
π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’
keesokan harinya dikampus resa bertemu dengan angga.
"oh, angga!"panggil resa.
"kamu sampai rumah dengan selamat?"tanya angga.
"iya, kemarin itu sangat seru kayak lagi syuting film."ucap resa seraya terkekeh geli.
sementara diarea lapangan tenis. manda dan zeo sedang mengobrol.
"kak, kalo kakak suka sama resa kenapa ga tembak aja langsung."ucap manda
"itu masalahnya, aku itu udah latihan didepan kaca namun saat didepan dia bibirku kelu. rasanya sulit sekali untuk bicara sama dia."ucap zeo mengeluh.
"ah, kakak bisa latihan ngomong. kakak lihat aku bayangin aku ini resa."ucap manda. lalu zeo pun menatap manda
"ah aku ga bisa."ucap zeo
"kenapa?"tanya manda
"coba ayo kamu bayangin aku angga, ayo bayangin"ucap zeo kesal. mandapun melihat zeo.
"aaah"manda membuang nafas dengan kasar.
"kenapa? ga bisa kan?"ucap zeo kesal.
"iya."jawab manda
"emang kamu pernah ngungkapin perasaan kamu sama angga."tanya zeo.
"aku pernah mengungkapkannya lewat surat."jawab manda
"oh iya, surat!"ucap zeo dengan semangat.
"Jangan-jangan. nanti kakak hanya akan dipermalukan."ucap manda dengan cepat.
"aku akan belajar untuk ngomong depan resa lalu aku akan menciumnya."ucap zeo.
"Cium?"tanya manda.
"iya aku melihat nya, kayak di drakor-drakor."ucap zeo.
"ayo kita latihan!"ucap manda seraya menarik zeo.
mereka pun berjalan kearah belakang lapangan tenis.
"kak zeo, ciuman adalah tentang waktu."ucap manda. "seperti ini"ucap manda seraya menarik tangan zeo dan menyeretnya kedinding.
"misalnya dia bilang apa yang kamu lakukan. lalu, kakak bilang gini kalo kamu mau lupain aku maka lupakanlah kalo bisa. dan bam! ciuman datang."ucap manda seraya mempraktekannya didinding.
"wah! hebat!"ucap zeo dengan heboh."wah manda kamu sangat paham tentang ciuman."ucap zeo
"coba kakak praktekan."ucap manda."ingat! ciuman adalah tentang waktu."ucap manda.
__ADS_1
lalu zeo pun meniru gerakan yang sama seperti yang manda lakukan.
angga melakukannya dengan sempurna.gumam manda dalam hati
"wah manda kamu mengajarinya dengan sangat baik."ucap salah satu pelatih tenis.
"diam! sana! latih anak-anak! aku sedang sibuk"jelas zeo
"selamat belajar ya"ucap pelatih tenis tersebut lalu berlalu pergi.
"Ayo kakak lakukan ciuman seperti tadi"ucap manda. ia tidak mengetahui bahwa ada beberapa anggota tenis yang tanpa sengaja mendengarnya. lalu mereka pun pergi.
sementara dilapangan angga pun baru saja datang.
"angga datang!"ucap salah satu orang disana.
angga pun duduk dikursi pinggir lapangan tenis.
"apa dia tahu tentang ini?"ucap salah satu orang disana
"kurasa belum"ucap temannya.
"tadi aku dengar manda bilang, ayo kak! lakukan lagi ciumannya. gitu"ucap temannya. mendengar itu angga hanya membuang nafas dengan kasar.
ditengah lapangan resa dan zeo sedang berdiri. manda yang sedang mengumpulkan bola tenis dengan keranjang troli, tanpa sengaja melewati zeo dan resa.
"kak zeo mau ngomong apa cepetan!"ucap resa seraya beranjak pergi.
"resa tunggu!"ucap zeo
"ayo!"bisik manda
"yaudah kalo kak zeo ga ngomong, aku pergi."ucap resa lalu berlalu pergi.
manda pun menghampiri zeo dengan mendorong keranjang troli bola tenis.
"kak zeo gimana sih, tinggal ngomong aja susah banget."ucap manda dengan kesal.
"aku ga tau man, kenapa kalo depan dia aku kaku, dan gugup banget."ucap zeo lalu ia mengambil raket milik manda yang ada dikeranjang troli. dan beranjak pergi namun dengan cepat ditahan manda.
"gawat!, kak zeo jangan kak!"ucap manda seraya merebut raketnya.
"lepasin!"ucap zeo seraya mencoba lepas dari manda. hingga akhirnya mereka terjatuh bersama
"aaa"teriak manda.
melihat itu angga hanya membuang nafas dengan kasar.
sementara disalon tempat suci bekerja. ia sedang mengkrembat rambut pelanggannya. pelanggannya sedang mengobrol.
"apakah menurutmu gosip itu benar?"tanya pelanggan itu kepada temannya.
"kayaknya engga, masa seorang angga dicampakkan. kan ga mungkin"ucap teman pelanggan itu.
mendengar nama angga suci terkejut dan langsung bertanya.
__ADS_1
"maaf mbak, apa sedang ada gosip di kampus?"tanya suci seraya mengkramas rambut pelanggan itu.
"iya mbak ada!, itu lho mbak cewek yang suka ngekor angga. bisa-bisanya dia ciuman sama pelatih tenisnya. dia mencampakkan angga."jawab pelayan itu. mendengar ucapan pelanggan itu suci terkejut dan terpelongo. lalu ia bergegas pergi menemui manda dan jesika.
mereka berkumpul ditaman kecil area kampus.
"ga mungkinlah masa aku ciuman sama kak zeo. hah"ucap manda seraya menutup mulutnya.
"hah!"ucap jesika dan suci secara bersamaan.
"itu benar?"tanya jesika dengan nada cemas.
"engga lah, aku cuma mengajarinya."jawab manda. jesika dan suci pun lega mendengarnya.
"mengajari apa?"tanya suci."tentang ****?"tanya suci seraya menyilangkan tangan didadanya.
"apaan sih."ucap manda seraya mengepuk lengan suci. "aku itu ngajarin dia cara mengungkapkan perasaannya sama seseorang."sanggah manda. lalu pak! kepala manda terkena bola "aduh"ucap manda seraya memegang kepalanya.
"maaf mbak."ucap orang itu."eh bukankah itu manda? yang lagi viral itu?"ucap orang itu seraya beranjak pergi. lalu manda menutupi wajahnya dengan tangannya.
"gosipnya udah nyebar, satu kampus udah pada tahu."ucap jesika.
"apa angga juga dengar? duh gawat, aku harus jelaskan."ucap manda bergegas mencari angga. tak lama ia menemukan sosok angga sedang berjalan dengan resa.
"apa kamu marah mendengar gosip itu?"tanya resa namun angga tetap fokus berjalan menghadap ke depan.
"angga!"teriak manda memanggil angga seraya bergegas mengejar angga.
"ini dia ratu peran utama yang digosipkan."ucap resa memanasi angga.
"apa kamu dengar gosip itu?"tanya manda kepada angga. angga hanya diam tidak menjawab.
"itu gosip yang ga masuk akal kan?"tanya manda
"aku pergi."ucap angga kepada resa. lalu ia beranjak pergi.
"semoga beruntung"ucap angga seraya menabrakkan bahunya kebahu manda. lalu ia berlalu pergi.
"selamat ya"ucap resa seraya tersenyum licik."angga! tunggu!"teriak resa seraya mengejar angga.
manda pun pergi ketaman kampus lalu ia terfikir untuk menelpon angga. namun angga tidak mengangkat telponnya.
dirumah angga. lisa dan wijaya akan pergi liburan.
"nak, kamu tunggu kakakmu pulang ya."ucap lisa
"iya mama, aku bisa jaga diri kok. aku kan udah besar."ucap deny dengan bangga.
"jangan main game terus, belajar yang benar."ucap lisa.
"iya ma, udah sana pergi."ucap deny
"ayo ma kita berangkat."ucap wijaya mengajak lisa pergi. lalu mereka berlalu pergi.
BERSAMBUNG
__ADS_1
π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’π’