My Stupid Wife

My Stupid Wife
episode 25


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


setelah kembali dari kemah club tenis, manda beristirahat dirumah karena merasa lelah. ia izin tidak masuk kuliah.


dimeja makan. lisa sedang menerima telepon dari deny.


"halo ma, mama tolong anteri alat-alat melukis aku dong. hari ini ada pelajaran seni lukis. aku tadi lupa membawanya."ucap deny disebrang sana.


"duh gimana ya, mama ga bisa sayang. soalnya mama mau menjenguk bu santi teman mama. mama udah janji dan sekarang udah mau pergi."ucap lisa seraya mengambil tas dan memakainya. "bentar".ucap lisa kepada deny.


"manda mama boleh minta tolong ga?"tanya lisa


"minta tolong apa tan?"tanya manda


"mama minta tolong antarkan alat lukis deny kesekolahnya ya."ucap lisa


"iya tante nanti manda anterin. tenang aja. sekarang tante pergi aja."ucap manda seraya tersenyum


"terima kasih ya, mama pergi dulu ya dah"ucap lisa bergegas pergi meninggalkan manda.


"iya mama anterin"ucap lisa seraya menutup Telponnya.


manda pun mencari alat lukis deny. ia pun menemukannya diatas meja belajar. lalu ia membawanya dan pergi menuju sekolah deny.


setelah sampai disekolah deny. ternyata deny sedang olahraga sepak bola. manda tersenyum melihat anak-anak disekolah deny. lalu ia pun teringat akan masa-masa smp dulu.


manda pun menemukan deny yang tengah duduk sendirian. deny sedang memperhatikan teman wanita sekelasnya, melihat itu jiwa jahil manda meronta. manda pun menghampirinya.


"dor!"ucap manda mengejutkan deny.


"duh! kakak! kenapa kakak ada disini?"tanya deny terkejut.


"ini"ucap manda seraya memberikan alat lukis deny. dengan cepat deny merampasnya.


"kayaknya ada yang lagi jatuh cinta nih"ucap manda seraya menyenggol pelan tubuh angga.


"udah, kakak pulang sana"ucap deny tersipu malu seraya mendorong tubuh manda.


tak sengaja bola yang ditendang wanita itu mendarat didepan deny. dengan sigap deny mengambilnya lalu memberikannya pada wanita itu. deny pun tersipu malu dan pergi menjauh.


"dek, sini!"panggil manda kepada wanita itu.


wanita itu seumuran deny. wanita itu pun mendekat kearah manda. lalu manda membisikkan sesuatu ketelinga wanita itu. dan wanita itu mengangguk dan pergi.


semua orang berkumpul makan malam dimeja makan serta wanita yang disekolah deny tadi.


"kamu manis sekali, siapa nama kamu?"tanya lisa dengan manis.


"claudia tante."jawab wanita itu.


"ohh, claudia namanya den"ucap lisa seraya menyenggol pelan tubuh deny.


deny pun tersipu malu.


"deny! itu kakakmu ya?"tanya claudia.


"iya, dia kakakku namanya kak angga."jawab deny gugup.


"kak angga!"panggil claudia.


"iya?"jawab angga.


"menurut kak angga aku cantik ga?"tanya claudia.


"i.. ya"jawab angga.


"kalo gitu kakak mau ga jadi pacar aku."ucap claudia.


"uhuk...uhuk..."manda tersedak. lalu lisa memberikan segelas air kepada manda.


"pelan-pelan nak"ucap lisa.


"makasih tante."ucap manda

__ADS_1


"umurku 13 tahun, ga papa kak kita pacaran dulu. kakak tinggal tunggu 5 tahun aja. aku lulus sekolah kita langsung nikah. abisnya kakak ganteng banget sih, aku harus buru-buru jadiin kakak pacar ntar keburu diambil orang lagi."ucap claudia


"ee hehe"tawa angga terpaksa.


lalu claudia pun pulang. manda pergi kedapur. deny sangat marah, ia keluar teras rumah dan tidak mau masuk kedalam rumah.


manda sedang duduk didapur, dan meneguk segelas air putih. angga juga kedapur, ia mengambil air minum didalam kulkas. saat ia melewati manda, ia teringat tentang deny.


"ah ya dimana deny?"tanya angga seraya membawa air es yang diambilnya tadi.


"sempurna. hebat angga, kamu dan dia memang sangat cocok jadi pemeran jahat. hebat kamu melakukannya dengan sempurna angga."ucap manda


"hei, sekarang kita membahas tentang deny. bukan tentang Resa."ucap angga.


lisa pun datang kedapur dan ia pun memberitahu angga dan manda.


"tante gimana?"tanya manda.


"dia ga mau masuk, gimana ini"ucap lisa cemas.


"tante ga usah khawatir, manda temuin deny dulu ya."ucap manda seraya berjalan menuju teras.


"hai"ucap manda seraya melambaikan tangannya.


"kenapa kakak kesini, pergi sana!"ucap deny mendorong tubuh manda. "ini semua gara-gara kakak. kalo kakak ga nyuruh claudia kesini dia ga akan kenal sama kak angga."ucap deny seraya melangkah menjauh dari manda dan duduk dibangku teras.


manda pun dengan pelan-pelan mendekati deny. lalu ia duduk disebelah deny.


"kamu tahu."tanya manda


"ga tahu."jawab deny dengan cepat dan kesal.


"kakak tahu apa yang kamu rasain, kita sama."ucap manda berhasil membuat deny penasaran dan bicara.


"maksud kakak?"tanya deny penasaran."kakak merasakan itu karena kakakku?."tanya angga dan diangguki oleh manda.


"kapan aku bisa memenangkan hatinya."ucap manda terbawa perasaan.


"sabar ya kak."ucap deny seraya memegang tangan manda. manda pun tersenyum.


ternyata amri melihat semua itu dari jendela dapur. ia merasa bahwa putrinya tidak bahagia jika dia terus berada disini. ia pun memutuskan untuk mengajak manda pindah kerestorannya. direstoran lantai 2 ada kamar. amri sengaja membuatnya jika sewaktu-waktu ia dan putrinya istirahat disela-sela kesibukan direstoran.


amri pun kekamar manda.


"ayah!"ucap manda terkejut. tumben kekamar manda. ada apa yah. oh manda tahu, pasti ayah kesini capek kan. sini manda pijitin."ucap manda hendak memegang bahu ayahnya, namun ditahan oleh amri.


"ayo kita pindah."ucap amri yang berhasil membuat manda terkejut.


"ayah."ucap manda lirih.


"nak, maafkan ayah. ayah terlalu sibuk sehingga ayah ga tahu kalo putrinya ga bahagia disini."ucap amri seraya memegang kedua tangan manda.


"segera kemas barang-barangmu.besok kita akan pindah kerestoran."ucap amri seraya melangkah pergi.


manda yang tak kuasa menahan air matanya jatuh membasahi pipi, dan ia terduduk karena kaget.


manda pun menangis sejadi-jadinya.


"ada apa ya mas amri nemuin kita malem-malem diruang tamu. oh pasti mau bicara penting ya"tanya lisa heran.


"kami akan pindah dari sini."ucap amri


mendengar itu wijaya dan lisa terkejut.


"kenapa ri kamu mau pindah. apa ada kesalahan yang kami perbuat tanpa sengaja melukai hatimu?"tanya wijaya.


"ga ada kok, aku ga enak terus-terusan ngerepotin kalian. terima kasih ya jay, mbak lisa sudah memberi kami tempat bernaung dan dengan lapang dada menerima kehadiran kami. mungkin ini sudah saatnya kami pergi dari sini. maafkan aku jay, mbak lisa. kami sudah merepotkan selama tinggal disini."ucap amri dengan sedih.


"ga bisa gitu dong ri."ucap wijaya.


"maaf jay."ucap amri


"mas, aku udah terlanjur sayang sama manda."ucap lisa seraya menangis.

__ADS_1


"udah ma. kalo ini sudah menjadi keputusan mereka, kita ga bisa berbuat apa-apa ma."ucap wijaya.


deny yang tak sengaja mendengar semuanya bergegas naik kembali dan kembali kekamarnya.


"itu aja yang ingin aku sampaikan, aku permisi kekamar."ucap amri lalu berlalu pergi.


"kak!"panggil deny kepada angga. namun angga tetap fokus membaca buku.


"kak manda akan pindah rumah besok"ucap deny yang berhasil membuat angga terkejut lalu bangkit dari tidurnya."itu berita bagus kan kak? kak manda itu selalu membawa masalah untuk kakak dan aku."ucap deny. "yes!aku bisa kembali kekamarku lagi."ucap deny seraya menarik selimut lalu tidur membelakangi angga.


angga pun penasaran, ia keluar dari kamarnya dan melihat pintu kamar manda terbuka. manda pun keluar dari kamarnya. angga gugup karena ketahuan melihat kamar manda.


"kamu mau pindah?"tanya angga


"iya"jawab manda. "kamu kecewa?"tanya manda.


"engga. justru aku senang, hidupku kembali dengan normal." ucap angga tapi tidak menatap mata manda.


"iya kamu benar."ucap manda.


lalu angga pun melangkah kearah kamar mandi.


"semoga hidupmu menyenangkan."ucap angga seraya menutup pintu kamar mandi.


manda pun masuk kembali kekamarnya.


keesokan harinya, amri menemui manda dikamarnya.


"apakah sudah selesai?"tanya amri.


"udah ayah."ucap manda.


"ayo nak."ucap amri seraya merangkul manda.


"ayah."ucap manda lirih seraya memeluk amri. tangis manda pun pecah. hal ini membuat amri semakin yakin untuk pindah.


lalu manda dan amri pun turun kebawah, disana seluruh keluarga menunggu mereka untuk menghantarkan mereka kedepan teras.


"maafkan kami sudah terlalu banyak merepotkan kalian angga dan deny."ucap amri seraya menepuk pelan pundak angga dan mengelus pelan kepala deny.


"iya om"ucap angga dan deny bersamaan.


"terima kasih atas segalanya."ucap amri seraya menatap wijaya, lisa, angga dan deny satu persatu.


"amri kapanpun kamu ingin kembali pintu rumah ini senantiasa terbuka lebar untuk kalian berdua."ucap wijaya seraya memeluk amri.


"manda, ucapkan terima kasih kepada semuanya."ucap amri seraya menepuk pelan pundak manda.


"maafkan aku, angga, deny. karena sudah terlalu banyak merepotkan kalian. terima kasih sudah menerima kami dengan lapang dada disini."ucap manda menahan air matanya.


lisa tak kuasa menahan tangisnya, ia membalikkan badannya dan menangis. mandapun berjalan kearah lisa.


"tante, terima kasih ya atas semua kenangan terindah yang tante lakukan buat manda. mulai dari pesta penerimaan manda masuk keuniversitas parang, mengajak manda dan teman manda liburan kepantai, membawakan beberapa kotak pizza saat manda bertanding dan mengajak manda dan teman sekelas manda foto bersama. atas semuanya manda ucapkan terima kasih banyak."ucap manda seraya menitihkan air mata.


lisa pun tak kuasa menahan tangisnya ia berbalik dan memeluk manda dengan erat.


"nak, jangan pergi."ucap lisa dalam tangisnya. air mata yang manda tahan akhirnya tak terbendung lagi dan tumpah.


"udah ma, kasihan manda."ucap wijaya.


lalu mereka pun memasukkan barang-barang mereka kemobil.


sejenak manda menoleh kearah angga.


"selamat jalan"ucap angga gugup


"ayo nak"ucap amri seraya mengajak manda, lalu mereka masuk kedalam mobil dan berlalu pergi.


"manda!"teriak lisa seraya mengejar mobil manda.


"udah ma, ayo kita masuk"ucap wijaya seraya merengkuh tubuh lisa. lalu mereka masuk kedalam rumah.


BERSAMBUNG

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


__ADS_2