My Stupid Wife

My Stupid Wife
episode 34


__ADS_3

🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬


manda pun membuat coklat untuk angga. selesai membuat adonan manda mencicip adonan coklat itu.


"ah rasa itu ga penting"ucap manda. lalu ia merasa sakit didaerah perut.


"aaah"ucap manda menahan sakit perutnya.


setelah coklat yang manda buat sudah matang, manda pun meletakkan coklat kedalam sebuah kotak.


"wah kamu buat coklat."ucap lisa tiba-tiba muncul.


"iya tante."ucap manda seraya tersenyum


"kata orang kalo kita membuat coklat itu untuk orang yang kita cintai. emangnya kamu buat coklat buat siapa?"ucap lisa


"angga tante."ucap manda tersipu malu.


"angga pasti suka."ucap lisa dengan senang.


"tante manda pamit ya."ucap manda beranjak pergi.


"iya sayang hati-hati ya."ucap lisa


lalu manda permisi pergi menuju restoran angga. cuaca sedang hujan deras, manda pergi naik taksi.


didalam perjalanan mobil taksi yang manda naiki tiba-tiba terhenti.


"kenapa pak kok berhenti."tanya manda kepada sopir taksi


"maaf mbak, kayaknya mobilnya mogok."jawab sopir taksi


hah! mogok! gumam manda dalam hati.


manda pun memutuskan untuk berjalan kaki, ya walaupun lokasi restoran masih lumayan jauh.


saat resa sedang mengobrol dengan angga, resa terkejut karena kedatangan seseorang ia pun terpelongo. angga heran melihat ekspresi resa lalu ia pun melihat kearah mata resa melihat. dan betapa terkejutnya angga melihat kedatangan orang tersebut.


"wah manda kamu mengagumkan, kamu datang saat hujan deras begini."ucap resa takjub


"angga aku datang"ucap manda seraya kedinginan.


lalu manda pun masuk kedalam restoran dan ia pun duduk dimeja kosong.


"mau pesan apa? kopi porsi besar kan"ucap resa lalu berlalu pergi.


manda kesal karena ia belum bilang mau pesan apa tapi resa udah main pergi aja.


"gimana nih coklatnya cuma sedikit, ada resa lagi."ucap manda


tak lama kopi pesanan manda pun datang. manda meminum beberapa teguk kopi. ia kembali merasakan sakit diperutnya.


seseorang memberikan handuk kepada manda."keringkan dirimu dengan handuk"ucap angga.


"terima kasih"ucap manda.


angga menatap wajah manda ia merasa ada yang aneh dengan wajah manda.


"wajah kamu kenapa?"tanya angga


"apa ada sesuatu diwajahku?"tanya manda balik.


"wajah kamu sangat pucat. kamu harus pulang sekarang."ucap angga


"aku baik-baik aja kok."ucap manda

__ADS_1


"baiklah aku pergi dulu."ucap angga beranjak pergi.


selang beberapa menit angga pergi, manda beranjak bangun untuk pergi ke toilet.


saat baru beberapa langkah, manda merasa kepalanya berputar tiba-tiba pandangannya menjadi gelap dan ia pun pingsan.


salah satu karyawan melihat manda pingsan dan langsung menepuk-nepuk pipi manda pelan."pelanggan, pelanggan."ucap karyawan itu.


angga bergegas menghampiri manda. ia langsung meletakkan kepala manda dipahanya."manda... mandaaa bangun"ucap angga seraya menepuk-nepuk pelan pipi manda. lalu angga pun mengangkat tubuh manda dan membawanya ke sofa diruang VVIP.


tak lama manda pun membuka matanya.


"nyonya kamu udah sadar?"tanya manajer restoran.


manda terkejut lalu bangkit dari tidurnya. ia pun duduk.


"mbak, angga sudah menelpon ambulan. mbak tenang aja ya."ucap manajer.


"ga usah pak ga papa saya langsung pulang aja."ucap manda beranjak berdiri.


"angga kamu kenal mbak ini kan?"tanya manajer kepada angga.


"iya pak." jawab angga


"mbak, mbak kalo mau pulang biar dianterin sama angga."ucap manajer


"ga papa pak ntar ngerepotin."ucap manda tak enak hati


"udah mbak ga papa dari pada terjadi sesuatu."ucap manajer."angga kamu ngerti kan?"tanya manajer.


"iya pak."jawab angga."res aku izin ga ikut ngajar les ya."ucap angga kepada resa.


"iya ga nanti aku izinin."ucap resa."aku duluan ya."ucap resa kepada angga."eh, manda. jaga diri kamu ya."ucap resa."pak saya pamit pulang."ucap resa


"iya silahkan."ucap manajer.


"aku akan berjalan kestasiun, kamu bisa kembali kerja."ucap manda


"jarak dari sini ke stasiun 30 menit."ucap angga."jarak dari sini ke apartemenku 10 menit kamu mau kesana disana kamu bisa telpon ibu untuk jemput kamu naik mobil?"tanya angga gugup


"iya aku mau!"ucap manda dengan semangat.


setelah menempuh waktu 10 menit perjalanan manda dan angga pun tiba diapartemen. mereka pun naik lift karena kamar angga terletak dilantai 3.


tak lama pintu lift terbuka dan angga langsung membuka pintu kamarnya. lalu manda dan angga pun masuk kedalam kamar.


apartemen angga sangat gelap, lalu angga pun menyalakan semua lampu. saat suasana sudah terang manda bisa melihat semua isi apartemen angga.


"wah, ini ga seperti yang aku bayangkan."ucap manda terpukau.


sebelum aku pergi aku harus lihat kamar angga.gumam manda dalam hati.


manda pun berjalan kearah dapur, ia duduk dikursi.


angga pun melangkah kedapur untuk mengambil air es didalam kulkas. lalu ia menuangkannya dalam gelas dan meminumnya.


angga melemparkan handuk kepada manda, dengan sigap manda menangkapnya. lalu manda mencium aroma handuk itu.


"umm... ini kayak wangi angga."ucap manda pelan namun masih terdengar oleh angga.


"wangi apa! itu handuk baru."ucap angga dengan tegas. lalu ia mengambil hpnya dari kantong celananya. lalu ia menelpon mamanya.


"halo ma?"ucap angga


"halo nak, kamu lihat manda ga?"tanya lisa disebrang sana

__ADS_1


"iya dia ada disini, djapartemenku."ucap angga."dia sakit ma. tadi dia pingsan"ucap angga.


"apa! pingsan!"ucap lisa terkejut."gimana keadaanya sekarang?"tanya lisa cemas.


"kayaknya dia sekarang baik-baik aja deh."ucap angga. "ma, tolong mama jemput manda ya."ucap angga


"ga bisa ga. ini hujannya sangat deras jadi mama ga bisa kesana."ucap lisa lalu ia menutup telponnya.


"halo! ma! ma!"ucap angga


"apa kata tante lisa?"tanya manda


"mama ga bisa jemput kamu, karena hujannya sangat deras."ucap angga


"hah! jadi aku harus nginep disini?"tanya manda tak percaya


"iya."ucap angga singkat lalu ia beranjak pergi untuk mandi.


dirumah wijaya lisa hendak menelpon nomor restoran untuk mengabari amri tentang keberadaan manda.


direstoran amri sedang berada didapur, daffa yang sedang berada dimeja kasir.


telpon restoran pun berdering. daffa pun mengangkatnya.


"halo restoran mie manda"ucap daffa


"halo ini dari rumah wijaya."ucap lisa disebrang sana


"iya ada yang bisa saya bantu"ucap daffa


"apa pak amri ada?"tanya lisa ddisebrang sana.


"dia sedang sibuk, ibu bisa bilang ke saya nanti saya sampaikan sama pak amri."ucap daffa


"manda ga bisa pulang dari rumah angga, hujannya terlalu deras, saya ga bisa jemput"ucap lisa dari sebrang sana


"apa! manda nginep dirumah angga"ucap daffa terkejut


"iya dan mereka hanya berdua"ucap lisa disebrang sana seraya tersenyum menang. ia tahu kalo daffa suka sama manda. makanya ia mau buat daffa iri.


"tante katakan dimana alamat rumah angga saya akan jemput manda."ucap daffa


"saya ga tau rumah angga dimana, kalo saya tahu juga ga bakal ngasih tau kamu."ucap lisa disebrang sana seraya menutup telponnya.


"halo! halo!"ucap daffa seraya meletakkan telponnya


"duh ga bisa dibiarin aku harus nyusulin manda."ucap daffa bergegas pergi


angga masuk kekamarnya, ia mengambil pakaian untuknya dan untuk manda. angga pun keluar dari kamar. ia melempar pakaiannya dimeja.


"ini pakaian untukmu, kalo kamu ga mau ya udah lupakan."ucap angga dingin


manda langsung mengambil pakaian itu dan memeluknya"aku mau kok"ucap manda


lalu angga pun masuk kekamar mandi dan ia pun mandi. sementara angga mandi, manda mengelilingi apartemen angga untuk melihat-lihat.


saat manda sedang berada tepat didepan pintu kamar mandi angga keluar. angga dan manda sama-sama terkejut.


"kamu ngapain?ngintipin aku mandi ya?"tanya angga curiga


"eng... ga orang lagi jalan-jalan kok"ucap manda mengelak.


"Kamu ga mau mandi?"tanya angga


"ini mau mandi."ucap manda lalu melangkah masuk kekamar mandi.

__ADS_1


BERSAMBUNG


🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬


__ADS_2