
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
setiap hari manda mengunjungi restoran tempat angga bekerja dengan berbagai alasan. belajar, kerja kelompok, ngerjain tugas.
"kamu lagi? ga bosen apa kesini melulu!"ucap resa
"kenapa? ga boleh! emang restoran ini punya kamu? bukankan jadi terserah dong."ucap manda kesal
"iya iya, pesen apaan ni"tanya resa.
"aku pesan steak daging, ikan salmon kecap, minumnya teh lemon."ucap manda
"oke"ucap resa lalu ia berlalu pergi.
hari ini aku tunggu sampe angga pulang ah. aku ikutin dia jadi aku tahu deh dia tinggal dimana. gumam manda dalam hati.
tak lama pesanan manda pun tiba. manda pun menyantap makanannya.
setelah selesai makan manda membayar pesanannya.
"berapa mbak?"tanya manda
"Rp.200.000"jawab sang kasir
"apa! Rp.200.000 mahal amat."ucap manda terkejut.
"iya mbak, sesuai pesanan mbak."ucap sang kasir.
lalu manda mengambil uang didompetnya. mulai dari ratusan puluhan ribuan sampai recehan.
"cukup kan mbak?"tanya manda
kasir pun menghitung uang manda.
"iya mbak cukup. terima kasih."ucap sang kasir dengan sopan
"oh ya mbak, mbak tahu karyawan yang bernama angga?"tanya manda kepada sang kasir.
"iya mbak tahu, dia karyawan baru kenapa mbak?"tanya sang kasir
"kira-kira dia pulang jam berapa ya mbak?"tanya manda
"mungkin sekitar jam 21.00 WIB."ucap kasir
"terima kasih ya mbak."ucap manda lalu berlalu pergi.
manda melihat jam di hpnya."ini jam 20.30 WIB, berarti angga pulang 30 menit lagi. aku tunggu dia didepan aja deh."ucap manda seraya berlalu pergi kedepan restoran.
setelah menunggu 30 menit, akhirnya sosok yang ditunggu pun muncul. namun ia tampak sedang menunggu seseorang. manda pun heran dan memutuskan untuk sembunyi.
tak lama keluarlah resa dari restoran.
"udah lama ya nunggu?"tanya resa
"engga kok baru aja."ucap angga
"yaudah yuk"ucap resa seraya menggandeng lengan angga.
mereka pun melangkah pergi. manda pun mengikuti mereka.
ga, rumah mereka pasti searah. aku ga boleh negatif thingking.gumam manda dalam hati.
resa dan angga pun masuk kedalam rumah. manda sangat terkejut ia tertegun. ia terduduk
"apa ini?"ucap manda lirih
ia pun bergegas pergi pulang kerumah. didalam kamar manda menangis. ia merasa sudah dikhianati oleh angga.
"sedang apa mereka sekarang."ucap manda seraya memikirkan hal-hal aneh.
lalu ia kembali menangis.
keesokan harinya. wijaya sekeluarga sedang sarapan. manda pamit pergi kekampus. wajahnya tampak pucat dan lesu. matanya hitam.
"tante, om manda berangkat ya."ucap manda dengan lesu.
__ADS_1
"nak, kenapa matamu hitam. jangan terlalu keras belajar istirahat."ucap lisa
"ga mungkin ma"ucap deny menyanggah ucapan lisa.
"aku pamit ya."ucap manda lalu berjalan dengan lesu. tanpa sengaja menabrak lemari.
"hati-hati nak"ucap lisa
"dia kenapa ma, ga kayak biasanya."tanya wijaya.
"iya pa, ini pasti ada sesuatu."ucap lisa dengan yakin.
dikampus manda menceritakan semuanya kepada jesika dan suci.
"apa! tinggal bersama!"ucap jesika dan suci bersamaan dan kaget.
"iya aku lihat sendiri."ucap manda dengan lesu
"ya udah lebih baik kita makan aja dikantin kamu keliatan lemas dan pucat kamu pasti belum makan."ucap suci
"ayo"ucap jesika
"kalian aja aku bisa makan nanti."ucap manda
"kamu ga mau ketemu angga ya dikantin."tanya jesika
"iya jes. kalian duluan aja nanti aku nyusul."ucap manda
"beneran nyusul ya, awas lho"ucap suci
"iya iya bawel banget sih, ntar kalo aku mau makan aku kekantin kok."ucap manda
lalu jesika dan suci pun pergi menuju kantin.
hari demi hari manda lalui dengan lesu dan tak bersemangat. ia latihan tenis tidak fokus, ia makan tidak teratur, ia tidak pernah lagi kerestoran angga.
angga merasa aneh saat manda tidak datang kerestoran. ia mengedarkan pandangannya keseluruh restoran tapi hasilnya nihil. ia terus menatap pintu masuk restoran berharap manda akan datang. namun manda tak kunjung datang.
beberapa hari kemudian, jesika dan suci menemui angga untuk membicarakan manda.
"angga!"panggil jesika dan suci bersamaan
"apa? kita ini satu sekolah bahkan sekarang satu kampus. kamu ga kenal kita."ucap jesika kesal
"aku udah menghapus data yang ga penting dari otakku."ucap angga
"IQ 200 tapi ga bisa ngingat nama teman sekolah."ucap jesika kesal.
"oh, aku ingat kalian orang yang memiliki tingkat kemampuan yang sama seperti manda kan?"ucap angga."kamu jesika dan kamu suci."ucap angga seraya menunjuk mereka satu persatu.
"iya!"ucap suci.
"katakan ada apa?"tanya angga
"ini tentang manda."ucap suci.
"kenapa dengan manda?"tanya angga
"setengah jam ia menunggu diluar, malam-malam. tapi apa kamu malah pulang bersama resa."ucap suci kesal.
"cukup angga! jangan kamu sakiti manda. sudah 4 tahun dia mencintai kamu satu sisi. jangan brengsek kamu."ucap jesika.
"sudah 10 hari dia hancur. makan ga teratur, hidup ga ada semangatnya. kami sebagai sahabatnya ga bisa tinggal diam."ucap suci kesal
"maksud kalian?"ucap angga
jesika dan suci pun kesal. "tinggal bersama!"teriak jesika dan suci bersamaan.
"tinggal bersama?"tanya angga bingung
"dengan resa!"ucap jesika dengan ketus
"manda bilang dia sendiri liat dengan mata kepalanya sendiri. dia diam-diam mengikuti kamu pulang kerumah."ucap suci dengan kesal.
"jangan pengecut kamu angga, tega kamu bermain dibelakang manda. bilang sama resa berhenti berharap sama kamu. kalo memang kamu cowok gentle kamu jelasin sama manda."ucap jesika dengan tegas.
__ADS_1
"oke akan aku jelasin sama manda."ucap angga.
"tapi jangan terlalu jujur sama manda dia terlihat ga sebaik seperti biasanya. dia lagi down. aku harap kamu ngerti."ucap jesika
"itu aja yang mau kami omongin. permisi!"ucap suci
lalu jesika dan suci bergegas pergi meninggalkan angga.
angga pun tersenyum. ia sekarang tahu penyebab manda menjauhinya. lalu angga pun mencari manda. ia pergi ketaman.
ditaman manda duduk dikursi taman seraya menatap kearah depan, pandangannya kosong. hati angga sakit melihat keadaan manda. ia pun menghampiri manda dan duduk disebelahnya.
"hai! udah lama ga ketemu"ucap angga membuat manda tersadar dari lamunannya.
"udah beberapa hari aku ga liat kamu dikampus"ucap angga
"benarkah. aku permisi"ucap manda beranjak melangkah pergi.
"berikan belas kasihanmu sedikit. duduklah disjni sebentar sampai orang yang kutunggu datang."ucap angga berhasil menghentikan langkah manda.
"baiklah."ucap manda
ia pun kembali duduk disebelah angga.
"gimana, rumah baru?"tanya manda
"lumayanlah. walaupun ga terlalu besar tapi nyaman."jawab angga
"gimana makanannya?"tanya manda
"enak. kadang aku masak sendiri, kadang aku makan direstoran, kadang ada seseorang yang memasak untukku."jawab angga
apa! jadi resa suka masakin angga.gumam manda dalam hati
"kamu pasti kesepian, kan kamu belum terbiasa tinggal sendirian."ucap manda
"ga kok. aku sama resa juga sering."ucap angga sengaja mengetes manda.
"ahh ya."ucap manda lirih.
"pak guru!" teriak seseorang datang menghampiri angga.
orang itu melihat manda. "kamu Amanda kaira Briliani ya?"tanya orang itu.
"iya kok kamu tahu nama saya."ucap manda heran
"kamu siswi yang masuk 50 besar karena pak angga kan?"tanya orang itu
"i... ya."ucap manda pelan
"itu masih jadi sejarah disekolah."ucap orang itu.
"maaf kamu siapa ya?"tanya manda heran
"saya adalah anak murid pak angga dan miss resa. ternyata kamu sama seperti yang miss resa bilang."ucap orang itu.
resa?gumam manda terkejut
"eh kalian udah nunggu ya."ucap resa tiba-tiba muncul
"miss resa!"ucap orang itu seraya berjalan mendekati resa.
"aku les privat matematika dengan pak angga dan les privat b.inggris dengan miss resa. mereka mengajar 3 kali dalam seminggu ibuku sangat menyukai mereka."ucap orang itu.
"jadi rumah yang kalian masuki itu bukan rumah kalian."ucap manda
"tinggal bersama? ini adalah pekerjaan malam yang menguntungkan karena sekalian makan malam."Ucap angga kepada manda
"ayo berangkat"ajak resa
"jadi jangan membuat kesimpulan sendiri. sampai jumpa."ucap angga seraya menepuk pelan pundak manda dan beranjak pergi.
berarti angga dan resa ga serumah dong. itu hanya salah paham.gumam manda dalam hati.
manda sangat senang, ia meloncat-loncat kegirangan.
__ADS_1
BERSAMBUNG
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯