My Stupid Wife

My Stupid Wife
episode 31


__ADS_3

πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…


tibalah hari ulang tahun nory, angga dan manda merencanakan kejutan untuk nory, tak lupa deny turut serta kerja sama dengan mereka.


manda datang membawa kue ulang tahun dan topi ulang tahun. manda pun menyalakan lilin diatas kue ulang tahunnya.


"happy birthday nory."ucap manda dengan semangat.


nory pun terkejut, lalu manda memberikan topi ulang tahun kepada nory, angga, deny tak lupa manda juga memakai topi ulang tahun juga.


mereka pun menyanyikan lagu selamat ulang tahun. setelah itu nory meniup lilinnya. manda pun terbawa suasana dan tanpa sadar menyandarkan kepalanya dibahu angga.


angga pun menoleh, lalu mandapun tersadar dan langsung mengalihkan pandangan.


"happybirthday nory!"ucap deny seraya memeluk nory.


keesokan harinya, deny dinyatakan telah kembali pulih dan diperbolehkan pulang.


angga dan manda pun menjemput deny untuk pulang kerumah namun deny terlihat sangat sedih.


"cepat sembuh ya nory."ucap manda seraya memeluk nory.


"iya kak."ucap nory


"nory, kamu lekas sembuh ya. nanti aku akan sering-sering jenguk kamu ya."ucap deny sedih seraya memeluk nory.


"iya, kalo aku udah sembuh. aku juga akan sering-sering berkunjung kerumah kamu."ucap nory dalam pelukan deny.


"nory, kalo kamu bingung dalam belajar hubungi nomor kakak ya. tahu kan no hp kakak."ucap angga.


"iya kak, terima kasih"ucap nory.


lalu dengan berat hati mereka pulang dari rumah sakit. saat diparkiran, deny melihat dari jendela mobilnya menatap rumah sakit.


"nory itu anak yang kuat ya, dia ga nangis pas kita tadi peluk dia."ucap manda dalam mobil.


"dia pasti sedih juga, ga mungkin ga sedih. dia itu berharap cepat pulang dari rumah sakit kayak deny."ucap angga.


lalu mereka berlalu pergi dari rumah sakit. benar saja diruang perawatan, nory menangis menatap kepergian deny.


sesampainya dirumah, deny, angga, dan manda mendapat kejutan dari lisa, wijaya dan amri.


"selamat datang kembali deny, manda."ucap lisa dengan semangat dan senang seraya memeluk manda.


"apa ini ayah maksudnya."tanya manda pada ayahnya.


"ga nyaman kan tinggal direstoran. tempatnya kecil dan sempit. jadi ayah memutuskan untuk kembali kerumah ini."ucap amri dengan senyum.


"ayah"ucap manda seraya memeluk amri.


setelah selesai pesta, angga keluar ke teras rumahnya. manda yang melihat itu ia memutuskan untuk mengikuti angga.


angga duduk ditangga teras rumahnya sambil minum secangkir luwak white coffee seraya menatap langit. manda pun duduk disebelah angga.

__ADS_1


"kamu ngapain disini?"tanya manda


"menatap langit malam."jawab angga seraya menatap langit dan tersenyum.


manda pun menatap kearah langit dan tersenyum. angga pun menatap kearah manda seraya tersenyum. manda merasa angga menatapnya pun segera menoleh kearah angga namun angga sudah kembali melihat langit.


keesokan harinya manda membantu lisa melipat pakaian.


"mama lupa ambil baju kotornya deny, besok seragamnya mau dipakai."ucap lisa seraya menepuk keningnya pelan."manda boleh tolong ambilkan baju kotor deny dikamar angga?"tanya lisa


"iya tante, manda ambilin."ucap manda dengan semangat.


"kamu tahu kan dibagian sudut kamar."ucap lisa.


"iya tante, manda tahu."ucap manda seraya berdiri dan beranjak pergi.


manda pun masuk kekamar angga, ia masuk kedalam ruang ganti baju. disana ia mengambil pakaian kotor yang ada dikeranjang. saat manda melangkahkan kakinya hendak keluar tak sengaja ia melihat pakaian couple yang waktu itu angga pakai saat kencan dengan manda.


"dia masih menyimpan baju ini."ucap manda seraya memeluk baju itu. tak lama ia kembalikan lagi ketempat semula.


manda pun beranjak pergi keluar kamar. saat manda hendak keluar tak sengaja ia melihat koran tergeletak diatas kasur angga. manda pun penasaran lalu ia membaca koran itu. betapa terkejutnya manda saat membaca koran itu. koran itu berisi tentang nama-nama apartemen.


"apa dia akan pergi karena aku kembali."ucap manda pelan.


manda pun dikejutkan dengan kedatangan seseorang.


"apa mulai sekarang kamu mulai memeriksa kamar orang lain."ucap angga. lalu dengan cepat manda meletakkan kembali koran itu diatas kasur.


selesai sarapan angga menemui wijaya dan lisa.


"ma, pa. ada yang angga pengen omongin."ucap angga


"iya ngomong aja."ucap wijaya


"ma, pa. angga mau mandiri, aku udah besar ma, pa. aku ga mau ngerepotin kalian lagi. aku akan pindah tempat tinggal. aku juga akan kerja paruh waktu."ucap angga


"lho kok tiba-tiba sih ga. kan manda baru kembali."ucap lisa terkejut.


"aku pergi bukan karena dia ma."ucap angga.


"pokoknya mama ga ngizinin."ucap lisa dengan tegas.


setelah berfikir sejenak wijaya pun bicara. wijaya menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya dengan sedikit kasar.


"baiklah kalo itu keputusan kamu papa ga bisa larang."ucap wijaya.


"ih, papa apa-apaan sih."ucap lisa dengan kesal.


"terima kasih pa. aku pergi kekampus dulu."ucap angga seraya beranjak pergi


"ma, biarin dia mau mandiri. angga itu udah besar. papa yakin dia bisa ngurus dirinya sendiri."ucap wijaya


lisa membuang nafas dengan kasar."yaudah deh mama juga ga bisa berbuat apa-apa."ucap lisa.

__ADS_1


sepulang dari kampus angga mengemas barang-barangnya. ia pun pamit dengan lisa dan deny.


lisa dan deny mengantar angga sampai depan pintu. sementara manda hanya menatap angga dari kejauhan.


"kakak, jangan pergi."ucap deny seraya menangis memeluk angga.


"hati-hati ya nak. jangan lupa makan, jangan pulang malam, jangan..."ucap lisa terpotong angga.


"iya ma aku paham."ucap angga seraya tersenyum. lalu angga melihat manda, wajah manda terlihat murung.


"aku... pergi"ucap angga pamit seraya menatap manda. manda tidak melihat angga ia melihat kearah bawah dengan wajah sedih. lalu ia beranjak pergi.


melihat itu hati angga sedikit sakit.


keesokan harinya dikampus manda hanya melamun, ia sangat terpukul atas kepergian angga. jesika menghampiri manda yang sedang melamun.


"woi"ucap jesika membuyarkan lamunan manda.


"eh kamu, buat kaget aja."ucap manda.


"kenapa? ada masalah?"tanya jesika


"angga... dia pergi dari rumah."ucap manda dengan lesu.


"hah! kok tiba-tiba?"ucap jesika terkejut.


"kayaknya dia ga suka deh aku kembali kerumahnya."ucap manda sedih


"kok kamu mikirnya gitu sih, mungkin ada alasan lain kenapa dia pergi."ucap jesika.


"ga taulah jes"ucap manda lesu


angga dan teman-temannya lewat dibelakang manda dan jesika.


"eh itu angga"ucap jesika seraya menunjuk kearah angga."sana kamu samperin, biasanya ada angga langsung nyamperin."ucap jesika


"ga ah jes, aku males. aku kekelas aja ya."ucap manda beranjak pergi.


saat dalam perjalanan menuju kelas manda bertemu dengan resa. lalu resa menghentikan manda.


"ee manda aku dengar angga pindah rumah ya. sekarang dimana dia tinggal."tanya resa penuh harap.


"aku ga tahu!"ucap manda ketus.lalu melangkah pergi


"et et bentar. kamu pasti bohong kan. kamu tahu kan dimana tempat tinggal angga."ucap resa


"kamu itu resek banget sih, persis kayak nama kamu resek. udah dibilangin ga tahu."ucap manda dengan kesal. seraya pergi meninggalkan resa.


resa pun kesal, ia mengentakkan salah satu kakinya lalu ia pergi.


BERSAMBUNG


πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…πŸ…

__ADS_1


__ADS_2