
“Apa yang harus ku lakukan ketika tidak ada Nona” ucap Vin sambil berbaring di kasur.
Sudah 15 menit berlalu dan Vin masih tidak tau apa yang harus di lakukan nya,sehingga akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke taman.
Sesampai di taman
Vin sedang berjalan dan tidak sengaja menabrak seseorang.
“Maaf menabrakmu,apa baik baik saja?” Ucap Vin sambil membantu mengambil barang yang jatuh.
“Ah tidak apa apa” Gadis tersebut juga ikut mengambil barangnya yang jatuh.
“Ini bar-” Ucap Vin terpotong
“Ada apa?” Ucap Gadis tersebut mengangkat kepala dan terkejut.
“Nona?”
“Ah Vin,apa yang kamu lakukan disini?” Tanya Ern.
“Saya hanya berjalan jalan Nona,lalu apa yang anda lakukan?”
“Berjalan jalan” Balas Ern.
Dan karena pertemuan tidak terduga ini,akhirnya Vin mengikuti Ern,walaupun sudah di perintahkan untuk jangan mengikuti tetapi Vin tetap mengikuti Ern. Setelah lama berjalan akhirnya mereka pergi ke sebuah cafe.
“Duduklah,kamu pasti lelah” Vin pun langsung duduk karena memang dirinya merasa sedikit lelah berjalan sedari tadi.
Waiter pun datang dan memberi menu.
“Silahkan Nona dan Tuan”
“Saya pesan teh” Ucap Ern. “Vin kamu juga harus pesan”
Vin pun melihat menu tersebut dan bertanya
“Apa ada susu cokelat?”
“Tidak ada Tuan”
“Susu putih?”
“Tidak ada juga Tuan”
“Lalu susu apa yang ada disini?”
“Disini tidak ada menu susu Tuan”
“Baiklah,saya pesan teh”
“Baik Tuan”
Setelah waiter pergi,Ern pun berkata.
“Ternyata kamu selama ini suka minum susu ya”
__ADS_1
'Apa yang akan ketawai setelah mengetahui hal ini Nona'
“Iya Nona”
“Hahah,aku tidak mengerti kenapa kamu suka minum susu. Lihat Vin saya sudah tidak minum susu lagi”
“Iya Nona”
'Terserah anda lah Nona ingin berkata apa'
Setelah itu waiter pun datang dan meletakkan pesanan kedua manusia tersebut.
“Ini dia Nona dan Tuan”
“Iya,terimakasih”
Ern dan Vin pun meminum pesanan tersebut sambil mengobrol tentang perusahaan dan lukisan. Setelah selesai Ern pun di antar pulang oleh Vin.
“Selamat istirahat Nona” Ucap Vin di depan pintu kamar Ern.
“Iya Vin,pulanglah”
Vin pun kembali ke apartement berbintang.
“Selamat sore Tuan” Seperti biasa dibalas dengan anggukan oleh Vin.
Di lantai atas,Vin pun pergi ke tempat tinggalnya. Saat Vin membuka pintu.
“Kakak”
“Varyn? Apa yang kamu lakukan disini?”
“Tidak juga”
“Kakak kemana? Var sudah menunggu sejak tadi tau”
“Paling baru 15 menit lalu”
“Darimana kakak tau? Seperti peramal saja”
“Memang Var pikir kakak tidak tau”
“Ish”
“Sudahlah,kakak mau mandi dulu” Ucap Vin meninggalkan Varyn.
“Kakak,dimana Var tidur malam ini” Ucap Var merengek.
“Tidur saja di kamar tamu”
“Var takut”
“Kalau takut pulang saja sana”
“Kakak seperti tidak menerimaku saja” Gerutu Var.
__ADS_1
Malamnya
“Kak,apa tidak ada kamar lain?”
“Tidak”
“Ayolah kak,dikamar ini sangat menyeramkan”
“Kamu pikir ini kandang harimau?”
“Kenapa bawa bawa kandang harimau sih kak,kenapa tidak kandang singa saja”
“Terserahmu”
“Kenapa kamar ini sangat gelap,apa tidak ada pencahayaan sedikit saja”
“Berisik,kalau takut buka lampu saja sana”
“Lampunya dimana?”
“Di hongkong”
“Ck,yang serius lah kak”
“Di sana lah,masa di hongkong”
“Hongkong saja terus yang kakak bawa”
“Ada tidak lampunya?”
“Tidak ada”
“Cari disana”
“Disana dimana sih kak?”
“Ya,disana”
“Ya dimanaa?”
“Disana loh,tidak mungkin tidak ada”
“Iya,tidak ada loh kak”
“Disana kalau tidak lihat rabun mata kamu artinya”
“Kenapa bawa bawa rabun sih”
“Ya karena dibilang di sana bukan dicari malah bilang tidak ada”
“Coba lah cari disini”
“Hati hati ya kalau kakak cari ada”
“Carilah,memang tidak ada”
__ADS_1
“Ini apa?” Ucap Vin setelah menyalakan lampu.
Instagram : @evelyn_ryuu