
...
keesokan harinya dikampus, ditengah lamunannya. sandi tiba-tiba muncul duduk disebelah manda.
"woi! ngelamun aja"ucap sandi berhasil mengagetkan manda.
"eh kak sandi."ucap manda terkejut
"lagi mikirin aku ya."tanya sandi geer
"hah!"ucap manda aneh
"becanda"ucap sandi seraya terkekeh."ke perpus yuk"ajak sandi
Kalo ada angga seru nih.gumam manda dalam hati.
"oke"ucap manda
lalu mereka pun beranjak pergi keperpustakaan. setelah sampai diperpustakaan, manda dan sandi masuk keperpustakaan. manda tidak melihat sosok angga disana.
saat mereka sedang berjalan-jalan diperpus, tiba-tiba Sandi menarik tangan manda. lalu ia pun mendorong tubuh manda hingga mentok dirak buku.
sandi mendekati manda semakin dekat.
"ayo manda kita lakukan ini."ucap sandi seraya mendekat kearah manda.
"jangan lakukan itu kak."ucap manda ketakutan.
saat wajah sandi hendak mendekat kearah manda tiba-tiba datang seseorang yang melayangkan pukulan kewajah sandi.
Buk! pukulan datang kewajah sandi
__ADS_1
"aaa"teriak manda kaget."daffa"ucap manda terkejut.
"beraninya kamu mau cium manda. aku habisin kamu!"ucap daffa berapi-api.
"oh jadi kamu yang namanya daffa, aku kasihan sama kamu. bertahun-tahun berusaha mendapatkan cinta manda tapi malah bertepuk sebelah tangan."ucap sandi sombong.
"sialan!"ucap daffa seraya membaku hantam sandi, lalu perkelahian pun terjadi.
"stop! berhenti!"teriak manda seraya menghentikan perkelahian namun tidak didengar oleh daffa dan sandi.
tiba-tiba angga datang.
"ada apa manda?"tanya angga."hei! apa kalian berkelahi hanya untuk memperebutkan dia."tanya angga dengan suara meninggi seraya menunjuk manda. mereka pun menghentikan perkelahian mereka.
"kalo iya, percuma. mau sampai kalian berlumuran darah pun percuma. karena orang yang manda sukai adalah aku."ucap angga percaha diri. lalu ia menarik badan manda."ayo man kita pergi."ucap angga seraya merangkul tubuh manda dan membawanya pergi dari sana.
sandi dan daffa hanya menghela nafas kasar. dan perkelahian pun terhenti.
setelah keluar dari perpustakaan angga melepaskan rangkulannya ditubuh manda. manda melihat angga
"aku ga bantuin, aku cuma menjelaskan fakta.benarkan?"ucap angga lalu beranjak pergi.
manda pun cemberut kesal.
kenapa dia nolongin kalo akhirnya jatuhin. dasar resek! .gerutu manda dalam hati kesal.
setelah pulang kuliah angga mampir kerumahnya.
"aku pulang!"teriak angga.
"eh anak mama datang, masuk masuk."ucap lisa dengan semangat.
__ADS_1
"mana papa ma?"tanya angga.
"ada diruang tamu"jawab lisa.
lalu angga melangkah pergi keruang tamu.
"angga!"ucap wijaya terkejut
angga duduk disofa dekat sofa wijaya.
"pa, aku udah milih jurusan kuliah."ucap angga.
"jadi apa pilihan kamu? pasti manajemen bisnis kan"tanya wijaya penuh harap.
"aku akan pilih jurusan kedokteran."jawab angga.
"apa! kamu bukan milih manajemen bisnis. kamu tahu kan kalo perusahaan papa sekarang sedang krisis."ucap wijaya
"iya pa aku tahu. tapi aku ga tertarik pa jurusan manajemen bisnis."ucap angga.
"apa!"ucap wijaya seraya memegang jantungnya."aaah"rintih wijaya merasa sakit dijantungnya. melihat papanya angga langsung mendekat kearah papanya. lalu wijaya jatuh tak sadarkan diri.
"papa! papa!"ucap angga panik.
mendengar ucap angga panik lisa bergegas menuju ruang tamu. ia terkejut melihat apa yang terjadi.
"papa!"teriak lisa terkejut. ia bergegas mendekat kearah wijaya.
"papa! apa yang terjadi angga? kenapa papa?"tanya lisa cemas.
"aku telpon ambulance"ucap angga seraya menelpon ambulance.
__ADS_1
tak lama ambulance pun datang dan wijaya dibawa kerumah sakit.
BERSAMBUNG