
...
direstoran manda. daffa tengah membayangkan kejadian tadi. ia sangat menyesali perbuatannya.
"ahh, kenapa aku lakuin itu!"ucap daffa kesal seraya memukul meja pelan tapi bertenaga.
"manda pasti ilfeel sama aku.ahh"ucap daffa seraya mengacak kasar kepalanya."daffa kenapa kamu?"tanya daffa pada dirinya sendiri.
dirumah angga. manda tengah memandang keindahan malam dari jendela kamarnya seraya meletakkan satu tangannya diwajahnya lalu tersenyum tersipu malu.
disebelahnya, angga juga melakukan hal yang sama. ia sedang memandang keindahan malam dari jendela kamarnya.
"haaa"manda membuang nafasnya perlahan.
angga mendengarnya, lalu menoleh kearah samping kiri.
"apa kamu belum tidur?"tanya angga
manda terkejut, ia bergegas bangun dan berjalan mengendap-ngendap kekasurnya pura-pura sudah tidur. tapi ga semudah itu ferguso😅 menipu angga. angga mengetahuinya seraya tersenyum.
keesokan harinya. daffa memasakkan makanan untuk manda tanda permintaan maaf.
"manda! aku salah semalam. makan ini dan tolong maafkan aku.oke?."ucap daffa seraya memegang makanan itu
mobil amri baru saja memasuki kawasan restoran, ia baru pulang dari pasar habis belanja kebutuhan restoran. saat ia turun dari mobil ia terkejut karena restoran sudah terbuka.
"hah! udah ada yang datang?"ucap amri terkejut namun ia mengambil belanjaannya dari mobil dan membawanya masuk kerestoran.
ia terkejut melihat daffa tengah menata makanan. ia bergegas menghampiri daffa.
"daffa kamu ngapain sepagi ini udah datang?"tanya amri
"oh chef, udah pergi kepasar?"tanya daffa balik.
"iya benar. apa ini? kenapa pagi-pagi begini kamu udah masak makan siang. banyak banget lagi."ucap amri seraya menunjuk makanan yang daffa buat.
"ada sayap ayam!"ucap amri seraya mengambil dan memakannya.
"ini buat manda"ucap daffa
"manda?"ucap amri bingung
"sebenarnya aku... ke manda... bukan apa-apa"ucap daffa mengalihkan pembicaraan. lalu daffa menutup kotak makannya dan membungkusnya.
ditaman kampus, manda menceritakan semuanya pada jesika dan suci.
"hah! beneran!"ucap suci tak percaya
"apa ini lelucon"tanya jesika tak percaya
"ini kenyataan!"ucap manda."dia mengatakannya didepan semua orang tua."ucap manda seraya tersenyum.
"angga?"ucap suci tak percaya."bukan daffa"ucap suci tak percaya.
"iya"ucap manda
__ADS_1
"kenapa?kenapa tiba-tiba dia ingin menikahimu?"tanya suci penasaran
"aku ga yakin. tapi menurut aku dia mulai menyadari perasaan aku. dia mengetahui itu adalah cinta."ucap manda seraya tersenyum.
"jadi kamu akan segera menikah?"tanya jesika penasaran
"nanti, masih lama. abis kita lulus kuliah."ucap manda.
"wow manda kamu hebat! aku akan menjadikan kamu teladanku dalam urusan cinta."ucap suci seraya tersenyum
"apaan sih"ucap manda tersipu malu.
"btw, selamatnya usaha kamu mengejar-ngejar angga akhirnya terbayarkan."ucap jesika seraya menggoda manda.
"akhirnya kamu mendapatkannya"ucap suci seraya tersenyum lebar.
"selamat"ucap jesika seraya tersenyum.
"selamat ya!"ucap suci dengan semangat.
"makasih"ucap manda tersipu malu.
"aaaaa"teriak manda bahagia.
"sebegitunya kamu menyukai dia."ucap suci seraya menggoda manda
"ya dia suka banget sama dia"ucap jesika
"jadi gimana dengan daffa?"tanya suci yang merubah suasana.
"angga bilang dia akan ngomong sama resa dan aku akan ngomong sama daffa."ucap manda.
daffa sedang berjalan melewati orang-orang yang sibuk melihat poster yang tertempel disebuah pohon. ia pun penasaran dan memutuskan untuk melihatnya.
'angga dan manda resmi bertunangan'
tulisan yang ada diposter. daffa terkejut dan tertegun melihat itu.
"menurut kamu manda atau angga duluan yang nembak?"tanya salah satu orang dikerumunan.
"ya mandalah. ga mungkin angga."jawab salah satu orang dikerumunan.
angga pun mengurungkan niatnya untuk memberikan bekal itu kepada manda.
ditempat lain angga dan resa sedang duduk diarea taman kampus.
"ini lebih cepat dari yang kufikirkan."ucap resa."aku tahu, suatu hari kamu akan menyadari perasaan kamu, tapi hari ini datang lebih cepat dari yang kufikir."ucap resa
"aku juga ga tahu kalo ini akan terjadi.kamu tahu?"tanya angga
"mama kamu juga tahu kan?"tanya resa balik
"manda itu susah banget kayak menyelesaikan masalah tanpa jawaban, itulah kenapa susah banget."ucap angga
"tapi kamu ga mau mengakuinya, bukan? bahwa angga itu punya masalah yang seberapapun usahanya dia ga bakal nemuin jawabannya."ucap resa menatap kedepan.
__ADS_1
"gimana kamu bisa banyak tahu tentang aku?"tanya angga.
resa tertawa sedikit. "tapi sekarang ga susah kan?"tanya resa.
"emm"ucap angga seraya mengangguk. "itu menjadi susah saat aku ga bisa ngontrol perasaanku. tapi saat aku mengakuinya.'ah aku nyerah sama nih cewek'sekali aku pasrah rasanya ga lagi susah. sekarang menyenangkan."ucap angga seraya tersenyum.
"hei kamu datang buat minta maaf tapi kamu malah menyombongkan diri."ucap resa
"oke. aku dengan tulus meminta maaf. aku sungguh merasa cocok saat kita bersama. saat bersamamu, aku merasa nyaman."ucap angga
"kamu kabur ke aku yang menyenangkan untuk menghindari manda yang menyusahkan, benar?"tanya resa.
"maafkan aku"ucap angga dengan tulus.
"hah"resa menghela nafas kasar. "mau gimana lagi? aku baik-baik aja kok tapi aku ga bisa ngomong gitu."ucap resa lalu melirik angga.
"takut ya?"tanya resa seraya tersenyum.
"oke, aku menerimanya."ucap resa lalu beranjak bangun dari duduknya.
"selamat ya atas pernikahannya."ucap resa seraya mengulurkan tangannya.
"itu masih lama!"ucap angga
"kalo gitu aku yang pertama bilang selamat"ucap resa masih mengulurkan tangannya. angga pun beranjak bangun dan menyalam tangan resa.
"oke"ucap angga.
"apa ini? aku berusaha membuang perasaanku tapi kenapa tanganmu begitu hangat."ucap resa
"kamu benar-benar wanita yang baik."ucap angga seraya tersenyum.
"aku tahu"ucap resa seraya tersenyum.
sementara dikantin kampus semua orang kantin sedang legang jadi mereka memutuskan untuk makan. mereka melihat daffa membawa kotak makan siang.
"daffa ayo makan, mumpung legang."ucap salah satu orang kantin disana.
"saya ga lapar"ucap daffa.
"kayaknya dia ga lapar karena dia bawa bekal makan siang."ucap salah satu orang kantin.
lalu daffa beranjak bangun dari duduknya dan ia membawa kotak bekal itu dan memberikannya kepada orang kantin lainnya.
lalu orang kantin itu mengucapkan terima kasih lalu membukanya dan mereka memakannya.
sementara ditaman kampus, manda ragu-ragu hendak menelpon daffa. namun akhirnya ia menelpon daffa.
namun ga diangkat daffa karena ia masih patah hati dengan manda.
"kok ga diangkat, daffa pasti sakit hati banget denger berita ini. aku harus kasih tahu dia. aku ga enak karena semalam aku langsung pergi ninggalin dia gitu aja."ucap manda sendiri merasa tak enak hati.
"apa angga udah ngomong sama resa ya. resa kan suka banget sama angga. mungkin itu sebab dia kayak gitu sama aku. kenapa pacaran itu sulit?"ucap manda berkeluh.
BERSAMBUNG
__ADS_1
...