My Stupid Wife

My Stupid Wife
episode 59


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Angga pun pulang kerumahnya. setelah sampai dirumahnya, Angga langsung masuk kedalam rumahnya. ia melangkah kedapur dan tak sengaja bertemu dengan Manda yang tengah minum teh sambil duduk santai. mereka pun saling melihat sebentar.


Angga pun melangkah kekulkas untuk mengambil air es lalu menuangkannya ke sebuah gelas.


Angga pun duduk disebelah Manda lalu meneguk air minum yang diambilnya. Manda pun bergeser menjauh. Angga heran dengan sikap Manda, namun Manda tetap bersikap masa bodoh.


"tumben diem"tanya Angga heran.


Manda masih diam seribu bahasa seraya meneguk tehnya. Angga semakin heran ia merasa ada sesuatu yang Manda sembunyikan.


Manda pun melangkah kearah pencuci piring dan ia mencuci gelas bekas ia minum teh. setelah selesai ia meletakkan gelas itu dipenirisan piring.


lalu ia mengeringkan tangannya disebuah lap khusus tangan. setelah selesai ia melangkah pergi namun langkahnya terhenti karena tangannya ditahan oleh Angga.


"kamu kenapa?"tanya Angga


"aku sibuk. lepas"ucap Manda seraya berusaha melepas genggaman tangan Angga namun tidak bisa karena tenaga Angga lebih besar darinya.


"kamu kenapa sih?"tanya Angga heran


"aku... udah ingat alasan aku pergi dari rumah."jawab Manda pelan namun masih terdengar oleh Angga. Angga pun melepas genggamannya.


"jadi apa kamu udah putusin apa yang mau kamu lakukan dimasa depan?"tanya Angga


"udah."jawab Manda


"apa?"tanya Angga


"aku udah putusin mau melakukan apa untuk masa depanku. aku akan membantu pekerjaan Angga"ucap Manda seraya menatap Angga.


senyum Angga mengembang mendengar ucapan Manda. Manda pun meneruskan kata-katanya.


"aku akan pindah kejurusan perawat."ucap Manda seraya tersenyum


"apa kamu yakin?"tanya Angga


"iya, aku ga tau berapa persen aku bisa masuk kesana tapi aku akan berusaha keras untuk mendapatkannya."ucap Manda seraya tersenyum.


Angga pun melangkah mendekat kearah Manda lalu memeluknya.


"kamu tahu, saat aku pergi meninggalkan rumah padahal baru beberapa menit aku udah merasa kayak ada yang kurang. saat aku ga liat kamu sebentar aja rasanya nafas aku sesak."ucap Manda seraya mengeratkan pelukannya.


Angga pun tersenyum mendengar kata-kata Manda.


"aku tahu. sangat tahu"ucap Angga.


sementara direstoran, Amri sedang memasak pesanan pelanggan. Daffa sedang merapikan dan membersihkan meja-meja yang kotor.


ia teringat Manda, semenjak Daffa tahu Angga dan Manda akan menikah Daffa merasa hari-harinya begitu hampa. jiwanya tak bergairah.


Amri kasihan melihat kondisi Daffa sekarang. ia pun menghampiri daffa.

__ADS_1


"Daffa, tolong kamu masak mie ya karena ada pesanan mie lumayan banyak, tolong ya"ucap Amri


"iya chef laksanakan"ucap Daffa pura-pura semangat.


Daffa pun melangkah pergi kedapur lalu memasak mie pesanan pelanggan.


"Daffa pasti sangat terpukul karena kabar menikahnya Manda dan Angga."ucap Amri lalu ia melangkah pergi kedapur.


Manda pun bersiap-siap berangkat kuliah, ia menyiapkan bajunya, tas dan bukunya. setelah selesai ia langsung mengganti pakaiannya dan bersiap-siap.


setelah selesai Manda melangkah kekamar Angga. saat Manda membuka pintu kamar Angga ia terkejut karena melihat Angga sedang tertidur.


ia ragu apa harus membangunkannya atau langsung pergi saja.


"bangunin, engga, bangunin,eng..."ucap Manda pelan namun terpotong.


"kamu udah siap?"tanya Angga


"i... iya aku baru aja mau bangunin kamu"jawab Manda gugup.


"ini jam berapa?"tanya Angga masih rebahan.


"jam 12.15 WIB"ucap Manda seraya melihat jam ditangannya.


"yaudah kamu tunggu aja dibawah aku mau cuci muka dulu"ucap Angga seraya melangkah pergi kekamar mandi.


Manda pun turun kebawah dan menunggu Angga diruang tengah.


seraya menunggu Angga, Manda memainkan ponselnya melihat sosial medianya.


"ayo berangkat"ucap Angga


"eh iya ayo kita berangkat nanti telat lagi"ucap Manda bergegas meletakkan hpnya kedalam tasnya. lalu ia bangkit dari duduknya. lalu mereka sama-sama melangkah keluar rumah.


Angga membukakan pintu untuk Manda, Manda terkejut ia langsung masuk kedalam mobil. Angga pun masuk kedalam mobil.


tumben dibukain biasanya marah kalo aku ga naik mobil. biasanya bilang 'kamu ga punya tangan. cepat masuk'gumam Manda dalam hati seraya mempraktekkan gaya bicara Angga.


Angga pun melajukan mobilnya menuju kampus.


setelah menempuh beberapa menit perjalanan, mereka pun sampai dikampus. Angga membukakan pintu mobil untuk Manda. Manda pun turun dari mobil dengan heran.


"makasih ya"ucap Manda


"jam berapa kamu pulang?"tanya Angga dengan datar


"kuliahnya berakhir jam 15.00 WIB tapi kamu jemput aku jam 15.30 WIB aja ya karena aku mau main dulu sama Jesika dan suci"jawab Manda


"iya"ucap Angga


lalu Manda pun melangkah pergi masuk ke kampus. Angga masuk kedalam mobil nya dan melajukannya kerumahnya.


Manda heran kenapa sikap Angga aneh selepas kecelakaan yang menimpanya baru-baru ini. saat Manda tengah memikirkan hal itu tiba-tiba Jesika datang dan mengejutkan Manda.

__ADS_1


"mikirin apa sih?"tanya Jesika penasaran


"Angga kok aneh banget ya sikapnya semenjak aku kecelakaan dia itu perhatian banget sama aku."jawab Manda


"bagus dong, ada kemajuan"ucap Jesika


"kalo mau naik mobil, pintunya dibukain. kalo mau pulang pergi kemana-mana harus diantar jemput sama dia. aku kan mau bebas"ucap Manda menggerutu


"udah... nikmatin aja. dari pada dia balik dingin kayak dulu lagi gimana?"ucap Jesika


"bener juga sih, yaudah yuk masuk ntar telat lagi."ucap Manda


lalu mereka melangkah masuk kekampus. mereka menyusuri kampus dan melangkah kearah kelas mereka. mereka pun memasuki kelas mereka dan tak lama dosen pun masuk mengajar.


sementara dirumah Angga. Lisa sedang menonton TV diruang tamu. tak lama Angga pun sampai dirumahnya, ia membuka pintu rumah dan melewati Lisa.


"kamu udah pulang antar Manda?"tanya Lisa


Angga duduk disebelah lisa. "udah ma"jawab Angga.


"kamu kok lesu gitu? ada masalah ya?"tanya Lisa


"ga papa ma. aku lagi kurang sehat aja"jawab Angga.


"apa! kamu sakit?"ucap Lisa terkejut lalu memegang kening Angga mengecek.


"badan kamu lumayan panas. kamu minum obat yang ada dikotak obat ya, biar panas kamu turun."ucap Lisa


"iya ma"ucap Angga seraya beranjak bangun lalu naik keatas menuju kamarnya.


Angga tidak meminum obatnya, ia hanya merebahkan tubuhnya diatas kasur. ia pun memejamkan matanya tak lama ia pun terlelap.


dikampus Manda dan Jesika sedang istirahat. mereka jajan dikantin seperti biasanya.


saat makanan telah selesai dipesan, Manda dan jesika duduk di meja kosong. Manda masih heran dengan kelakuan Angga hari ini.


"Jes, menurut kamu aneh ga. Angga tuh emang dingin tapi dia ada masanya bawel tapi kok tadi kayak lebih diem aja kayak orang sakit."ucap Manda bingung.


"emang kamu ga nanya sama dia kenapa dia kayak gitu?"ucap Jesika.


"engga sih tadi aku buru-buru kekampus dan dia juga diem aja tadi pas dimobil."ucap Manda


tak lama makanan yang mereka pesan tadi datang.


"ini mbak pesanannya"ucap orang kantin itu.


"terimakasih mbak"ucap Manda dan Jesika bergantian.


lalu mereka pun menyantap makanan yang mereka pesan. setelah selesai makan, mereka langsung masuk kekelas karena sebentar lagi bel masuk.


saat mereka melangkah kekelas mereka benar saja, bel masuk pun berbunyi. mereka bergegas masuk kekelasnya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


__ADS_2