Nona Pelukis

Nona Pelukis
Tertawa setelah sekian lama


__ADS_3

Di perusahaan


“Selamat pagi Nona” sapa para karyawan,


“Ini pertama kalinya aku melihat Nona terlambat” bisik satu karyawan.


“Iya Nona kan biasanya selalu tepat waktu” bisik satu karyawan satunya lagi.


“Apa yang kalian lakukan?” tanya Vin dari belakang,bahkan membuat jantung kedua karyawan itu seperti ingin jatuh. “Nona tidak membayar kalian untuk mengatakannya dari belakang.”


“Ee itu Tuan kami” Ucap satu karyawan yang terpotong.


“Apa,sana siapkan sarapan untuk Nona” ucap Vin setelah itu berbalik ingin melangkah tetapi terhenti “Telat 5 menit,gaji kalian ku potong” Setelah mengatakan itu Vin pun benar benar hilang dari pandangan dua karyawan itu.


“Ish,apa apa ini hanya telat 5 menit saja sudah akan di potong gaji” Kesal satu karyawan itu.


“Iya,tapi Nona itu kan yang terpenting bagi nya” Setelah itu mereka pun mengetuk pintu


Tok tok tok


“Masuk.”


“Maaf saya lama Nona”


“Tidak apa,letak saja dimeja.” Setelah meletakkan itu karyawan itu pun segera pergi.


'Nona,apa yang anda lakukan hingga bisa terlambat' tanya Vin di pikirannya saat melihat Ern memakan makanan tersebut.


Setelah selesai,Ern pun berpikir apa yang akan di lukis


“Vin”

__ADS_1


“Iya,Nona?”


“Menurutmu apa yang harus ku lukis hari ini?”


Terlihat Vin sedang mencoba berpikir setelah Ern bertanya.


“Bagaimana jika anda melukis pemandangan”


“Pemandangan? Apa yang harus ku lukis tentang pemandangan?”


“Seperti taman,laut,danau,atau sungai Nona”


“Apa maksudmu?”


“Apa Nona?”


“Kamu menyuruhku untuk melukis semua itu,kamu sepetinya butuh obat”


'Yang butuh obat itu anda,kenapa harus saya.'


“Apa kamu bilang!” Ucap Ern kesal sambil melempar barang ke arah Vin. Sedangkan Vin dengan santai nya menangkap barang itu.


“Apa kamu mau ku pecat hah!”


“Maafkan saya Nona” Setelah mengatakan itu Vin tersenyum.


“Kamu tersenyum,hahah” entah dari alasan apa Ern tertawa melihat Vin tersenyum. “Ternyata kamu bisa tersenyum juga ya” ucap Ern masih di ikuti dengan ketawa.


'Memang kenapa jika saya bisa tersenyum,untung anda Nona jika tidak aku akan memecatmu Nona'


“Kenapa kamu menatapku begitu? Apa kamu berpikir ingin memecatku?”

__ADS_1


“Iya Nona” ucap Vin dengan sejujurnya.


“Kalau begitu pecat aku sekarang”


“Anda di pecat Nona” Ucap Vin setelah itu langsung memalingkan wajah nya.


“Hahaha”


Sementara di luar ruangan,


'Apa ini Nona tertawa?' Salah satu staff terkejut melihat Ern tertawa. Karena setelah kepergian Kana,Ern pun menjadi jarang tertawa. Dan sekarang Nona tertawa.


Saat pulang


Mobil telah sampai di depan pintu gerbang rumah keluarga Ern,seperti biasa Vin membuka pintu untuk Ern. Setelah itu Vin pun mengikuti Ern masuk ke dalam rumah tersebut.


“Pulanglah,kamu pasti lelah” ucap Ern saat ingin memasuki kamar nya.


“Baik Nona”


Setelah itu,


Vin pun membuka pintu mobil tersebut dan masuk. Setelah itu Vin pun mengendarai mobil menuju ke sebuah apartement bintang 5 itu.


“Selamat malam tuan” Vin membalas ucapan tersebut dengan anggukan.


Setelah sampai, Vin pun masuk lalu meletakkan hp nya di atas meja. Setelah itu,pergi ke kamar mandi.


“Berendam setelah bekerja seharian itu menyenangkan” Ucap Vin.


Setelah itu Vin pun ingin pergi ke kamarnya untuk tidur,tetapi ada seseorang yang menelepon nya.

__ADS_1


“Ck,siapa lagi yang menelepon ku di jam segini” ucap Vin kesal karena merasa terganggu.


Instagram : @evelyn_ryuu


__ADS_2