ah, apa kalian teman?"tanya amri terkejut melihat resa menggandeng lengan angga
"bukan cheff, mereka akan segera menikah."jawab daffa. resa pun mengeratkan gandengannya seraya tersenyum.
"oh gitu"ucap amri terkejut."ayo silahkan duduk"ucap amri.
"restoran bapak bagus banget"puji resa
"terima kasih"ucap amri
tak lama makanan pun dihidangkan.
"wah kelihatannya bagus, sayang untuk dimakan"ucap resa takjub
"karena si berandal ini yang datang makanya chef membuatnya spesial."ucap daffa seraya menunjuk angga
"iya karena angga dan temannya yang datang mereka VVIP. silahkan makan yang banyak"ucap amri
"iya"ucap angga dan resa bersamaan
lalu mereka pun makan. resa tidak tahu cara makan mie direstoran ayah manda.
"et tunggu bukan gitu cara makannya. gini kamu tuangkan cuka apelnya diatas mie lalu kamu tunggu sampe ngeresep dan kamu aduk lalu kamu makan."ucap daffa.
"ohh, kok aku ga tau ya."ucap resa
"beneran"ucap daffa tak percaya. "iya banyak orang ga tau, tapi sekarang kalian udah tahu kan. sekarang makanlah"ucap daffa seraya melangkah pergi.
"kamu senang kan manda"ucap angga
"mm"manda terkejut
"karena pacarmu tau semuanya."ucap angga seraya menatap manda, manda juga menatap manda. mata mereka pun bertemu.
resa langsung mengalihkan pandangan angga. ia langsung menyuapi angga.
"manda kenapa kamu liatin angga kayak gitu. ntar wajah angga jatuh loh"ucap resa.
amri yang memperhatikan manda, ia tahu apa yang manda rasakan.
setelah itu diperusahaan angga mempresentasikan game terbarunya didepan para investor. ia berhasil membuat para investor terkesima dan menepuk tangan untuk apresiasi kepada angga.
"wah angga kamu udah kerja keras, apa saya suruh resa ajak kamu pergi kesuatu tempat"tawar presdir dev
"saya minta maaf pak, hari ini adalah hari papa saya keluar dari rumah sakit. jadi saya harus pulang dan makan malam dirumah."ucap angga
"oh begitu, kalo gitu saya akan minta resa untuk datang kerumahmu untuk memberi salam kepada calon mertuanya."ucap presdir dev
angga terkejut mendengar ucapan presdir dev. ia hanya diam tidak menjawab
dirumah angga. resa datang dan memberi salam kepada wijaya. lisa melewati ruang tamu.
"angga, mama kamu datang."ucap wijaya
"halo tante"ucap resa.
"ya"jawab lisa singkat
lisa melihat manda berdiri mematung disana langsung bertanya"ngapain kamu disini ayo sini"ucap lisa seraya menarik manda dan duduk disampingnya.
__ADS_1
"saya resa permata sari tante"ucap resa memperkenalkan diri
"kayaknya saya pernah lihat kamu sebelumnya?"ucap lisa ."tapi kesan kamu ga sebagus ini"ucap lisa sinis
"ahh"ucap resa bingung
"kamu tahu angga dan manda tinggal bersama"tanya lisa
"iya tentu"jawab resa
"ya ampun, kamu membawa kue?"tanya lisa kepada resa."suami saya ga boleh makan yang manis-manis dan angga dia ga suka manis."ucap lisa
"tante ini kue beras, jadi semuanya bisa makan karena kadar gulanya sudah diatur. silahkan makan"ucap resa
"dia berbeda dengan kak manda"ucap deny
"apa itu kue beras. kue beras tetaplah kue beras."ucap lisa.
"ee ngobrol-ngobrolnya silahkan dilanjutin, saya masuk dulu mau istirahat." ucap wijaya ambil selamat
"aku juga"ucap deny
mereka pun pergi kembali kekamar mereka. sementara resa menatap manda sinis. lalu ia tersenyum dan mengambil satu buah kue beras dan hendak menyuapkannya pada angga, namun angga dengan cepat mengambilnya dan makan sendiri.
"angga, dia anak saya tapi dia punya sifat yang menyebalkan. dia egois dan sombong, dia tidak menyenangkan."ucap lisa
"itu ga bener, dia menyenangkan."ucap resa tersenyum menatap angga."dia berkomunikasi dengan baik."ucap Resa
"dia pasti orang yang membosankan. karena dia berbicara dengan bahasa buku, kamu kayak gitu"tanya lisa
"iya tante benar. kamu berdua rasional dan logis. namun walaupun orang menilai kami seperti itu ga papa kok ini menyenangkan."ucap resa seraya tersenyum.
"lebih dari itu dia bukan tipe yang baik sama wanita, dia kasar. dia tipe orang yang menilai surat cinta seseorang lalu mengembalikannya."ucap lisa menyindir angga
"benarkah? aku juga melakukan itu sebelumnya"ucap resa dengan semangat.
"benarkah? kalian pasti memiliki tipe yang sama. angga, dia kelihatan pintar kan tapi sebenarnya dia itu bodoh karena ga tahu perasaannya sendiri. jika dia suka seseorang tapi dia tetap dingin sama mereka dan menyakiti mereka. dan dia mendorongnya pergi itulah yang saya lihat. sebenarnya untuk mengetahui perasaan seseorang bukan seperti persamaan matematika seperti yang dia kuasai. kamu juga seperti itu?"ucap lisa sinis
"mama!"ucap angga
setelah resa pulang, manda membereskan sisa makanan dimeja dan mencuci piring yang kotor. saat manda hendak melangkah.
"mama kayak anak kecil"ucap angga
"apa? kayak anak kecil"ucap lisa terkejut
"aku ga menceritakan kalo mama suka sama manda, tapi kenapa mama maksa aku buat suka juga sama dia."ucap angga dengan tegas
lalu manda melangkah pergi kedapur.
"kenapa? apa kata-kata mama salah?"tanya lisa
"kamu itu anak mama, mama tahu kamu. tapi kamu itu ga tahu sama diri kamu sendiri."ucap lisa
"walaupun aku ga tahu, biarin aku melakukan sesuatu yang aku inginkan."ucap angga tegas
"angga"ucap lisa terkejut
"karirku, bahkan kehidupan cintaku. berhenti mama ikut campur."ucap angga tegas.
"ikut campur?"ucap lisa terkejut."mama selalu menghormati keputusan kamu, bukankah begitu? tapi apa ini? kamu tahu benar gimana perasaan manda tapi kenapa kamu membawa dia kerumah!"ucap lisa.
"tante manda ga papa kok"ucap manda berbohong.
"mama, stop ikut campur urusan aku!"ucap angga
"angga! kamu!"ucap wijaya dengan nada meninggi.
"benar, karena mama selalu menghormati keputusanku mama juga harus melakukannya saat ini."ucap angga seraya melangkah pergi menaiki tangga.
deny melihat kepergian angga dengan kesal.
BERSAMBUNG
__ADS_1
πππππππππππππ