
Satu tahun kemudian...
Angga sudah menjadi seorang dokter, begitupun dengan Manda. ia menjadi seorang perawat.
semenjak menjadi dokter Angga semakin sibuk dan jarang pulang kerumah. Manda bisa memaklumi pekerjaan Angga, namun tak lupa Manda setiap hari membawakan bekal untuk Angga.
setiap hari Angga menangani pasien, Manda menjadi kesulitan untuk bertemu dengan Angga.
karena Angga sedang menangani pasien, Manda pun kembali keruang perawat. disana ada 3 perawat yang sedang membicarakan Angga.
"kasihan sekali dokter ganteng kayak pak Angga bisa nikah sama cewek kayak Manda. coba aja kalo dokter Angga masih single pasti aku deketin terus dia, aku pepet terus sampe dapet."ucap salah seorang rekan perawat Manda
"iya kalian bener banget karena sekarang dokter Angga udah punya istri jadi kalian ga ada kesempatan buat deketin dia." ucap Manda yang membuat para rekan perawat itu kaget.
lalu para perawat itu langsung kembali fokus mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing.
tak lama setelah selesai menangani pasien, Angga menghampiri Manda. Angga lewat didepan para perawat itu, semua menyapa Angga. namun Angga hanya membalasnya dengan senyum dan mendatangi meja kerja Manda.
"ayo makan siang bareng"ajak Angga
"oke"jawab Manda tanda menyetujui
lalu mereka pun berjalan bersama kearah kantin.
"kerjaan kamu udah selesai?"tanya Angga
"seharusnya aku dong yang nanya sama kamu"sanggah Manda
"iya tadi abis operasi pasien kanker rahim"ucap Angga
"kanker rahim?"ucap Manda bingung
"kanker rahim itu adalah penyakit yang berbahaya dan kalau sudah parah harus diangkat rahimnya kayak pasien tadi."jelas Angga
"kalo rahimnya diangkat berarti ga bisa punya Anak dong?"tanya Manda
"iya benar"jawab Angga
"ya ampun padahal kan itu impian semua wanita menjadi seorang ibu, kasihan banget pasien itu"ucap Manda dengan wajah sedih
"itu udah jadi bagian hidupnya, dia ga bisa menghindar."ucap Angga
tak lama mereka pun sampai dikantin. dan Angga segera memesan makanan untuk dirinya dan Manda.
setelah selesai makan, saat mereka hendak berdiri tiba-tiba
"huek... huek"tiba-tiba Manda merasa mual.
"kamu kenapa?"tanya Angga
"kayaknya aku masuk angin deh"ucap Manda.
"kalo gitu ayo kita periksa keadaanmu"titah Angga
namun saat hendak berdiri tiba-tiba tubuh Manda ambruk kelantai.
"Manda!"teriak Angga seraya bergegas mendekati Manda
Angga pun segera membopong tubuh Manda dan membawanya keruang pemeriksaan.
"Ada apa dokter Angga? kenapa dengan perawat Manda?"tanya dokter roy rekan dokter Angga
"ga tau tiba-tiba ia pingsan tapi sebelum pingsan ia mengeluh mual dan merasa ga enak badan."jawab Angga
"kamu udah periksa?"tanya dokter roy
"belum"jawab Angga
"yaudah coba kamu periksa"ucap dokter roy
Lalu Angga pun memeriksa Manda, ia tak melihat adanya tanda-tanda yang membahayakan.
"aku udah periksa, tapi aku ga nemuin hal-hal yang membahayakan"jelas Angga
"coba aku cek"ucap dokter roy
Dokter roy pun memeriksa Manda dengan keseluruhan. ia pun merasa bahwa ada sesuatu ditubuh Manda.
"aku juga ga merasa ada yang membahayakan, sebentar biar aku hubungi dokter zea biar lebih pasti soalnya felling ku bilang kalo perawat Manda itu lagi hamil"jelas dokter roy
"apa? hamil?"ekspresi Angga kaget
"eits jangan senang dulu kawan, biar kita pastikan dulu benar atau tidak"ucap dokter roy yang disetujui oleh Angga
__ADS_1
"halo, dokter zea bisa keruang XX untuk memeriksa pasien?"ucap dokter roy
"oke, saya tunggu"ucap dokter roy
"tenanglah dokter Angga, dokter zea lagi otw kesini"ucap dokter roy
"oke"ucap Angga
Tak lama, dokter Zea pun tiba diruang XX. ia bergegas masuk dan segera memeriksa keadaan Manda.
"ini pasiennya? kayaknya ini perawat disini?"tanya dokter Zea
"iya, dia perawat disini dan istrinya dokter Angga"ucap dokter roy."kalo gitu saya permisi keluar"ucap dokter roy seraya melangkah pergi keluar ruangan.
"baik akan saya periksa"ucap dokter Zea
"apa ada keluhan dari pasien?"tanya dokter Zea kepada Angga
"dia bilang dia ga enak badan terus tadi dia mual dan akhirnya pingsan"jawab Angga dengan jelas.
"dari penjelasan Anda kayaknya perawat Manda sedang hamil tapi saya akan memeriksanya untuk memastikannya"ucap dokter Zea
lalu dokter Zea pun memeriksa Manda secara keseluruhan dan ia juga tak lupa untuk USG perut Manda.
"Dokter Angga anda bisa lihat monitor supaya anda bisa lihat janin yang ada diperut istri anda"ucap dokter Zea
"janin?"ucap Angga terkejut
"iya, karena istri anda positif hamil"ucap dokter Zea.
"hamil?"ucap Angga terkejut serta haru
"selamat dokter Angga, anda akan menjadi seorang ayah. jangan biarkan istri anda kelelahan, melakukan pekerjaan yang berat, ia harus istirahat yang cukup, jaga pola makannya, dan jadilah suami siaga"saran dokter Zea
"terima kasih dok"ucap Angga dengan senyum binar senang
"baik kalo begitu saya permisi ya dokter Angga, jaga istri anda dengan baik. kalo anda ingin konsultasi bisa langsung menemui saya diruang saya di ruang ZZ."ucap dokter Zea
"baik terima kasih dok"ucap Angga
Tak lama perlahan-lahan Manda mengerakkan jari tangannya dan membuka matanya. disana Angga sudah tidak sabar ingin memberi tahu kabar bahagia ini kepada Manda.
"kenapa aku disini?"tanya Manda bingung seraya memegang kepalanya.
sementara Manda hendak bangkit dari posisi tidurnya dengan cepat Angga memeluk Manda.
"terima kasih sayang"ucap Angga dengan mata berkaca-kaca
"buat apa?"tanya Manda masih bingung
"sebentar lagi kita akan jadi orang tua"jawab Angga dengan senang, karena kaget Manda melepas dengan pelan pelukan Angga.
"maksud kamu aku hamil?"tanya Manda dengan penuh harap
"iya sayang"jawab Angga
dengan spontan Manda pun memeluk Angga dengan wajah binar bahagia.
mereka pun memutuskan untuk segera pulang dan akan mengumumkan kabar bahagia ini kepada keluarga serta sahabat mereka.
setelah menempuh 30 menit perjalanan, mereka pun sampai dikediaman Wijaya. kebetulan saat itu Amri juga sedang berada disana.
Manda yang sudah tidak sabar akan mengabarkan kabar bahagia ini bergegas membuka pintu mobil dan hendak berlari masuk kedalam rumah namun dengan sigap Angga menahan tangan Manda.
"pelan-pelan, jangan lari itu bahaya untuk kamu dan anak kita"ucap Angga
"anak kita, uuummm so sweet"ucap Manda menggoda Angga
"iyalah anak kita masa anak konda"ucap Angga. Manda hanya terkekeh geli seraya menepuk kilat pundak Angga.
"iya deh anak kamu, yaudah ayo masuk udah ga sabar nih."ucap Manda seraya mengenggam tangan Angga."eits... tapi kayaknya seru deh kalo kita prank mereka dulu, gimana?"tawar Manda yang langsung ditolak oleh Angga.
"itu ide konyol, ayo masuk"ucap Angga seraya melangkah masuk kedalam rumah.
Manda hanya bisa berdecak kesal tapi ia sudah menduga kalo Angga bakal nolak.
"dasar ga seru"ucap Manda kesal lalu ia pun menyusul masuk kedalam.
saat mereka sudah masuk kedalam mereka disambut oleh Lisa, Wijaya, Denny, dan Amri.
"kalian udah pulang? kok pulang cepet ada apa? kalian baik-baik aja kan?"tanya Lisa
"ayah"ucap Manda dengan nada manja seraya berlari pelan kearah Amri dan langsung memeluknya.
__ADS_1
"untuk beberapa hari kedepan Manda akan cuti untuk istirahat, kalo dia udah merasa fit baru boleh kerumah sakit lagi itupun harus pulang jam 5 sore ga boleh lembur."ucap Angga.
"hanny, aku ga mau cuti aku mau kerumah sakit dari pagi sampe malem bantuin kamu."rengek Manda
"Mantu mama sakit?"tanya Lisa kepada Manda
"Ma, pa, ayah. sebentar lagi kalian akan menjadi kakek dan nenek."jawab Angga
"apa! Mantu kesayangan mama hamil?"ucap Lisa seraya memeluk Manda dengan gembira
"anak ayah sebentar lagi jadi seorang ibu"ucap Amri seraya memeluk Manda.
"Angga, papa bangga sama kamu. kamu udah buktikan kalo kamu memang anak papa"ucap Wijaya dengan senang
"maksud papa?"ucap Lisa dengan kesal kepada Wijaya
"eng... ga papa ma"jawab Wijaya
"wah kak, kakak sebentar lagi akan jadi ayah"ucap denny dengan senang."semoga otaknya ga nurunin kak Manda ya"ucap Denny mengolok Manda
"huss, Denny ga boleh ngomong gitu"ucap Lisa kepada Denny
"iya anak pinter"ucap Manda tersenyum seraya mengacak pelan kepala Denny
"ayo kalian ganti baju kalian dulu sana, nanti kita akan makan malam bersama dan mama akan nelpon Suci sama Jesika juga biar tambah rame"ucap Lisa dengan semangat.
"iya ma, kalo gitu kita keatas dulu ya"ucap Manda seraya melangkah pergi menuju kamarnya. begitu pun dengan Angga.
Lisa pun menghubungi Suci dan Jesika untuk makan malam bersama dan tak lupa memberitahu kabar bahagia bahwa Manda hamil.
setelah selesai Mandi dan berganti pakaian mereka turun keruang makan, disana semua keluarga sudah berada dimeja makan. dan makanan pun sudah terhidang, lalu mereka pun segera duduk bergabung.
tak lama Suci dan Jesika datang dan langsung bergegas memeluk Manda.
"wah Manda selamat ya"ucap Jesika dengan senang.
"ciee yang bentar lagi jadi mama muda, gimana rasanya?"tanya Suci penasaran
"apaan sih kamu"ucap Jesika seraya memukul pelan pundak Suci
"ya gitu, seneng banget apalagi ayahnya Angga"ucap Manda dengan tersipu malu.
"ayo kita makan, ntar keburu dingin lho makanannya."ucap Lisa mengajak Suci dan Jesika bergabung.
setelah moment obrolan hangat semuanya, dan selesainya acara makan malam bersama. sahabat dan ayah Manda pun pulang, sementara Angga dan Manda sedang berada dikamar mereka.
Manda tengah menatap kearah jendela menikmati keindahan langit malam yang dihiasi bintang-bintang nan indah. tiba-tiba Angga memeluk Manda dari belakang.
"terima kasih sayang"ucap Angga seraya tersenyum
"iya, ga nyangka ya aku akan jadi ibu dari anak kamu. serasa mimpi sih"ucap Manda seraya tersenyum
"ini hadiah terindah yang pernah aku dapetin, terima kasih karena kamu udah hadir dalam hidupku dan bahkan akan jadi ibu dari anakku. maaf kalo aku belum bisa jadi suami yang utuh buat kamu"ucap Angga dengan khidmat
"ga kok justru kamu itu udah jadi suami perfect banget buat aku"ucap Manda kepada Angga
"terima kasih kamu udah mencintai aku dengan tulus dan mampu bertahan hingga saat ini. kamu adalah wanita yang paling berharga dalam hidup aku, i love you Manda"ucap Angga dengan romantis
Manda pun berbalik dan membalas ucapan Angga.
"i love you so much"ucap Manda
"you are my stupid wife, i love you. i still with you forever."ucap Angga seraya mencium kening Manda
.
.
.
THE END
alhamdulillah akhirnya tamat juga novel my stupid wife, semoga cerita ini bisa menginspirasi para pembaca setia Mangatoon.
terima kasih buat para pembaca setia my stupid wife hingga sampai sejauh ini. atas kekurangan novel ini mohon dimaklumi karena ini novel perdana zee zee. dan semoga kedepannya zee zee bisa belajar lagi dan akan menulis kisah-kisah yang lebih menarik.
semoga ga bosen ya sama zee zee
thank you so much all for your support...
see you the next story...
bye...
__ADS_1