
assalamu'alaikum the readers, mohon maaf ya Zee Zee baru bisa up cerita Angga dan mandanya karena kalian tahulah sekarang ini kita during. jadi harap maklum ya, mau up nya nyolong-nyolong waktuπ, ya udah tanpa basa basi karena udah basi langsung aja disimak ceritanyaπ.
πππππππππππππ
"udahan pelukannya, aku mau mandi dulu."ucap Manda seraya mengejek Angga.
Angga pun melepaskan pelukannya. dan berkata
"pantes aja kayak ada mambu ga enak"ucap Angga terkekeh
Manda pun kesal lalu melangkah pergi kekamar mandi. Angga pun menyiapkan baju Manda untuk kekampus, ia memilihkan baju untuk Manda.
ia juga menyiapkan buku-buku yang akan Manda bawa kekampusnya. Angga tersenyum sejenak lalu melangkah pergi turun kedapur.
setelah selesai mandi, Manda masuk kembali ke kamarnya. ia terkejut melihat bajunya dikasur dan tas nya sudah siap.
ia pun langsung mendekat kearah baju dan tas nya.
apa ini Angga yang nyiapin.gumam Manda dalam hati seraya tersenyum
Manda pun langsung memakai baju yang Angga pilihkan untuknya. setelah selesai ia juga memeriksa buku-bukunya, benar saja Angga menyiapkannya sesuai jadwal pelajarannya.
Manda pun turun kedapur untuk sarapan, dengan tersenyum ia melangkah.
Lisa heran melihat ekspresi Manda yang terlihat sangat bahagia.
Manda pun duduk dikursi meja makan, lalu ia mengambil sarapan diatas meja kedalam piringnya.
mereka pun sarapan bersama, disela-sela sarapan Manda dan Angga saling tatapan dan saling curi pandang. Lisa hanya tersenyum melihat tingkah keduanya.
Manda pun selesai sarapan dan bangkit dari duduknya.
"ayah, om, Tante Manda pamit kekampus ya"ucap Manda pamit.
"bareng aja, soalnya aku juga ada kuliah pagi"ucap Angga seraya beranjak dari duduknya.
"Angga bukannya kata kamu kemaren kamu ga enak badan"tanya Lisa heran melihat Angga yang bersemangat.
"aku udah sembuh kok ma, soalnya kemarin aku dirawat oleh seorang perawat ma"ucap Angga seraya tersenyum.
Lisa langsung melihat kearah Manda dan Manda pun tersipu malu.
"aku tunggu diluar ya"ucap Manda gugup seraya bergegas keluar.
"em, pantes aja kamu semangat banget."ucap Lisa menggoda Angga. Angga pun tersenyum manis.
lalu ia pun melangkah pergi keluar menyusul Manda. Manda tersipu malu, lalu ia naik ke mobil begitu pun dengan Angga.
Angga pun melajukan mobilnya menuju kekampus. setelah menempuh beberapa menit perjalanan, mereka pun sampai dikampus.
Manda dan Angga pun turun dari mobil, Manda turun dengan rona wajah bahagia.
yes! Angga ga jutek lagi sama aku. gumam Manda seraya tersenyum.
"kenapa senyum-senyum?"tanya Angga pura-pura tak tahu.
"senyum? eng... ga kok"jawab Manda gugup plus salting.
tiba-tiba resa datang dan mengacaukan kebersamaan mereka.
__ADS_1
"Angga! kamu udah datang yuk kekelas"ucap resa seraya tersenyum.
"apaan sih, tiba-tiba muncul main ngajak-ngajak pacar orang"ucap Manda kesal.
Angga pun tersenyum kecil, lalu ia memutuskan untuk memanaskan situasi.
"yuk res masuk kelas"ajak angga yang berhasil membuat Manda terpelongo kaget.
"hoooh"ucap Manda seraya terpelongo kaget.
resa sangat senang dan langsung menyambar lengan Angga dan membawanya pergi kekelas.
Manda kesal ia pun menghentakkan kakinya dengan cepat. setelah Angga dan resa sudah tak terlihat lagi, Manda memutuskan untuk pergi kekelasnya. ia pun melangkah pergi dengan kesal.
dikelas Manda, Jesika heran dengan Manda yang masuk kekelas dengan wajah cemberut yang tampak kesal.
saat Manda duduk Jesika hendak bertanya.
"kamu kena..."ucap Jesika terpotong.
"syuut... ga usah nanya kamu kenapa aku akan cerita."ucap Manda kesal.
Manda pun menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nafas nya dengan perlahan untuk meredam emosinya. lalu Manda pun menceritakan kronologi pagi ini.
"wah kurang ajar tuh di rese enak aja main gandeng pacar orang, tapi kamu udah kasih pelajaran belum sama si rese"tanya Jesika
"boro-boro orang dia langsung pergi gitu aja sama Angga"jawab Manda kesal.
tak lama dosen pun memasuki kelas, yang tadinya sedang ricuh sekarang sunyi karena beredar rumor bahwa dosen ini dosen yang bengis dan tegas.
sementara dikelas Angga, Angga tersenyum sendiri mengingat kejadian pagi tadi. resa heran melihat Angga tersenyum sendiri.
"kamu liat ga ekspresi Manda tadi lucu"ucap Angga seraya tersenyum senang.
baru kali ini aku liat Angga begitu senang, sakit rasanya karena ia akan menikah dengan Manda. gumam resa dalam hati seraya melamun.
"res, resa"panggil Angga yang menyadarkan resa dari lamunannya.
"mmm"ucap resa terkejut
"kamu kenapa? kamu lagi ada masalah ya?"tanya Angga
"eng...ga kok aku baik-baik aja."jawab resa seraya tersenyum.
dosen pun masuk kekelas mereka, dan mereka pun memulai pelajaran.
tak terasa setelah melakukan rutinitas seperti biasa dikampus, waktu pulang pun tiba.
Manda berjalan dengan Jesika keluar kelas menuju kearea parkir.
"man kamu ga marah sama Angga?"tanya Jesika heran yang melihat Manda yang masih mau pulang bareng sama Angga.
Manda pun tersenyum tipis yang berhasil membuat Jesika bertambah bingung.
"kamu ga usah khawatir aku udah nyiapin rencana."ucap Manda.
"apa?"tanya Jesika penasaran.
"liat aja nanti"ucap Manda seraya tersenyum menang.
__ADS_1
"yaudah selamat berkerja ya, aku mau mampir kesalon suci dulu mau main sama dia."ucap Jesika
"maaf ya aku ga bisa ikut, aku titip salam aja ya sama suci"ucap Jesika.
"iya ga papa kok, aku pergi ya dah"ucap Jesika seraya tersenyum dan melangkah pergi.
Manda pun tersenyum dan mengangguk. setelah Jesika pergi ia pun mulai melancarkan aksinya. ia mencari sesuatu. dan akhirnya ia pun menemukan sebuah paku diarea rerumputan. ia pun mengambilnya seraya tersenyum.
"emang enak"ucap Manda seraya tersenyum menang. dan ia pun membuka pelek ban mobil Angga dan menusukkan paku itu ke ban mobilnya. lalu ia pun menutup kembali pelek ban mobil Angga. ia membuang paku itu kedalam kotak sampah agar tidak ketinggalan jejak. ia pun membersihkan tangannya seraya tersenyum.
tak lama Angga dan resa pun berjalan menuju area parkir. Angga melihat Manda sedang menunggunya didepan mobilnya.
"tumben dia udah nimbrung didepan mobil kamu, biasanya dia itu keluar kelas paling terakhir."ucap resa heran
kayak ada yang ga beres, mencurigakan. gumam Angga dalam hati.
Manda yang melihat kedatangan Angga langsung mengetikkan pesan di hp nya untuk Daffa agar memberinya tumpangan. Daffa pun mengiyakannya.
setelah sampai didepan mobilnya, resa pamit undur diri.
"aku pulang duluan ya"ucap resa pamit
"iya"jawab Angga
lalu resa pun melangkahkan kakinya menuju mobilnya.
angga pun membuka kunci mobilnya. Manda pun membuka pintu sebelah kursi sopir. dan masuk kedalam mobil, Angga pun melangkah menuju kepintu sopir. saat hendak membuka pintu ia melihat ban mobilnya kempes.
"kok kempes"ucap Angga heran
Manda pun turun dari mobilnya, ia pura-pura ga tahu.
"kenapa?"tanya manda berbohong.
"ban mobilnya kempes."jawab Angga
"kok bisa, yaudah ganti ban serep aja."ucap Manda
"itu masalahnya aku ga bawa ban serep."ucap Angga
tak lama Daffa muncul dengan motornya dan menghentikan motornya didepan mobil angga.
"Manda ayo pulang bareng aku"ajak Daffa yang langsung disetujui oleh Manda
"boleh"ucap Manda seraya melangkah menaiki motor daffa. Daffa pun memberikan helm kepada Manda.
"kamu mau ninggalin aku, dan pergi sama dia."tanya Angga.
"yuk daf, gerah lama-lama disini"ucap Manda
"pegangan yang erat ya soalnya takut kamu jatuh."ucap Daffa, lalu Manda pun memegang pundak Daffa namun Daffa memindahkan tangan Manda dipinggangnya.
ih modus banget nih cowok, yah kepalang aku mau bales perbuatan Angga pagi tadi. gumam Manda yang menuruti Daffa.
Angga kesal melihat kejadian itu. lalu Daffa pun melajukan motornya. Manda pun menjulurkan lidahnya kepada Angga. dan mereka pun berjalan pergi.
"aaarghh"ucap Angga kesal seraya menendang ban mobilnya yang kempes.
BERSAMBUNG
__ADS_1
ππππππππππππ