
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
melihat manda mengikuti gerombolan wanita penggemar primadona sekolah membuat heran jesika, dan suci, lalu mereka pun memutuskan untuk mengikuti manda. begitupun dengan daffa.
"wei, ikut wei" teriak daffa seraya mengejar jesika dan suci.
jesika dan suci pun heran melihat manda terpaku menunduk, hal itu membuat jesika berniat untuk mengejutkannya.
"woi... ngapain kamu disini?"ucap jesika sambil menepuk bahu manda.
manda pun kaget mendengar asal suara itu dan segera menoleh ke arah jesika
"aduh kaget tau, jangan gitu dong ntar aku jantungan gimana" ucap manda dengan nada kesal.
"iya iya maaf, abisnya ngapain kamu ikut-ikutan nimbrung liatin si primadona yang dingin kayak kutub utara" ucap jesika
"apa jangan-jangan kamu suka ya sama angga?" tanya suci seraya mengejek.
"heh, manda itu sukanya cuma sama aku, jadi ga mungkin kalo dia suka sama si kutub utara itu"ucap daffa dengan percaya diri. "iya kan sayang" ucap daffa sembari merangkul pundak manda yang dengan cepat dihindari oleh manda sehingga daffa gagal merangkul tubuh manda.
"ihh... apa-apaan sih kalian, aku itu cuma penasaran aja sama primadona disekolah ini" ucap manda dengan tegas
"kalo ga suka biasa aja dong, jangan marah"ucap suci dengan santai
"abisnya kalian ini ada-ada aja, masa aku suka sama tuh orang" ucap manda berbohong menutupi kegugupannya
udahlah manda ga usah bohong deh. oke kita liat sampai sejauh mana kamu akan terus berbohong sama kami. gumam jesika dalam hati
semoga mereka ga curiga sama aku.
gumam manda dalam hati
"yuk kita masuk kelas, bentar lagi bel masuk. ntar keburu bunyi." ajak suci seraya menatap jam di kantin.
"yuk" ucap manda, jesika, daffa dengan kompak.
mereka pun langsung meninggalkan kantin dan beranjak ke kelas mereka.
"oh ya nanti kalian jadi kan mampir kerumah aku pulang sekolah" tanya manda.
"jadi dong sayang" ucap daffa sambil mencolek hidung manda.
"iya ntar kamu share lokasi aja ya" ucap suci.
"oke" jawab manda seraya menunjukkan jari jempolnya.
tak lama kemudian mereka memasuki kelas mereka dan memulai pelajaran mereka lagi dengan bu desi
kring! kring! bel pulang berbunyi. semua siswa pun membereskan buku-buku mereka. dan mereka pun menghambur keluar kelas.
saat manda, suci dan jesika sedang asik mengobrol sambil berjalan menuju area gerbang, tiba-tiba ada seseorang yang mengejar-ngejar mereka, dan saat orang itu meneriakan nama manda. seketika mereka menghentikan langkah mereka.
"manda, nanti share lokasi kamu juga ya sama aku" ucap orang itu sambil terengah-engah.
"sumpah ni orang parah banget, udahlah man ga usah di share lok" ucap suci dengan kesal.
"eeh, ga boleh gitu. ya ntar aku share lok." ucap manda dengan santai kepada orang tersebut.
__ADS_1
ya orang tersebut adalah daffa. orang yang sangat mencintai manda, walaupun cintanya bertepuk sebelah tangan. tapi tetap aja dia ngaku-ngaku pacarnya manda.
"ya udah aku duluan ya ntar aku lgsg share lok" ucap manda seraya pamit pulang duluan.
"iya bye" ucap suci dan jesika.
"bye mandaku"ucap daffa seraya melambaikan tangannya yang tidak digubris manda.
karena jarak rumah dan sekolah tidak terlalu jauh, tapi lumayan juga kalo jalan kaki. manda pulang pergi sekolah jalan kaki.
"aku pulang" teriak manda saat memasuki rumah
"ayah bentar lagi teman-teman aku mau kesini, katanya mau liat rumah baru kita" ucap manda kepada sang ayah
"kalo begitu ayah akan masak yang banyak, berapa orang yang akan datang?" tanya ayah kepada manda
"3 orang ayah" jawab manda
"oke, sekarang kamu bersihkan tubuhmu dan segera turun untuk membantu ayah" ucap amri kepada manda
"siap bos" ucap manda dengan semangat seraya memberi hormat seperti saat upacara
manda pun masuk kekamarnya dan langsung mandi. setelah selesai mandi, manda pun membantu sang ayah menyiapkan makanan untuk teman-temannya.
"oh ya aku harus share lok dulu, ntar mereka nyasar lagi." ucap manda
setelah share lok kepada jesika, suci, dan daffa. manda membantu kembali sang ayah
1 jam kemudian, teman-teman manda pun datang
"itu pasti mereka" ucap manda seraya berjalan kearah pintu dan membukanya.
"waw manda rumah kamu bagus banget" ucap jesika terpukau dengan rumah baru suci.
"ah biasa aja yuk masuk"ajak manda
mereka pun masuk dan langsung menelusuri rumah baru manda, melihat tingkah teman-temannya manda hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum geli.
daffa pun berjalan kearah dapur dan bertemu dengan ayah manda yang sedang memasak makanan penutup.
"hai om, wah keliatannya enak nih" ucap daffa seraya menikmati aroma makanan.
"nanti dicobain ya" ucap amri seraya memasak.
saat mengedarkan pandangannya keruangan itu daffa melihat patung telapak tangan, karena penasaran daffa pun menyentuh nya.
"ini asli patung, aku kira ini hiasan aja" ucap daffa seraya menekan-nekan patung itu.
"itu asli, saya dan istri saya yang membuatnya dengan tangan kami" ucap amri seraya mengingat istrinya saat masih hidup.
"maaf om saya tidak bermaksud membuat om sedih" ucap daffa
"ahh, sudahlah ayo kita makan. makanannya sudah siap." ucap amri seraya mengajak daffa menuju meja makan
"manda ajak teman-temanmu makan nak"teriak amri dari lantai bawah.
"iya ayah"teriak manda dari lantai atas. "ayo ayahku udah manggil tuh" ajak manda kepada jesika dan suci.
__ADS_1
mereka pun berjalan menuruni tangga dan segera menuju meja makan.
"wah makanannya banyak banget, pasti enak-enak" ucap suci dengan semangat
"yang ada diotakmu itu makanan aja"ucap jesika
dan mereka pun duduk dimeja makan, dan manda pun memperkenalkan nama-nama temannya kepada sang ayah.
"ayah ini suci, jesika, dan ini daffa"ucap manda seraya menunjuk masing-masing satu per satu.
"oh ya, baiklah mari makan semuanya"ucap amri dengan sopan.
dan diangguki oleh manda dan teman-temannya. disela-sela makan mereka pun mengobrol kadang dihiasi dengan canda tawa. saat mereka asik ngobrol tiba-tiba meja makan bergetar.
"manda kenapa mejanya bergetar" ucap suci, dan mandapun melihat meja. benar saja meja bergetar dan lama-lama rumah pun ikut bergetar.
"sepertinya akan ada gempa ayo kita segera keluar" ucap amri dengan keras.
mereka pun berhambur keluar, dan tiba-tiba manda pun terjatuh karena tersandung.
"aduh, aaa" teriak manda. tiba-tiba bangunan runtuh dan menimpa manda.
"manda"teriak jesika, dan suci. mendengar itu sontak menghentikan langkah sang ayah.
untung saja daffa berhasil menarik manda sebelum bangunan runtuh mengenai manda. dan saat melihat sang putri selamat amri langsung memeluk manda dengan erat. tanpa berlama-lama mereka pun berlarian keluar. saat mereka berhasil keluar amri teringat dengan patung telapak tangan itu. dan ia pun bergegas masuk kembali untuk mengambilnya.
"ayah"teriak manda seraya menyusul sang ayah.
namun belum sempat berlari manda ditarik daffa. dan menahannya.
"lepasin aku mau ikut ayah kedalam"ucap manda dengan air mata mengalir deras.
saat ayah manda berhasil masuk kedalam rumah tiba-tiba tiang rumah roboh.
"ayah"teriak manda dengan air mata mengalir deras.
beruntung sang ayah bisa keluar dengan selamat. manda berlarian kearah sang ayah dan memeluknya.
"ayah, ayah tidak apa-apa?" tanya manda seraya melihat-lihat sang ayah memeriksa apakah sang ayah tidak terluka.
"tenanglah sayang ayah tidak apa-apa"ucap amri seraya menenangkan putrinya. "ayah hanya mengambil patung telapak tangan ibumu, karena hanya ini satu-satunya kenangan ibumu yang kita miliki"ucap amri
"ayah"ucap manda. tangisan manda pecah saat mendengarnya.
BERSAMBUNG
sedih ya the readers๐ข๐ข๐ข...
jangan lupa ya the readers tinggalkan jejak kalian untuk terus mendukung zeezee dengan cara like, coment, dan vote.
terima kasih sudah terus mendukung zee zee๐๐ป๐ค...
sampai jumpa lagi besok๐๐๐
jangan bosan ya untuk tetap stay tune kelanjutannya๐
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
__ADS_1