My Stupid Wife

My Stupid Wife
episode 42


__ADS_3

***


keesokan harinya, manda sedang duduk dikursi taman kampus. ada 2 orang yang sedang mengobrol dan berlalu didepan manda.


"beneran si Angga udah berenti dikantor administrasi mahasiswa?"tanya salah satu orang itu.


manda heran mendengar itu, tiba-tiba resa menghampiri manda dan duduk disebelahnya.


"kayaknya angga bakal nerusin perusahaan papanya, seperti yang diharapkan angga melakukan itu. keadaan papa angga sedang ga baik."ucap resa


"gimana kamu bisa tahu."tanya manda


"yaampun, apa ini hal yang mengejutkan."ucap resa"ini adalah suatu hal yang bisa diketahui kalo kamu sedikit memikirkannya. khususnya perasaan angga saat ini. aku lihat dia ngambil cuti kuliah."ucap resa."mmm... "ucap resa seraya mengangguk-anggukkan kepala."aku ngerti."ucap resa


"apa?"tanya manda dengan cepat."apa yang kamu tahu tentang angga?"tanya manda


"aku mau bantu dia"ucap resa


"apa yang bisa kamu lakukan?"tanya manda


"manda, gimana cara kamu membantu angga melewati masa-masa sulitnya?"tanya resa. "mengikuti dan berada disisinya kemanapun dia pergi?atau merengek dan bilang semuanya akan baik-baik aja? paling engga ya gitu. benerkan?"ucap resa. "karena, hanya itu yang bisa manda lakukan untuk angga. aku pergi."ucap resa seraya beranjak pergi.


diperusahaan game, angga sedang rapat dengan karyawannya untuk perencanaan pembuatan game terbaru.


tak terasa matahari telah menjadi senja, dan lama-lama tenggelam. siang telah tergantikan malam, angga pulang kerumahnya karena jam kerja telah usai.


dirumah angga. angga langsung masuk kekamarnya, dikamarnya angga tengah sibuk membuat rancangan game terbaru. manda yang ingin masuk kekamar angga tidak jadi karena melihat angga tengah sibuk, ia mengurungkan niatnya untuk masuk lalu ia pun menutup pintu kamar angga dengan perlahan. lalu ia kembali kekamarnya.


manda merasa haus, ia lalu pergi kedapur. saat ia menuruni tangga dan akan melangkah kedapur, ia melihat lisa pulang dijam 8 malam seperti ini. manda kaget dan khawatir.


"tante! apa terjadi sesuatu?"tanya manda cemas


"apapun bisa terjadi tapi mama pulang untuk mengambil beberapa pakaian aja."ucap lisa."manda... makasih ya udah bantuin mama."ucap lisa seraya memegang kedua tangan manda


"ga papa kok tan, itukan memang udah tugas manda."ucap manda merasa tak enak hati.


"mama merasa lega karena akhirnya angga ambil alih perusahaan papanya. dan kamu mengurus rumah, mama ngerasa lebih mudah."ucap lisa


"angga berangkat kerja dipagi hari dan tetap kerja hingga larut malam."ucap manda sedih


"benarkah? itu pasti sulit banget. manda apa kamu baik-baik aja? kamu harus kuliah dan mengerjakan pekerjaan rumah."ucap lisa tak enak hati


"ahh tante emang itu kewajiban manda kan membantu pekerjaan rumah."ucap manda. "tapi tan..."ucap manda terhenti


"apa ada sesuatu yang mau kamu bicarakan?"tanya lisa penasaran


"ada sesuatu yang harus kita diskusikan."ucap manda kepada lisa seraya tersenyum.


keesokan harinya, manda bergegas mengejar angga. ia menuruni tangga dengan berlari.


"aku akan terlambat"ucap manda disela-sela lari."angga, berikan aku tumpangan"ucap manda

__ADS_1


"mau kemana kamu?"tanya angga


"ketempat yang sama kayak kamu"ucap manda


"tempat yang sama?"ucap angga berfikir sejenak."engga!"jawab angga


"aku diterima kerja paruh waktu diperusahaanmu, mohon petunjuknya."ucap manda dengan semangat.


saat diperusahaan sang manajer memperkenalkan manda kepada satu per satu karyawan staf diperusahaan.


manajer pergi mendekati angga, ia membisikkan sesuatu kepada angga


"investor kita, presdir dev ada dibawah menunggu anda."bisik sang manajer ditelinga angga. angga mengangguk lalu ia turun menghampiri presdir dev.


Presdir dev adalah investor game terbaru perusahaan angga, presdir dev adalah kakek dari resa. namun angga belum mengetahui kalo investor perusahaannya adalah kakek resa.


diruang tamu, angga dan presdir dev sedang berbincang-bincang.


"gimana keadaan papamu?tanya presdir dev


"keadaannya mulai membaik. ini kesempatan dia untuk cuti istirahat."jawab angga.


"ya, saya rasa saya sedikit membantu."ucap presdir dev


"iya silahkan."ucap angga seraya tersenyum sopan


"baiklah."ucap presdir dev


"dokumen ini udah saya baca, ide dari game ini sangat modern."ucap presdir dev


"terima kasih banyak"ucap angga seraya tersenyum


"keturunan presdir wijaya jika semua seperti kamu ia pasti sangat senang. kamu harus mengembangkan perusahaan ini menjadi lebih besar dari sekarang."ucap presdir dev


"kami harus melewati masa krisis terlebih dahulu, baru akan memikirkan hal itu."ucap angga


tok tok manda membuka pintu ruang tamu, ia membawa 2 cangkir kopi


"maaf sudah menunggu lama, ini kopinya."ucap manda seraya meletakkan kopinya diatas meja.


"angga berapa usiamu?"tanya presdir dev


"20 tahun"jawab angga


"wah kamu masih muda ya."ucap presdir dev.


"kamu punya pacar?"tanya presdir dev


manda melirik kearah angga, begitu juga angga"saya tidak punya"jawab angga.


"kenapa? kelihatannya anda sangat terkenal?"tanya presdir dev heran

__ADS_1


"benar, presdir angga sangat terkenal."ucap manda


"oohh"ucap presdir dev


"presdir angga tidak pernah membalas perasaan mereka, ia hanya membaca buku dan mendengarkan musik klasik. dia juga hebat dalam permainan tenis. dia selalu memenangkan pertandingan. IQnya 200, ia juga bisa memasak seenak masakan koki. sangat sempurna."ucap manda seraya tersenyum.


presdir dev tertawa"sungguh hebat"ucap presdir dev memuji angga


"nona manda"panggil angga


"iya presdir?"tanya manda


"bisakah anda keluar sekarang?"ucap angga


"baik presdir angga. permisi"ucap manda seraya pergi meninggalkan ruang tamu.


setelah selesai berbicara dengan presdir dev dan kebetulan jam kerja telah usai angga ingin membesuk papanya dirumah sakit.


dirumah sakit saat angga dan lisa sedang duduk disamping kasur wijaya, tiba-tiba bunyi suara ketukan pintu, lalu terbuka.


"anda kemari?"ucap angga


"iya pak, bisakah kita berbicara sebentar?"ucap sang manajer


mereka pun keluar kearah balkon rumah sakit. disana mereka berbicara


"kelihatannya pertemuan anda dengan presdir dev sangat membantu. pegawainya datang dan menanyakan detail jumlah dana yang kita butuhkan untuk game itu."ucap sang manajer


"menurutmu mereka akan berinvestasi?"tanya angga


"tapi... presdir dev sangat menyukaimu, kemarin dia menelpon saya. beliau memuji anda. presdir dev mempunyai cucu perempuan, dia bertanya apakah anda bisa bertemu dengan cucunya?"ucap sang manajer.


"apa anda sedang membicarakan kencan yang sudah diatur?"tanya angga


"iya, presdir bilang akan sia-sia menikahkan cucunya kepada pria lain. untuk perusahaan kita membutuhkan bantuan presdir dev. saya sangat bingung dengan pernyataan mendadak. bagaimana saya harus menanggapinya?"ucap sang manajer


namun angga tidak menjawabnya.


dirumah angga, manda baru saja pulang dari belanja. belanjaannya sangat banyak. angga yang baru saja turun dari atas melihat manda yang keberatan membawa belanjaan ia langsung berinisiatif membantu.


"kamu udah pulang?"ucap manda terkejut. "tumben kamu pulang lebih awal."ucap manda


"sini"ucap angga seraya mengulurkan tangannya.


"hah?"ucap manda bingung


"barang-barang itu"ucap angga seraya mengambil barang-barang itu lalu membawanya kedapur.


"terima kasih"ucap manda


tanpa jawaban angga berlalu pergi menaiki tangga kekamarnya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2