My Stupid Wife

My Stupid Wife
episode 47


__ADS_3

πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”


deny sedang belajar dimeja belajarnya dekat kamar lisa dan wijaya. lisa sedang berbicara dengan wijaya dikamar mereka.


"pa, menurut mama angga itu suka sama manda. mama yakin akhirnya angga akan menyukainya."ucap lisa


"mama, mama jangan terlalu mengekang angga."ucap wijaya


"bukankah mereka cocok"ucap lisa. "mereka saling mengisi kekosongan mereka."ucap lisa


"iya ma, papa juga lihat itu. tapi angga ga kayak gitu. apa yang bisa kita lakukan?"ucap wijaya


"apa yang harus kita lakukan"keluh Lisa


"kakak menyukai kak manda, jadi mama jangan nangis"ucap deny


"apa kata kamu?"tanya lisa


deny bergegas pergi kekamar angga.


"deny! tunggu!"teriak lisa seraya mengejar deny


"kak"panggil deny."kakak akan menikah dengan kak resa?"tanya deny


"dia cantikkan? kamu suka kakak yang cantik kan?"tanya angga seraya tersenyum.


"kakak suka sama dia?"tanya deny


"bukankah akan seperti itu jika sering bersama."jawab angga


"meskipun begitu, orang yang kakak suka adalah..."ucap deny terpotong oleh angga.


"kakak itu cocok banget sama kakak. dia pintar, dia juga hebat dalam bermain tenis."ucap angga.


"kak!"potong deny


"kalo kamu ketemu beberapa kali lagi, kamu pasti akan menyukainya."ucap angga berbohong.


"pembohong"ucap deny pelan.


Flashback on


saat itu, dipenginapan. deny sedang menangkap belalang ia melihat manda yang tengah tidur dikursi. ia berniat menjahili manda.


saat deny hendak melangkah kearah manda tiba-tiba angga datang. deny bersembunyi dibalik pohon.


lalu angga duduk disebelah manda lalu ia mencium bibir manda. deny terkejut melihat itu. setelah selesai mencium manda angga hendak berdiri namun ia melihat deny dibalik pohon. lalu angga mengisyaratkan deny untuk merahasiakan ini. deny hanya mengangguk tanda menyetujui.


"setelah itu kakak kembali kepenginapan."ucap deny.


Flashback off


"setelah melihat itu, tetap aja aku ga bisa cerita sama mama. tapi ini ga bener kak angga sukanya sama kak manda."ucap deny


keesokan harinya, diperusahaan kakeknya resa menatap kearah luar jendela seraya menikmati secangkir kopi.


"apa ada masalah?"tanya kakek resa


"em"ucap resa terkejut."engga kakek, semua berjalan dengan baik."jawab resa seraya tersenyum dan melangkah mendekat kearah kakeknya.


"apa harus dipercepat?"tanya kakek resa

__ADS_1


"mempercepatnya?"tanya resa bingung


"iya disini kita yang menarik pisau. dialah yang seharusnya berusaha bukan kita."ucap kakek resa


"aku ga mau kakek menakut-nakuti mereka untuk membuat mereka melakukan sesuatu, itu akan menyakiti mereka dan melukai harga diriku."ucap resa


"begitu? haruskah kakek diam saja?"tanya kakek resa


"iya, untuk sekarang."jawab resa."jika aku benar-benar berfikir ada yang bisa aku lakukan, lalu aku akan memintamu menggunakan pisaunya."ucap resa


"ya, jangan menahan diri."ucap kakek resa


"aku ga akan menahan diri."ucap resa seraya tersenyum


dirumah angga. manda dan amri sedang melihat pemandangan malam dibalkon.


"mungkin karena cuaca cerah hari ini, ada banyak bintang."ucap amri seraya menatap langit.


"ayah, apa pendapat ayah tentang aku kencan dengan daffa?"tanya manda


"angga?"ucap amri kaget."kenapa? apa terjadi sesuatu?"tanya amri


"engga. aku cuma nanya gimana kalo itu terjadi."ucap manda


"awalnya ayah ga suka sama daffa karena dia orang yang kasar, tapi kalo lagi masak dia sangat fokus. dan dia juga benar-benar menyukaimu manda. jadi ga ada yang ga disukai"ucap amri


"oh gitu."ucap manda


"kayaknya angga akan menikah"tanya amri.


"ya"jawab manda


"dengan gadis yang datang kerestoran?"tanya amri. manda hanya menganggukkan kepalanya.


"angga... manda adalah wanita yang baik."ucap amri."lihat bintangnya banyak banget"ucap amri seraya menunjuk bintang dilangit.


keesokan harinya, dikampus manda tengah melamun dikursi taman kampus. tiba-tiba hp manda berdering.


"halo daf. apa! direstoran?. bukankah hari ini kamu libur. apa yang akan kamu lakukan."ucap manda


"aku membuat resep baru. kamu harus mencicipinya. kalo kamu bilang ini enak aku akan bilang langsung kepada chef tentang resep baruku."ucap daffa direstoran."kamu harus datang, oke"ucap daffa. namun tidak mendapat jawaban dari manda


sementara dilapangan tenis, zeo sedang melatih para anggota club tenis.


tiba-tiba angga datang kelapangan tenis.


"kamu masih disini kak?"ucap angga


"angga, lama ga ketemu. gimana kabar kamu?"tanya zeo


"baik"jawab angga


"aku dengar papamu masuk rumah sakit, gimana keadaannya sekarang?"tanya zeo


"sudah membaik"jawab angga


"syukurlah"ucap zeo seraya tersenyum. "karena kamu sudah datang, ayo kita main"ajak zeo


"engga kak, aku kesini untuk membersihkan lokerku hari ini. aku akan vacum untuk sementara."ucap angga


"pasti ada yang salah sama kamu, mahasiswa mana yang sesibuk itu."ucap zeo

__ADS_1


angga mencari sosok manda dilapangan tenis.


"dimana sipengambil bola?"tanya angga


"sipengambil bola?"ucap zeo bingung. "oh manda. dia jarang latihan beberapa hari terakhir kayaknya dia sibuk pacaran sama orang yang bekerja direstorannya itu."ucap zeo. "ayo cepat kita lanjut latihannya."ucap zeo seraya melangkah pergi kembali latihan.


jesika sedang menunjukkan lapangan tenis pada suci.


"ini adalah lapangan tenis dikampus kami."ucap jesika


"ohh jadi ini lapangan tenis tempat dimana manda menderita dan banyak diabaikan."ucap suci


"iya, ini tempatnya."ucap jesika


"wah tempatnya bagus."ucap suci kagum


tiba-tiba angga lewat didepan mereka.


"angga!"panggil suci. angga pun berhenti.


"ngapain kamu disini?"tanya suci


"harusnya aku yang tanya"jawab angga


"haah benar"ucap jesika


"oh ya, aku dengar kamu akan menikah"ucap suci."dengan resa?"tanya suci


namun angga tidak menjawab ia melangkah pergi. namun jesika dan suci bergegas mengikuti angga.


"bukankah hari ini manda dan daffa bertemu?"ucap suci sedikit keras


"iya, daffa membuatkan sesuatu yang lezat untuk manda."ucap jesika sedikit keras.


"wah daffa hebat ya."ucap suci sedikit keras


"iya, apa kamu tahu. daffa bahkan mengajak manda menikah dengannya."ucap jesika sedikit keras namun berhasil membuat langkah angga terhenti.


"bukankah dia akan memberikan jawabannya hari ini."ucap suci sedikit keras.


"ah benar! itu sebabnya ia berdandan cantik hari ini."ucap jesika sedikit keras.


lalu mereka bergegas pergi. angga mematung sebentar dan tak lama ia pun melangkah pergi.


direstoran manda. manda sedang menikmati jamuan yang daffa berikan.


"makan yang banyak"ucap daffa


manda mengambil tisu lalu ia mengusapkannya dimulutnya.


"ah aku kenyang."ucap manda


"ga bisa gitu dong. aku udah masak banyak nih."ucap daffa


"ini sangat lezat, percayalah. kamu harus segera ngomong sama ayah tentang resep baru kamu."ucap manda seraya tersenyum


"minum jus ini"ucap daffa seraya memberikan segelas jus kepada manda.


"kamu hebat daffa, keterampilan memasakmu lebih hebat dari ayah sekarang."ucap manda.


"ya ampun apa yang kamu katakan, perjalananku masih jauh menjadi chef."ucap daffa. "tapi karena kamu memujiku, aku jadi lebih baik. jantungku berdetak kencang."ucap daffa dengan semangat.

__ADS_1


BERSAMBUNG


πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ’”


__ADS_2