Nona Pelukis

Nona Pelukis
Kana Kembali untuk Meminta Maaf


__ADS_3

Besoknya


Kana kembali lagi untuk bertemu dengan Ern,


“Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu kembali ke sini lagi?” Tanya Ern terkesan tak peduli.


“Ern maafkan aku karna meninggalkanmu dulu”


“Aku tidak punya alasan yang jelas untuk bisa memaafkanmu” Ucap Ern lalu masuk ke dalam mobil meninggalkan Kana.


“Ern maafkan aku” Teriak Kana lagi yang tidak di dengar oleh Ern.


Di dalam mobil


“Vin”


“Iya,Nona?”


“Apa menurutmu aku harus memaafkan Kana?”


“Itu semua tergantung oleh anda Nona” Setelah itu tidak ada lagi balasan yang keluar,suasana menjadi hening seperti biasa.


Di perusahaan


Ern tidak melakukan apa pun ia hanya melihat lukisannya,pikirannya sedang sangat low. Bahkan hingga jam makan siang.


Tok tok tok


“Masuk.”


“Selamat siang Nona,ini makan siang anda”


“Aku tidak lapar,suruh Kana datang ke kantorku sekarang”


“Baik Nona” Ucap Vin setelah itu keluar dari ruangan Ern untuk mengirim pesan ke Kana.


“Datang ke kantor Nona sekarang,telat 5 menit jangan harap akan bertemu dengan Nona setelah ini”

__ADS_1


Dan yang sedang di dalam kamar pun binggung dengan pesan penuh ancaman yang di tujukan olehnya.


Tiba tiba ia mendapat pesan lagi


“Jika ingin bertemu dengan Nona Ern,cepat ke kantornya sekarang. Waktumu tersisa 2 Menit dari sekarang”


Kana yang panik pun langsung bersiap siap ke kantor Ern


Di kantor


“Maaf aku terlambat” Kana langsung masuk ke dalam ruangan tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.


“Duduklah.” Ucap Ern sambil menunjuk kursi di depannya


Kana pun duduk di kursi yang di tunjuk oleh Ern,


“Kenapa dengan rambutmu?” Tanya Ern.


“Ah aku lupa untuk menyisir rambutku” Ucap Kana sambil merapikan rambutnya.


“Pakai ini” Memberi sisir,Kana pun menerima sisir tersebut.


“Maaf”


“Kenapa?”


“Maaf karena aku sudah mendiamkan mu beberapa hari ini”


“Ini bukan salahmu,ini salahku karena pergi meninggalkan mu dulu”


“Apa kamu mau memulainya dari awal?”


“Tentu kenapa tidak” Ucap Kana sambil tersenyum.


Pulangnya


Ern langsung masuk ke kamar nya,bersiap siap untuk istirahat.

__ADS_1


Setelah makan malam


Di dalam kamar,terlihat Ern sedang merapikan sesuatu,bukan agar tidur dengan nyenyak. Tetapi untuk melukis. Siapa yang akan di lukis Ern? Entahlah,tidak ada yang tau.


Paginya


Ern bangun sedikit terlambat dari biasanya


“Kenapa Ern belum bangun? Ini sudah jam 08.45” Terlihat mama Ern sedang merasa cemas.


“Sudahlah ma,mungkin Ern kelelahan” Balas papa Ern.


“Bisa juga sih pa”


“Permisi nyonya dan tuan” Ucap Vin tiba tiba.


“Vin,apa kamu menunggu Ern?” Tanya mama Ern.


“Iya nyonya” Balas Vin


“Apa Nona belum turun untuk sarapan sedari tadi Nyonya?” Tanya Vin.


“Belum” Jawab papa Ern,Vin pun kaget karena pertama kalinya Nona tidur selama ini. Ia bahkan sampai melihat jam di tangannya. Bahkan sudah terlihat pukul 08:55.


“Maaf aku terlambat bangun” Ucap Ern sambil terburu buru.


“Ah Ern kamu sudah bangun,ayo sarapan”


“Nanti saja ma,ini sudah hampir terlambat”


“Saya akan mengundurkan jadwal anda untuk beberapa jam kedepan” Balas asisten Vin.


“Tidak perlu Vin,ayo berangkat sekarang ini sudah akan terlambat” Perintah dari Ern.


“Anda belum sarapan Nona”


“Aku akan sarapan di kantor saja”

__ADS_1


“Baik” Setelah itu Vin dan Ern pun masuk ke mobil,dan pergi ke kantor.


__ADS_2