
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
"kamu udah lama ya temenan sama manda?"tanya raufal
"iya sejak sma"jawab jesika
"btw kamu ada pacar ga?"tanya raufal
"belum, emang kenapa?"tanya jesika
"engga nanya aja. oh ya itu supermarket kamu bisa beli pembalutnya disana. aku disebrang beli nasi sama bubur"ucap raufal
"iya"jawab jesika
"oh ya kamu mau makan apa?"tanya raufal
"apa aja"jawab jesika."aku kesupermarket dulu ya."ucap jesika
"iya"jawab raufal
jesika pergi kesupermarket sedangkan raufal pergi kesebuah rumah makan.
setelah selesai jesika menunggu raufal disebrang jalan. tak lama raufal muncul. jesika pun menyebrang kearah raufal.
"udah?"tanya raufal.
"udah yuk"ucap jesika
lalu mereka pun kembali kerumah sakit, dan mereka pun masuk keruang manda.
"ini makanannya"ucap raufal seraya memberikan makanan kepada suci, jesika, dan manda.
"terima kasih"ucap suci
"makasih"ucap manda
"thanks"ucap jesika
"udah dimakan semuanya."ucap raufal
semua orang makan, manda membuka bungkus buburnya.
"sini aku suapin"ucap angga seraya merebut bubur itu dari manda
"ga usah aku bisa sendiri."ucap manda merebut buburnya tapi dengan cepat angga mengelak.
angga pun menyuapi manda. suci baper melihat adegan romantis itu.
"duh nasib jomblo"ucap suci
"tenang bentar lagi bakal ada yang jadian nih"ucap manda seraya melirik jesika dan raufal.
setelah selesai jesika dan suci pamit pulang.
"man sorry yah kita ga bisa lama-lama, aku harus kembali kesalon. jesika ada kelas sore dikampus."ucap suci
"iya man, aku ada kelas sore. ntar aku izinin kamu ya."ucap jesika
"kampus? salon? bukannya kita masih sma? baru aja lulus smp."ucap manda
"hah? kamu becanda ya man"ucap suci
"manda kamu kenapa?"tanya jesika khawatir.
"manda terkena amnesia. ada beberapa hal yang ia lupakan termasuk aku"ucap angga
"iya jes, ci kata dokter aku terkena amnesia. tapi bisa sembuh kok aku akan terus berusaha mengingat semuanya."ucap manda
"yaampun manda, sabar ya"ucap jesika
"yaudah kita pulang ya. istirahat"ucap suci
"terima kasih ya"ucap manda
"aku juga pulang deh man, ga."ucap raufal pamit kepada manda dan angga
__ADS_1
"iya makasih ya fal"ucap manda
"thanks fal"ucap angga
"santuy"ucap raufal.
jesika, suci, dan raufal pun melangkah pergi.
"kalian aku antar pulang ya."ucap raufal
"ga usah fal, kita naik taksi aja"ucap jesika
"boleh tuh. udah jes terima aja."ucap suci.
lalu mereka pun naik mobil raufal, jesika duduk dikursi belakang. suci langsung menutup pintu mobil.
"loh ci kamu ga naik?"tanya jesika
"aku naik taksi aja soalnya ada urusan bentar."ucap suci."udah nikmatin aja"ucap suci mengedipkan matanya kepada raufal. raufal mengacungkan jempolnya seraya tersenyum.
suci tahu aja.gumam raufal dalam hati.
suci pun berlalu pergi menghentikan taksi. ia pun naik taksi.
"maaf, kamu bisa duduk depan aja ga?"ucap raufal
"emangnya kenapa?"tanya jesika gugup
"ga enak kesannya aku kayak supir wkwk"ucap raufal
"yaudah aku pindah"ucap jesika seraya keluar dari mobil dan pindah kekursi depan.
raufal pun melajukan mobilnya. keadaan dimobil sangat sunyi, setelah mengumpulkan keberanian raufal memulai pembicaraan yang memecah kesunyian.
"ehm... kamu kuliah dimana?"tanya raufal
"univ parang"jawab jesika
"ohh, berarti kita satu arah dong"ucap raufal
"aku mau keperpus daerah"jawab raufal"biasalah beli komik jesika Ra"ucap raufal tanpa sadar bahwa sang penulis disampingnya."eh bentar nama lengkap kamu apa?"tanya raufal curiga
"jesika Ra"jawab jesika tersipu malu
"apa! jadi kamu kartunis yang lagi buming itu. wah aku harus minta tanda tangan nih sama kamu, sekalian no hp ya"ucap raufal modus
lalu raufal memberikan sebuah buku dan pena yang ada dimobilnya kepada jesika. jesika pun menanda tangani kertas itu dan menulis no hp nya.
"kamu tahu ga, aku itu fans berat kamu, soalnya komik kamu bagus dan keren"ucap raufal dengan semangat
"biasa aja, jangan terlalu muji"ucap jesika tersipu malu
"jes kamu pernah pacaran?"tanya raufal
"belum pernah, karena belum ada yang bisa ngeluluhin hatiku"ucap jesika tersipu malu
"jes, kamu mau ga jadi pacar aku?"ucap raufal
"haah! kita kan baru kenal"ucap jesika
"ya kita coba dulu, kalo kita merasa cocok kita lanjutin tapi kalo kita merasa ga cocok ya tinggal..."ucap raufal terputus
jesika diam sejenak. setelah sejenak berfikir ia pun memutuskan.
"maaf ya, kayaknya aku ga bisa deh..."ucap jesika terputus
"ya udah ga papa aku ga maksa kok"ucap raufal lesu
"maksud aku... aku ga bisa nolak kamu"ucap jesika tersipu malu
"apa! jadi maksud kamu kamu mau jadi pacar aku"tanya raufal tak percaya
"iya"jawab jesika tersipu malu
"yes!"ucap raufal pelan seraya menggenggam tangannya dan menghempasnya pelan dengan semangat.
__ADS_1
tak lama mereka pun sampai dikampus jesika, jesika hendak turun namun dihentikan oleh raufal.
"biar aku aja yang bukain"ucap raufal bergegas turun dan membukakan pintu jesika
"selamat datang dikampus tuan putriku"ucap raufal
"ih lebay deh, yaudah aku masuk ya fal"ucap jesika
"jangan panggil fal dong. panggil beb atau yang"ucap raufal seraya tersenyum bahagia
"ya udah aku masuk ya.... yang"ucap jesika tersipu malu
"nah gitu dong, masuk sana ntar,telat loh"ucap raufal dengan senang
"aasyiaap"ucap jesika seraya memberi hormat kepada raufal.
jesika pun masuk kekampus, raufal masuk kemobil dan melajukan mobilnya menuju perpus daerah untuk membeli komik jesika.
sementara dirumah sakit, angga sedang asik membaca buku. manda kesal karena angga sibuk sendiri.
katanya calon suami, kok sibuk sendiri sih tau gitu enak aku amnesia permanen aja.gerutu manda kesal dalam hati
"udah ga usah ngerutu gitu, iya aku minta maaf udah sibuk sendiri"ucap angga seraya meletakkan bukunya dimeja sebelah kasur manda
nih orang kayaknya bisa denger suara hati orang.gumam manda dalam hati
"aku bukan orang yang bisa dengar suara hati orang. tapi aku bisa tahu apa yang ada dihati kamu"ucap angga
"emang kamu denger"tanya manda
"ya engga lah"jawab angga.
"tapi kok kamu tahu sih apa yang aku dumelin"tanya manda kesal
"ga tau, aku nebak aja"jawab angga tanpa dosa
udah diajak terbang malah dihempas kan jatuh.gerutu manda dalam hati
"gimana kalo kita mulai mengembalikan ingatan kamu?"tanya angga.
"iya aku coba"ucap manda kesal
"kita mulai dari surat"ucap angga seraya mengambil selembar surat yang ia bawa dari rumah. "kamu inget surat ini"ucap angga seraya menunjukkan surat itu.
manda samar-samar mengingat tentang surat itu.
"surat itu... surat..."ucap manda seraya memegang kepalanya.
"aaah"ucap manda kesakitan seraya memegang kepalanya
"kamu ga papa?"tanya angga khawatir
"kepalaku sakit, semakin aku berusaha untuk nginget rasanya semakin sakit."ucap manda lirih seraya memegang kepalanya kesakitan.
"ya udah ga usah kamu paksain nanti kamu malah amnesia permanen. aku ga mau itu terjadi"ucap angga khawatir
secinta itukah kamu sama aku, apa benar kamu itu calon suami aku yang telah aku lupakan.gumam manda dalam hati.
"sekarang kamu istirahat"ucap angga seraya membantu merebahkan tubuh manda.
"makasih ya, maaf aku belum bisa nginget semuanya"ucap manda menyesal
"ga papa kok, jangan terlalu dipaksa. yang penting kamu selalu ada disamping aku."ucap angga seraya mengelus pelan kepala manda
"makasih ya kamu udah tulus cinta sama aku"ucap manda pelan
"udah ga usah dipikirin. kamu istirahat aja"ucap angga yang mendapat anggukan dari manda
manda pun memejamkan matanya, tak lama angga mendengar nafas manda mulai teratur menandakan ia sudah terlelap. angga pun mencium kening manda yang masih diperban.
maafin aku man, kamu kayak gini gara-gara aku. niat aku mau memotivasi kamu namun kamu salah mengartikan, kamu malah mikir aku ngejatuhin kamu. mungkin Kata-kata aku terlalu kasar dalam memotivasi kamu.gumam angga menyesal dalam hati
BERSAMBUNG
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
__ADS_1