My Stupid Wife

My Stupid Wife
episode 48


__ADS_3

πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


"hujannya deres banget ya."ucap manda kepada daffa


"manda"panggil daffa.


"mm"ucap manda terkejut.


"apa yang aku bilang kemarin serius. apa kamu udah memikirkannya?"tanya daffa


"tapi... aku... sedikit lagi"ucap manda gugup


"masih ga bisakah?"tanya daffa. "aku ngomong soal angga. dia bahkan datang keacara perjodohan. kamu masih ga bisa membuang perasaanmu?"ucap daffa


"tapi aku..."ucap manda terpotong


"manda, dia itu dingin dan jahat. apa yang kamu sukai dari dia. aku akan beritahu dulu, kalo aku adalah rumah. kapanpun kamu kembali aku ada disana. tapi jika kamu mengosongkan rumah itu terlalu lama, maka rumah itu ga bisa digunakan lagi."ucap daffa


"daffa"ucap manda


gledek bergemuruh.


"ahhh"teriak manda seraya menutup telinganya.


"manda kamu baik-baik aja?"tanya daffa seraya memegang tangan manda.


"manda aku sangat mencintaimu."ucap daffa seraya menarik tubuh manda mendekat.


"daffa!"ucap manda."jangan lakukan itu!"ucap manda."aaa"teriak manda. mereka berdua terjatuh kelantai.


"jangan seperti ini"ucap manda pelan. namun daffa tetap mendekati wajah manda.


"aku bilang jangan!"ucap manda dengan suara meninggi dan mendorong tubuh daffa menjauh.


"aku rasa... itu bukan aku"ucap daffa


"maafkan aku daffa"ucap manda seraya beranjak pergi naik bus.


setelah turun dari bus, manda meneduh sebentar dihalte bus.


*aku ngerasa ga enak sama daffa. karena udah beri dia harapan tapi akhirnya aku buat dia terluka.gumam manda dalam hati menyesal.


apa ini? kenapa aku ga bisa move on dari angga.gerutu manda menyesal*


manda pun memutuskan untuk terus berjalan ditengah hujan deras. saat manda sedang berjalan ia terkejut melihat seseorang yang sepertinya ia kenal. lalu ia mendekati orang itu.


"apa yang kamu lakukan disini?"tanya manda terkejut kepada angga


"bukankah udah jelas. karena kamu ga bawa payung."jawab angga ketus


"jadi apa kamu nungguin aku?"tanya manda. namun angga tidak menjawab apa-apa ia langsung membuka payungnya dan ia memayungi manda. lalu mereka berjalan berdampingan.


"apa kamu habis ketemu sama laki-laki itu? apa jawaban yang kamu berikan?"tanya angga penasaran


"hah?"ucap manda bingung


"aku dengar dia ngajak kamu nikah."ucap angga


"kenapa? ga boleh?"tanya manda


"itu sebabnya aku bertanya, jawaban apa yang kamu berikan"ucap angga


"apapun itu, ga ada urusannya sama kamu"ucap manda ketus


"itu benar"ucap angga


"aku akan keluar dari rumahmu."ucap manda."aku akan pindah. aku akan melepaskan kamu"ucap manda yang berhasil menghentikan langkah angga sejenak lalu melangkah lagi meninggalkan manda namun manda mengejarnya.


"daffa sangat bekerja keras, ayahku sangat menyukainya. sekarang aku harus membantu ayahku direstoran dengan daffa."ucap manda. lalu angga menghentikan langkahnya.


"kamu suka sama daffa?"tanya angga penasaran

__ADS_1


"tentu, selama 4 tahun dia menyukaiku."ucap manda


"jika seseorang bilang suka sama kamu, kamu juga langsung suka sama dia?"tanya angga mulai emosi


"kenapa? ga boleh?"tanya manda. "aku capek jatuh cinta."ucap manda."aku ingin memandang wajah orang yang menyukai aku. aku suka daffa."ucap manda


"kamu... suka sama aku. kamu ga boleh suka sama orang lain."ucap angga


"apa ini, PD banget"ucap manda pelan.


"apa aku salah?"tanya angga.


"iya! kamu benar!"teriak manda lalu ia diam sebentar."aku hanya menyukaimu. tapi apa yang bisa aku lakukan. kamu ga pernah memandang aku, orang kayak aku..."ucap manda terpotong.


angga melepas payungnya lalu ia memegang wajah manda lalu ia mendekatkan wajahnya, lalu angga pun mencium bibir manda. mereka berciuman ditengah hujan deras. setelah beberapa menit angga melepasnya.


"jangan bilang kalo kamu menyukai orang selain aku"ucap angga seraya memegang wajah manda. manda hanya mengangguk seraya tersenyum.


"ini yang kedua"ucap manda


"apanya?"tanya angga


"ciuman"jawab manda. lalu angga langsung memeluk manda.


"Masa sih? ini yang ketiga. yaudah lupakan. aku ga bakal ngitungnya lagi kok."ucap angga seraya mengelus pelan puncak kepala manda.


"oke"ucap manda lalu mengeratkan pelukannya pada angga.


dirumah angga. wijaya,lisa, deny, dan amri sedang mengobrol diruang tamu.


angga dan manda pulang, deny langsung memanggil angga.


"kakak!"panggil deny.


semua orang melihat kearah angga kecuali manda.


"sayang, apa yang terjadi dengan kalian berdua, kalian bisa terkena flu cepat naik dan ganti baju."ucap lisa


lalu mereka pun melangkah naik, tapi langkah mereka terhenti.


"kakak!"panggil deny."kak manda akan keluar dari rumah."ucap deny yang diangguki oleh amri dan manda.


lalu angga langsung menggenggam erat tangan manda.


"ada sesuatu yang ingin aku katakan."ucap angga


"padaku?"tanya amri."oke, ganti bajumu dulu kita bicara nanti."ucap amri


"Aku...ingin menikahi manda."ucap angga dengan jelas. manda dan semua orang terkejut mendengarnya.


"hah"ucap lisa terkejut


"apa!"ucap wijaya terkejut


"angga!"ucap lisa dengan semangat


"tentu aja bukan sekarang, tapi setelah kami lulus dan perusahaan papa mulai membaik. jika kamu menerimanya ayah."ucap angga kepada amri


"a... apa kamu serius sekarang?"tanya amri


"iya"jawab angga jelas


"apa kamu tahu manda ga pandai dalam segala hal?"tanya amri


"aku tahu"jawab angga


"dia ga cemerlang"ucap amri


"aku tahu"jawab angga


"dia ga bisa masak"ucap amri

__ADS_1


"aku tahu dengan baik."jawab angga


"dia sembrono dan mudah celaka."ucap amri


"banget"jawab angga


"meskipun begitu, dia cemerlang dan bagus dalam melakukan hal baik. dia memiliki sisi imut dalam dirinya."ucap amri


"ya, aku sangat tahu itu."ucap angga seraya tersenyum.


"baiklah. karena manda sangat suka sama kamu."ucap amri.


lisa langsung memeluk manda


"manda, ini perubahan yang sangat baik."ucap lisa seraya melonggarkan pelukannya."angga. kenapa kamu keren banget!"ucap lisa dengan semangat. angga hanya tersenyum.


semua orang tertawa bahagia kecuali deny.


"aku udah tahu bakal jadi kayak gini"ucap deny


lisa masih memeluk manda. manda melihat kearah angga dan tersenyum, angga juga menatap manda. angga tersenyum lebar.


setelah selesai berganti pakaian, manda sedang menatap keindahan malam dari balkon. angga yang baru saja keluar dari kamar mandi, ia melihat manda disana dan langsung menghampirinya.(oh ya, btw baju mereka ga sengaja samaan loh warna hijauπŸ˜‰).


"kamu belum tidur?"tanya angga


"ya"jawab manda


"hujannya berhenti"ucap angga


"iya, karena hujannya telah berhenti makanya langitnya terlihat tampak jelas.


"benar. kamu ga dingin?"tanya angga


manda hanya diam seraya tersenyum.


"baiklah. aku akan tidur duluan."ucap angga melangkah beberapa langkah namun terhenti.


"tunggu"ucap manda seraya memegang tangan angga


"apa?"tanya angga namun manda hanya tersenyum


"apa ini?"tanya angga


"engga, aku cuma mikir aja. kalo kamu pergi tidur sekarang dan besok pagi kamu terbangun apakah sikap kamu akan kembali dingin sama aku, itu yang aku fikirkan."ucap manda seraya tersenyum


"baiklah. apa kamu ingin tidur bersama malam ini?"tanya angga seraya tersenyum


"bu...bukan kayak gitu."ucap manda gagap karena gugup


"baiklah. ayo disini sebentar lagi."ucap angga seraya mendekat kearah manda dan memeluk tubuh manda dari belakang. manda terkejut lalu tersenyum.


"aku ga bisa bayangin, kalo kamu akhirnya akan suka sama aku."ucap manda masih dalam pelukan angga


"aku juga"ucap angga yang masih memeluk manda.


manda pun berbalik dan memeluk angga, angga pun memeluk manda dan salah satu tangannya merengkuh tubuh manda satu tangannya mengelus pelan puncak kepala manda.


"i love you"ucap manda."i very very love you much"ucap manda masih dalam pelukan angga.


lisa mengabadikan momen itu lewat kamera nya.


cekrek... cekrek... lisa memotret momen itu seraya terharu melihatnya.


"mama, udah dong."ucap deny kesal


"huuuust!"ucap lisa seraya menaruh jari telunjuk didepan bibirnya isyarat diam.


BERSAMBUNG


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

__ADS_1


__ADS_2